KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan TNI pada malam pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, di Pendopo Bireuen, Sabtu (18/7/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., menyampaikan apresiasi atas pengabdian Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc.,sekaligus menyambut Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., sebagai Dandim yang baru.
Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu (18/7/2026), dihadiri Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, Ketua dan anggota MPU, KIP, Panwaslih, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan terima kasih kepada Letkol Arh Luthfi Novriadi atas dedikasi selama memimpin Kodim 0111/Bireuen. Menurutnya, hubungan harmonis antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bireuen telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut, kata Mukhlis, terlihat saat penanganan banjir di sejumlah wilayah Bireuen. Sinergi antara Kodim 0111/Bireuen dan pemerintah daerah mampu mempercepat proses evakuasi warga, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Selain itu, Bupati juga mengapresiasi dukungan Letkol Luthfi dalam penyelesaian pembebasan lahan sekitar dua hektare milik Kodim 0111/Bireuen yang dimanfaatkan untuk perluasan RSUD dr. Fauziah Bireuen. Persoalan yang telah berlangsung cukup lama itu akhirnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses mengemban amanah di tempat tugas yang baru serta senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian,” ujar Mukhlis.
Bupati juga berharap Letkol Arh Luthfi Novriadi bersama istri, Ny. Indri Luthfi Novriadi, tetap menjalin silaturahmi dengan masyarakat Bireuen dan suatu saat dapat kembali berkunjung untuk melihat perkembangan daerah, termasuk kemajuan RSUD dr. Fauziah.

Letkol Arh Luthfi Novriadi selanjutnya mendapat amanah sebagai Pabandya-2/Kerma Amerika dan Pasifik Spaban III/Kersin Sintelad, jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat yang membidangi kerja sama militer internasional di kawasan Amerika dan Pasifik.
Sementara itu, Dandim 0111/Bireuen yang baru, Letkol Inf. Dikdik Sukayat, sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum (Kabagum) Rindam Iskandar Muda.
Dalam sambutan perdananya, Letkol Dikdik memperkenalkan diri sekaligus memohon dukungan dari pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat Bireuen dalam menjalankan tugas sebagai Dandim.
Ia juga menceritakan pengalaman penugasannya di berbagai wilayah strategis, mulai dari perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia, Papua-Papua Nugini, hingga mengikuti Misi Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo.

Berbekal pengalaman tersebut, Letkol Dikdik menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat sinergi yang telah terbangun antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bersama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, kami siap menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta mengabdi untuk Kabupaten Bireuen,” kata Letkol Dikdik.
Pada akhir acara, Pemerintah Kabupaten Bireuen menyerahkan cenderamata kepada Letkol Arh Luthfi Novriadi beserta istri sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kabupaten Bireuen.
Pergantian kepemimpinan di Kodim 0111/Bireuen diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bireuen, Forkopimda, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Suryadi)










