Sabtu, 2 Mei 2026

Siap Sukseskan Koperasi Merah Putih, Mualem: Gerakan Ekonomi Kolektif Dimulai dari Desa

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Pemerintah Aceh menunjukkan komitmen penuh dalam menyukseskan program nasional Koperasi Desa Merah Putih dengan menargetkan pembentukan koperasi di seluruh 6.497 gampong (desa) di provinsi tersebut. Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), menyatakan, gerakan ekonomi kolektif berbasis potensi lokal akan menjadi pondasi kemandirian desa dan penguatan ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikan Mualem saat peluncuran dan dialog percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) serta pembentukan koperasi desa di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Kamis (22/5/2025). Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, serta ribuan kepala desa dan tuha peut dari seluruh Aceh.

“Program Koperasi Merah Putih adalah langkah penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Kami sangat menyambut baik dukungan pemerintah pusat dalam merealisasikan program ini di Aceh,” ujar Mualem dalam sambutannya.

Mualem menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menggali potensi unggulan desa seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata. Ia juga berharap program ini tidak hanya berhenti pada pembentukan koperasi, tetapi juga mendapatkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dalam hal pelatihan, regulasi, permodalan, dan penguatan kelembagaan.

Sementara itu, Wamen Koperasi Ferry Juliantono, menjelaskan, program ini merupakan agenda strategis nasional yang didorong langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan 80 ribu koperasi desa terbentuk di seluruh Indonesia hingga akhir Juni, dan peluncuran nasionalnya akan dilakukan langsung oleh Presiden pada 12 Juli 2025.

“Koperasi hari ini harus naik kelas. Kita siapkan model bisnis koperasi modern dengan fasilitas lengkap, mulai dari kantor, toko sembako, klinik, hingga menjadi agen LPG, pupuk, dan gabah,” kata Ferry. Ia juga menyoroti peran koperasi dalam memutus rantai distribusi yang panjang dan tidak adil bagi petani.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menambahkan, Presiden memberikan perhatian besar terhadap program ini sebagai bagian dari visi pemerataan ekonomi nasional. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan Musdesus dan legalisasi koperasi.

“Di Aceh, baru sekitar 10 persen desa yang melaksanakan Musdesus. Tapi kami optimis, hingga akhir Mei semua gampong akan selesai, dan akhir Juni koperasi telah tercatat di Kemenkumham,” ungkap Bima Arya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan serta pemetaan potensi desa agar koperasi yang dibentuk benar-benar relevan dengan kebutuhan dan kekuatan lokal.

Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Plt. Sekda Aceh, Ketua PKK Aceh, para bupati dan wali kota, camat, kepala SKPA, serta para tokoh masyarakat. Momentum ini menjadi bukti keseriusan Aceh untuk menjadi daerah percontohan dalam pembangunan ekonomi berbasis koperasi desa yang mandiri dan berkelanjutan. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...