Agar Tak Kalah Saing, UMKM Harus Manfaatkan Teknologi Informasi

KABAR BIREUEN – Sektor Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) diminta tidak abai terhadap perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang berbasis teknologi digital.

Dengan pemanfaatan Teknologi Informasi, kinerja UMKM akan lebih berkualitas, efisien, cepat dan memberi keuntungan besar bagi pengelolaannya.

Sebaliknya, jika UMKM terlambat memanfaatkan teknologi informasi, mereka tidak hanya akan tertinggal, namun bisnisnya bisa tutup karena tersingkir dari persaingan.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT dalam sambutannya pada peringatan Hari UMKM ke-3 Provinsi Aceh sekaligus membuka Aceh UMKM Expo 2019, Jumat (22/11/2019) malam di Banda Aceh.

Agar UMKM semakin kuat, kata Nova, pemerintah perlu mendukung para pelakunya supaya mampu menyesuaikan diri dengan trend yang berkembang sekarang ini.

“Sekali lagi saya ingatkan, bahwa kemajuan Revolusi Industri 4.0 belakangan ini membawa sifat distruptif, yaitu menghancurkan banyak sistem usaha yang sudah mapan, lalu menggantikannya dengan sistem baru berbasis digital,” ujar Nova.

UMKM menjadi fokus utama Pemerintah sebab sektor tersebut paling dominan di Indonesia. Untuk itu, momen Hari UMKM ke-3 tersebut diharapkan dapat menyatukan kekuatan bersama guna mendukung sektor UMKM, sehingga tema peringatan Hari Nasional UMKM tahun ini, yakni “UMKM yang Kuat, Bangsa Berdaulat”, benar-benar dapat terwujud.

“Dalam hal ini kita tidak boleh lalai, bahwa Revolusi Industri 4.0 yang berbasis teknologi digital juga sudah menyentuh UMKM. Kita bisa bayangkan, jasa ojek saja sudah menggunakan teknologi informasi, apalagi yang  namanya industri kecil yang dikelola masyarakat,” kata Nova.

Maka itu, menurut Nova, ketika berbicara UMKM tidak boleh hanya larut pada masalah permodalan, manajemen dan marketing saja. Tapi juga perlu membahas penggunaan teknologi informasi.

Nova menjelaskan, riset McKinsey Global Institute menyebutkan, fenomena perubahan pola kerja ini mencapai 3.000 kali dibandingkan era revolusi industri yang pertama. Artinya, perubahan ini sangat cepat dan sangat berpengaruh kepada sistem pasar. Karena itu, sektor UMKM diingatkan harus sadar melihat ancaman ini untuk dijadikan sebagai potensi dalam mengelola usaha ke depan.

Dengan demikian eksistensi UMKM selalu terjaga dan mampu berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa.

Nova juga menyebutkan data Dinas Koperasi dan UKM Aceh, sampai akhir tahun 2018 terdapat sekitar 95 ribu UMKM yang tersebar di seluruh Aceh. Sektor usaha itu menyerap hampir 85 persen dari semua tenaga kerja yang ada di daerah ini.

Karena itu, kata Nova, tidak heran jika kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto Aceh mencapai 55,56 persen. “Maka tidak ada alasan bagi Pemerintah Aceh untuk mengabaikan sektor ini. Berbagai upaya terus kita lakukan untuk memberi kemudahan bagi UMKM di Aceh untuk bisa terus berkembang,” katanya.

Dalam hal ini, lanjut Nova, Pemerintah Aceh memiliki program unggulan untuk penguatan UMKM yang disebut Program Aceh Kreatif dan Aceh Kaya. Pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk program tersebut yang ditujukan untuk pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Nova menjelaskan, pada tahun 2017, ada sekitar 363 orang pelaku usaha UMKM yang menerima manfaat dari program itu di samping pelatihan khusus yang juga diberikan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif. Sejak itu, jumlah penerima manfaat program UMKM terus ditingkatkan dengan harapan agar daya saing produksi UMKM Aceh semakin meningkat.

Terkait hambatan modal yang masih kerap menghantui UMKM, kata Nova, sedang diupayakan hadirnya Lembaga Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) di Aceh. Jamkrida merupakan program nasional yang tujuannya membantu UMKM agar mudah mendapatkan akses modal.

“Kita sudah membahas masalah ini dengan OJK beberapa waktu lalu. Harapan saya, tidak lama lagi lembaga ini segera hadir di daerah kita. Dengan modal yang cukup, serta dukungan teknologi yang handal, kita berharap UMKM Aceh semakin berdaya, sehingga sektor ini dapat kita andalkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelas Nova.

Peringatan Hari UMKM ke-3 Provinsi Aceh sekaligus pembukaan Aceh UMKM Expo 2019 dihadiri para tamu dari berbagai kalangan. Mulai dari utusan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, pemerintah kabupaten/kota di Aceh, para pelaku UKM dan UMKM dari berbagai wilayah di Aceh, perwakilan perbankan, otoritas jasa keuangan, para pelaku koperasi, hingga sejumlah koperasi dari Malaysia juga ikut ambil bagian dalam acara tersebut. Expo ini akan berlangsung hingga 26 November 2019. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ratusan Pengunjung Saksikan Malam Pentas Seni Meriahkan HUT ke-27 Bireuen di Halaman Pendopo

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan pengunjung memadati halaman Pendopo Bireuen untuk menyaksikan malam pentas seni, yang menjadi puncak hiburan rakyat dan pelestarian budaya lokal. Mereka...

Kapolres Bireuen Pimpin Sertijab Dua Kabag, AKP Soeharto Jabat Kabagren

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) dan Kabag...

PW APRI Aceh Gelar Rakerwil ke-II, Bireuen Raih Anugerah PC Paling Publikatif

0
KABAR BIREUEN, Aceh Besar - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-II 2026 di Hotel Madinatul...

Billboard Ilegal Depan RS Jeumpa Hospital Bireuen yang Tertabrak Truk Kontainer Bahayakan Pelintas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Satu unit bangunan billboard di Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, depan RS Jeumpa Hospital, Desa Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Bireuen,...

Bupati Mukhlis Ikut Meriahkan Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten Bireuen, mengelar Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap, di Halaman...

KABAR POPULER

Gol Tunggal Fadil Loloskan Gandapura ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim sepak bola Kecamatan Gandapura menyusul empat tim lainnya yang sudah lebih dulu lolos ke perempat final pada Kejuaraan Sepak Bola...

Bupati Mukhlis Lantik MPA Bireuen Periode 2026–2031, Ini Susunan Keanggotaannya 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melantik anggota Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 di Oproom Kantor Pusat...

Polres Bireuen Amankan Pelajar Bolos Sekolah, Merespon Aduan Masyarakat Melalui Layanan 110

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Polres Bireuen merespons cepat aduan masyarakat melalui layanan Call Center Polisi 110 terkait sejumlah pelajar yang diduga membolos sekolah dan berkumpul di...

10 Mahasiswa FK Umuslim Adu Kemampuan di Olimpiade Fakultas Kedokteran USK

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen mengikuti Olimpiade Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) di...

Capaian RSUD dr Fauziah Bireuen di Masa Kepemimpinan Mukhlis-Razuardi

0
PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen pada 12 Oktober 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah, termasuk di sektor kesehatan....