Ada Penjual Chip Higgs Domino, Tiga Terpidana Maisir Dicambuk

KABAR BIREUEN – Jelang pergantian tahun 2022, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen mengeksekusi cambuk terhadap tiga terpidana perkara jarimah maisir (judi), di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Jumat (31/12/2021) pagi.

Sebelum prosesi cambuk tersebut dimulai, tim eksekutor Kejari Bireuen, Maulizar, SHI, SH, MH membacakan putusan hukum terhadap ketiga terpidana. Terhadap terpidana jarimah maisir atas nama M. Isa Bin Sulaiman, semula dikenakan hukuman sebanyak 12 kali cambuk. Setelah dipotong masa tahanan selama 75 hari, dikurangi hukumannya, sehingga ia dicambuk 9 kali.

Selanjutnya, terhukum jarimah maisir atas nama Nurdin Bin Ubit telah terbukti secara sah dan meyakinkan menyediakan fasilitas judi togel. Semula terpidana dikenakan hukuman 40 kali cambuk. Setelah dipotong masa tahanan selama 75 hari, dikurangi hukumannya, sehingga ia dicambuk 37 kali.

Kemudian, terhukum jarimah maisir juga atas nama Bustami Bin Ilyas telah terbukti menjual chip higgs domino. Semula pria asal Kecamatan Jangka tersebut dikenakan hukuman 40 kali cambuk. Setelah dipotong masa tahanan selama 41 hari, hukumannya dikurangi menjadi 38 kali cambukan.

“Barang bukti berupa uang hasil penjualan chip higgs domino sebesar Rp1.400 000, telah dirampas untuk Baitul Mal,” sebut Kasi Datun Kajari Bireuen ini.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Mulyadi, SE., MM yang membacakan pidato Bupati Bireuen, menyampaikan, hukuman tersebut bukanlah merupakan sebuah penzhaliman, akan tetapi sebagai upaya edukasi bagi masyarakat, agar meninggalkan segala bentuk kejahatan yang merugikan, memelihara keluarga dan keturunannya dari perbuatan tercela.

“Pelaksanaan Qanun Syariah, perlu lebih komprehensif, baik dari segi peningkatan kapasitas petugas, dan juga sosialisasi yang lebih partisipatif,” sebut Mulyadi.

Diharapkannya, semoga pelaksanaan eksekusi cambuk ini, dapat menjadi pelajaran bagi orang lain, untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap Syariat Islam, khususnya di Kabupaten Bireuen.

“Kepada para terpidana hukuman cambuk, janganlah berkecil hati. Anggaplah hal ini merupakan pelajaran yang paling berharga serta ikhlas menerimanya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan menerima taubat kita semua,” ucapa Mulyadi.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, M. Farid Rumdana, SH., MH, kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan uqubat ta’zir cambuk ini merupakan pelajaran untuk efek jera bagi pelaku dan pengetahuan kepada masyarakat.

“Perbuatan itu melanggar Qanun Aceh. Karena itu, kami mohon kepada masyarakat di Bireuen, taati aturan qanun di Aceh,” harap Farid Rumdana.

Prosesi eksekusi cambuk bagi tiga terhukum jarimah maisir tersebut, berjalan lancar hingga selesai. Sebelum dan setelah dilaksanakan eksekusi, para terpidana menjalani pemeriksaan oleh tim medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. (Herman Suesilo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ketua DPW PPP Aceh Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi di Bireuen, Ingatkan Kebersamaan Modal Utama...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., memperkuat konsolidasi internal partai...

POMABA UNIKI Dimulai, 1.468 Mahasiswa Baru Disiapkan Hadapi Dunia Kampus dan Dunia Kerja

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 1.468 mahasiswa baru Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen mulai mengikuti Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POMABA) Tahun Akademik 2026....

Fikom Umuslim Raih Predikat Fakultas Terbaik PKKMB 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil meraih predikat Fakultas Terbaik dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru...

Bupati Bireuen Perkuat Sinergi dengan Ketua PMI, Misi Kemanusiaan Jadi Prioritas

0
KABAR BIREUEN,Bireuen—Semangat membangun Bireuen tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga kekuatan kebersamaan, kepedulian, serta gerakan kemanusiaan yang hadir di tengah masyarakat. Semangat...

Berikan Pembekalan kepada Mahasiswa Baru UNIKI, Ini Pesan Kapolres Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa– Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menjadi narasumber dalam Pengenalan Orientasi Mahasiswa Baru (Pomaba) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI),...

KABAR POPULER

Terungkap, BPJS Diduga Berikan Kuota Penanganan Katarak Fakoemulsifikasi untuk RS Swasta Lebih Banyak daripada...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikabarkan memberikan kuota penanganan Katarak Fakoemulsifikasi/ Phacoemulsifikasi (operasi sedot) untuk salah satu rumah sakit...

Pertanyakan Data dan Kepastian Pencairan Jadup, Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Bireuen Audiensi dengan BPBD

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –Korban banjir yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil Bireuen melakukan  audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen di aula...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Bupati Bireuen Perkuat Sinergi dengan Ketua PMI, Misi Kemanusiaan Jadi Prioritas

0
KABAR BIREUEN,Bireuen—Semangat membangun Bireuen tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga kekuatan kebersamaan, kepedulian, serta gerakan kemanusiaan yang hadir di tengah masyarakat. Semangat...

Ketua DPW PPP Aceh: Keberlanjutan Dana Otsus Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Rakyat Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh— Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, M.Si., menegaskan keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh harus...