KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 94 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen Angkatan XXVII Tahun Akademik 2024/2025 resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di empat gampong dalam Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen.
Penyerahan peserta KKM dilakukan Plt. Rektor Umuslim, Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, S.E., M.Si kepada Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT. Selanjutnya mereka kepada Camat Peusangan Selatan, Saifuddin, SKM. Prosesi serah terima berlangsung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis, 31 Juli 2025.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Razuardi menyampaikan, program KKM merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan KKM bukan hanya tentang membangun fisik semata, tapi juga membangun kesadaran, semangat gotong-royong, dan mendorong inovasi sosial dan ekonomi di gampong,” ujar Wabup Razuardi.
Dia berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang membawa energi positif, pemikiran baru, dan semangat membangun dari dunia kampus ke tengah masyarakat.
“Jagalah nama baik kampus, hormati adat istiadat gampong, dan beradaptasilah dengan masyarakat. Hadirlah ke masjid dan meunasah untuk berjamaah, karena di situlah komunikasi sosial dimulai,” pesannya kepada para mahasiswa.
Wabup Razuardi menginstruksikan Camat Peusangan Selatan untuk terus memantau kegiatan mahasiswa agar berjalan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Plt. Rektor Umuslim, Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, melaporkan, sebanyak 94 mahasiswa peserta KKM tersebut berasal dari enam fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 62 orang, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) 15 orang, Fakultas Teknik (FT) 9 orang, Fakultas Pertanian (FP) 4 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 3 orang, dan Fakultas Ekonomi (FE) 1 orang.
Mereka akan melaksanakan KKM selama 30 hari, terhitung sejak 31 Juli hingga 28 Agustus 2025, di empat gampong: Blang Mane, Pulo Harapan, Darussalam, dan Tanjung Beuridi. Tiap gampong akan diisi oleh 23–24 mahasiswa dengan didampingi empat Dosen Pembimbing Lapangan.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh peserta telah mengikuti pembekalan intensif di kampus dengan menghadirkan pakar dari berbagai bidang, termasuk dari Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen.
Sebagai upaya pengawasan dan peningkatan mutu pelaksanaan, Universitas Almuslim juga akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di akhir masa KKM.
Plt. Rektor berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan dampak nyata dan nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam mengidentifikasi potensi lokal, mengatasi persoalan sosial, serta mendorong perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bireuen beserta jajaran yang telah memberi ruang bagi mahasiswa kami untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat melalui KKM,” ucap Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata. (Hermanto/Adv)











