KABAR BIREUEN, Jeumpa – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa khitanan massal, di Puskesmas Jeumpa, Senin 29 Juni 2026.
Kegiatan bertajuk “Khitan Ceria Aneuk Bireuen 2026” dibuka Bupati Bireuen, Ir, H, Mukhlis, ST diwakili oleh Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP., M.Si.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Geutanyo Asuh Tambatan Atĕ (GATA) dan Sinergi Aceh Energy Gapai Optimalisasi Ekonomi Bireuen (SAGOE BIREUEN) ini, menargetkan 200 anak yang berasal dari 128 desa di tujuh kecamatan dalam wilayah kerja PT Aceh Energy di Kabupaten Bireuen,
Ketujuh kecamatan tersebut meliputi, Kecamatan Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Peusangan, dan Peusangan Selatan.
‎Para peserta difokuskan bagi keluarga yang terdaftar dalam data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan sumber data kemiskinan lainnya.
Prosesi kegiatan khitanan ini dilakukan dua hari di dua lokasi berbeda, yaitu pada Senin 29 Juni 2026, di Puskesmas Jeumpa, peserta berasal dari Kecamatan Jeumpa dan Juli.
‎Dan Selasa 30 Juni 2026, dilaksanakan di Puskesmas Cot Ie Jue, Peusangan. peserta dari Kecamatan Peusangan, Kuala, Kota Juang, dan Peusangan Selatan.
Pada kesempatan itu Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen.
Disampaikannya, Pemkab Bireuen menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT. Aceh Energy.
“Hari ini, kita menyaksikan bukti nyata kepedulian sosial perusahaan melalui pelaksanaan khitanan massal di 6 kecamatan wilayah kerja PT. Aceh Energy, yang berlangsung selama dua hari, yaitu, 29 dan 30 Juni 2026,” sebutnya.

Lebih istimewa lagi, seluruh pendanaan kegiatan ini didukung penuh oleh PT. Aceh Energy melalui program inovasi kedewanan dan kemitraan kita, yaitu program GATA dan SAGOE Bireuen.
Ini adalah contoh kolaborasi yang luar biasa. Pihak perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional bisnis semata, tetapi juga bergerak aktif menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.
“Kegiatan khitanan massal ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah aksi nyata yang langsung meringankan beban ekonomi keluarga, terutama para orang tua yang memiliki keterbatasan finansial untuk mengkhitankan putra-putranya secara mandiri,” kata Mawardi.
Di tengah tantangan ekonomi saat ini, kepedulian seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita.
Khitan adalah salah satu fase penting dalam kehidupan seorang anak laki-laki, baik dari sudut pandang syariat Islam maupun dari segi medis.
“Melalui momentum ini, saya juga ingin berpesan kepada para orang tua agar terus mengawal tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.
Berikan mereka pendidikan yang layak, ajarkan nilai-nilai agama yang kuat, dan bimbinglah mereka agar kelak menjadi generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan berakhlakul karimah yang akan memajukan Kabupaten Bireuen di masa depan.
Secara khusus, Mawardi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tim medis, dokter, perawat, dan panitia pelaksana yang bertugas.
Dia meminta tim medis untuk berikan pelayanan yang terbaik, ramah, dan penuh kasih sayang kepada anak-anak kita agar mereka merasa nyaman selama proses khitan berlangsung.
“Anak-anak sekalian yang hari Ini akan dikhitan, jangan takut. Khitan adalah tanda kalian sudah mulai beranjak dewasa. Khitan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik kalian ke depan,” jelasnya.
Jadilah anak-anak yang pemberani. Semoga setelah dikhitan ini, kalian semua tumbuh menjadi anak yang salih, sehat, cerdas, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua, agama, dan daerah tercinta ini.

Melalui momentum ini, dia berharap sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta seperti PT. Aceh Energy dapat terus diperkuat dan berkesinambungan.
Program inovasi seperti GATA dan SAGOE harus terus kita hidupkan dan kita kembangkan untuk melahirkan program-program kreatif lainnya yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.
‎”Terima kasih kepada PT Aceh Energy, semoga kegiatan ini menjadi salah satu sarana sosialisasi positif atas kehadiran PT Aceh Energy di wilayah Kabupaten Bireuen”, ujar Mawardi.
‎General Manager PT Aceh Energy, Suhaimi Oesman Bany diwakili Mochammad Adam S, Support Manager PT Aceh Energy dalam sambutannya mengatakan, khitanan Massal ini diselenggarakan sebagai upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menjalankan Syariat Islam yang sangat diutamakan di Aceh.
‎“Program ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan baik antara PT Aceh Energy dengan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bireuen” ujarnya.
‎Selain mendapatkan layanan medis secara gratis, setiap peserta khitan juga diberikan berbagai fasilitas dan santunan, antara lain biaya transport, uang tunai, paket alat tulis sekolah, kaos, sarung dan konsumsi.
‎Kepala BPMA, Nasri Jalal diwakili Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Irham M Amin, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik bersama BPMA, PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen dalam mendukung pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di Kabupaten Bireuen.
‎”Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Bireuen”, tutupnya. (Hermanto)










