KABAR BIREUEN, Banda Aceh– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., resmi dipercaya sebagai Wakil Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh (FKKA) periode 2025–2030. Posisi tersebut memperkuat peran Bireuen dalam mendorong kolaborasi pembangunan lintas kabupaten/kota di Aceh.
Pengukuhan Dewan Pimpinan FKKA dipimpin langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, dan disaksikan Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026).
Dalam kepengurusan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, dipercaya sebagai Koordinator FKKA. Sebanyak 23 pengurus dikukuhkan, terdiri atas koordinator, wakil koordinator, dan anggota.
Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Eksekutif FKKA, Bahagia.
Usai pengukuhan, Bupati Mukhlis menegaskan kesiapannya menjalankan amanah tersebut, dengan memperkuat keterhubungan dan sinergi antarpemerintah kabupaten/kota di Aceh.
“Pengukuhan ini merupakan amanah besar untuk memperkuat keterhubungan dan sinergisitas antarkabupaten/kota di Aceh. Melalui FKKA, kita ingin program lintas daerah berjalan selaras demi kesejahteraan masyarakat Bireuen dan Aceh secara luas,” ujar Bupati Mukhlis.
Menurutnya, keberadaan FKKA menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi antardaerah sekaligus mendorong program pembangunan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya soliditas dan komunikasi yang konsisten di antara seluruh anggota FKKA.

“FKKA harus kompak dan solid terlebih dahulu. Koordinator dan jajaran pimpinan harus aktif membangun dialog dengan seluruh anggota FKKA untuk mempermudah koordinasi, baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” kata Bima Arya.
Ia menilai Aceh akan semakin maju apabila seluruh elemen pemerintahan mampu bekerja sama dan tumbuh bersama. Bima Arya juga mendorong agar sekretariat FKKA diaktifkan secara optimal sehingga forum tersebut dapat terus melahirkan gagasan dan inspirasi bagi pembangunan daerah.
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., turut berharap FKKA dapat menjadi wadah strategis bagi seluruh kepala daerah untuk berkonsultasi dan membangun koordinasi.
“Forum ini harus menjadi tempat berkonsultasi dan berkoordinasi bagi seluruh kepala daerah demi mengakselerasi kemajuan Aceh,” ujarnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Koordinator FKKA Illiza Saaduddin Djamal mengingatkan bahwa forum tersebut pertama kali dibentuk pada 2008. FKKA sejak awal dirancang sebagai wadah koordinasi dan silaturahmi antarpemerintah kabupaten/kota guna menciptakan harmoni serta memperkuat kolaborasi program lintas daerah.
Rangkaian pengukuhan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Wamendagri dan Wakil Gubernur Aceh oleh jajaran Dewan Pimpinan FKKA.
Kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) FKKA periode 2025–2030 untuk membahas agenda dan arah kerja forum dalam memperkuat koordinasi pembangunan antarkabupaten/kota di Aceh. (Suryadi)











