KABAR BIREUEN, Bireuen – KUA Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen terpilih dengan nilai terbaik pertama hasil monitoring dan evaluasi (monev) semester I 2026 dengan nilai 80,5 persen, atau dengan kategori baik dari 17 KUA di Kabupaten Bireuen. Hasil tersebut meliputi penilaian terhadap kinerja tingkat kesiapan, ketersediaan, dan ketertiban administrasi serta pelayanan KUA sebagai unit pelayanan teknis Kemenag di tingkat kecamatan.
Demikian hasil ekspos dalam paparan yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Bireuen, Dr. Zulkifli, S.Ag, M.Pd, di Aula Kemenag setempat, Rabu (19/8/2026) yang dihadiri seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Bireuen.
Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya tata kelola organisasi, profesionalitas, dan manajemen perkantoran di KUA dengan berpedoman pada aturan dan juknis yang berlaku.
“KUA merupakan garda terdepan dari Kementerian Agama, harus menampilkan wajah nyaman dan asri sehingga tamu yang berkunjung merasa betah dan terlayani dengan baik,” ujarnya.
Mantan Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh itu berharap, agar semua KUA dapat berbenah semua kekurangan yang ada. Baik manajemen, profesionalitas pelayanan, papan informasi, kebersihan kantor, hingga penggunaan media sosial dan memanfaatkan digitalisasi sebagai data base KUA.
“Benahi semua kekurangan dan kelemahan yang masih ada. KUA harus menampilkan wajah terdepan Kemenag di tingkat kecamatan. Baik itu dalam pelayanan yang ramah, profesional, dan responsif terhadap dinamika yang ada di tengah masyarakat,” harap Zulkifli.

Ditambahkan, semua hasil penilaian di semester I, telah tertuang dalam laporan hasil monev yang dibagikan kepada semua Kepala KUA untuk dijadikan pedoman dalam perbaikan ke depan terhadap 12 aspek penilaian dari 82 item pengamatan.
“Hasil monev ini bukan untuk mencari kesalahan jajaran KUA, namun lebih kepada pembinaan dan pengawasan terhadap jajaran personil KUA untuk bisa berbenah dan memperbaiki apa saja yang dirasakan ada kekurangan selama ini,” ungkapnya.
Kasi Bimas Islam, Rifal Fauzal, SH, mengingatkan kepada Kepala KUA dari 17 kecamatan untuk segera melakukan pembenahan dan perbaikan ke depannya di mana yang masih kurang dalam hasil monev semester I.
“Hasil monev yang telah dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, tapi guna menjalankan proses pengawasan dan pembinaan menyeluruh terhadap semua KUA. Jika ada kekurangan, maka Kepala KUA kami minta untuk bisa menjadikan hasil penilaian ini sebagai cemeti bagi KUA untuk melakukan perbaikan dan perubahan ke depannya,” ingatnya.
Bagi KUA yang memperoleh nilai tertinggi jangan cepat berpuas diri dan merasa sudah sempurna, karena masih ada sejumlah aspek lainnya yang perlu dibenahi. Demikian pula dengan KUA yang nilainya rendah, untuk cepat memperbaiki aspek apa saja yang menjadi kekurangannya.
“Ada 12 aspek penilaian dari 82 item pengamatan yang dievaluasi. Sebagian KUA memperoleh rating penilaian yang cukup baik, namun ada beberapa KUA yang nilainya masih dalam kategori cukup baik. Karena masih ada monev semester II yang direncanakan pada Oktober 2026,” simpul mantan Kasubbag Tata Usaha itu.

Kepala KUA Peusangan Selatan, Gunawan, S.Si, mengungkapkan rasa syukur karena berhasil meraih nilai terbaik dari 17 KUA yang dinilai. Namun hasil ini bukan berarti instusi yang dipimpinnya itu sudah sempurna.
“Kami masih harus banyak berbenah dan bekerja lebih giat lagi guna memperbaiki yang masih menjadi catatan kekurangan dari tim monev Kemenag Bireuen,” ujarnya.
Penghargaan ini, lanjut Gunawan, merupakan hasil kerja keras dan dukungan seluruh ASN KUA Peusangan Selatan yang pro aktif dalam membenahi dan menciptakan suasana kerja KUA yang nyaman dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada tim monev yang telah turun ke KUA dan memberikan pembinaan dan bimbingan bagi KUA agar ke depannya menjadi lebih baik lagi. Sebab tanpa dukungan semua staf KUA, mustahil bisa memperbaiki diri dan memperoleh nilai terbaik,” pungkas bendahara PC APRI Bireuen itu.
Atas pencapaian tersebut, KUA Peusangan Selatan memperoleh penghargaan satu unit printer yang diserahkan Kepala Kemenag Bireuen, Zulkifli. (Red)










