Bupati Bireuen: Masa Depan yang Kokoh Dirajut dari Kebiasaan Menabung

KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengajak pelajar dan santri menjadikan budaya menabung sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan. Menurutnya, masa depan yang kokoh tidak dibangun secara instan, tetapi dirajut melalui kedisiplinan, perencanaan, dan pemahaman keuangan sejak usia sekolah.

Hal itu disampaikan Bupati Mukhlis saat membuka Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen, Kamis (27/8/2026).

“Masa depan yang kokoh tidak dapat dibangun secara mendadak. Masa depan dirajut sedikit demi sedikit melalui kedisiplinan, perencanaan yang matang, serta pemahaman keuangan yang bijak sejak usia sekolah,” ujar Mukhlis.

Dia menegaskan, Hari Indonesia Menabung bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat budaya menabung, meningkatkan literasi keuangan, dan memperluas akses inklusi keuangan, terutama bagi generasi muda.

Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” tersebut diikuti sekitar 1.000 pelajar dan santri dari sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen, SMAN 1 Juli, dan Pesantren Modern Al Zahrah.

Menurut Mukhlis, keterlibatan para pelajar dan santri menunjukkan kuatnya kolaborasi ekosistem pendidikan di Kabupaten Bireuen dalam membangun kesadaran finansial sejak dini.

Pemkab Bireuen, lanjutnya, juga memberikan dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat sebagai kebijakan afirmatif strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas.

“Setiap anak di Kabupaten Bireuen memiliki martabat, potensi, dan hak yang sama untuk belajar, bermimpi, serta meraih masa depan yang gemilang. Tidak boleh ada satu pun anak yang merasa berkecil hati,” tegasnya.

1.000 Rekening Simpanan Pelajar

Peringatan HIM 2026 tersebut digelar melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Bireuen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh, Dinas Sosial Aceh, dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh.

Salah satu program yang didorong adalah Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Rekening tersebut tidak hanya menjadi tempat menyimpan uang, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penerimaan bantuan pendidikan, beasiswa prestasi, serta mendukung karya kreatif generasi muda.

Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, mengatakan kebiasaan menabung merupakan latihan untuk menata masa depan. Ia mengingatkan pelajar agar tidak menunggu memiliki uang banyak untuk mulai belajar mengelola keuangan.

“Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan melatih kita untuk menata masa depan demi harapan yang lebih baik. Kita tidak perlu menunggu uang banyak untuk belajar mengelola uang, semua dimulai dari latihan sedikit demi sedikit,” katanya.

Daddi juga memotivasi para pelajar untuk berani memiliki cita-cita besar. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan, baik menjadi guru, pengusaha, aparat penegak hukum, ahli kecerdasan buatan (AI), maupun pemimpin daerah.

Digelar Sebelum Launching Sekolah Rakyat

Ada hal menarik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Peringatan HIM 2026 justru digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen sebelum sekolah tersebut secara resmi diluncurkan oleh Bupati Bireuen.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen, Nidia Fitri, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan OJK memilih sekolah tersebut sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

Pihak sekolah juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Bireuen karena kegiatan digelar sebelum jadwal launching resmi. Namun, agenda edukasi keuangan yang telah ditetapkan OJK tidak dapat ditunda.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Mukhlis bersama Kepala OJK Aceh. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan penyerahan cenderamata.

Dalam kesempatan itu, Bank Aceh Syariah dan Bank Syariah Indonesia (BSI) secara simbolis menyerahkan 1.000 rekening Simpanan Pelajar kepada siswa Sekolah Rakyat. Sementara itu, FKIJK Aceh memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada para siswa Sekolah Rakyat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala OJK Provinsi Aceh beserta jajaran, Kepala Dinas Sosial Aceh, Direktur Utama Bank Aceh selaku Ketua FKIJK Aceh beserta jajaran, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh/TPAKD Provinsi Aceh, Asisten II Setdakab Bireuen, serta kepala sekolah, guru, pengasuh, tenaga pendidik, dan para siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bireuen, SMAN 1 Juli, dan Pesantren Modern Al Zahrah. (Hermanto) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Rombongan Pemain SSB Bijeh Mata Cot Rabo Tiba di Padang Pariaman untuk Berlaga di...

0
KABAR BIREUEN, Padang -Rombongan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Bireuen, yang akan berlaga di Kompetisi...

Pisah Sambut Ketua PN Bireuen, Bupati Mukhlis Harap Pelayanan Hukum Makin Berkualitas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. menyambut kedatangan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen yang baru, Zulfikar Siregar, S.H., M.H., seraya berharap...

Kapolres Bireuen Hadiri Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Harapkan Sinergi Terus Ditingkatkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menghadiri acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen yang digelar di Pendopo Bupati...

Raih Medali Perak, PSSB Bireuen Runner-Up Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen harus puas meraih medali perak setelah keluar sebagai runner-up Piala Soeratin Aceh U-13 2026. Dalam laga final yang...

1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan 6C untuk Bekal Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, ,Peusangan – Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka di...

KABAR POPULER

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Jejak Kebersamaan Masih Dikenang Wartawan, Kombes (Purn) T Saladin Terharu Dapat Anugerah Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ada momen yang menghangatkan suasana pada Konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Setdakab Bireuen,...