KABAR BIREUEN, Bireuen — Ratusan personel TNI gabungan dari Kodim 0111/Bireuen bersama BKO TNI Angkatan Darat dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 837/Ksatria Trunojoyo (KT) Kodam V/Brawijaya bergerak cepat membersihkan sedimen lumpur banjir di sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen beberapa hari lalu. .
Aksi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal menjelang masuk sekolah pada Senin, 5 Januari 2026.
Pembersihan dilakukan di enam satuan pendidikan yang terdampak cukup parah, yakni SMKN 1 Peusangan, SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan, UPTD SDN 1 Peusangan, UPTD SDN 11 Peusangan, dan UPTD SDN 28 Peusangan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, terutama pascabencana banjir yang meninggalkan endapan lumpur di ruang-ruang belajar dan lingkungan sekolah. Pembersihan difokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, serta berbagai fasilitas penunjang yang terdampak banjir.

Para personel TNI bergotong royong membersihkan lumpur dengan menggunakan peralatan sederhana hingga alat berat guna mempercepat proses pengerjaan. Upaya ini dilakukan agar sekolah dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman oleh siswa dan tenaga pendidik.
Komandan Batalyon Yonif TP 837/KT, Letkol Inf Heru Dwi Santoso, S.I.P., M.M, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman tanpa terganggu sisa lumpur akibat banjir yang berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.
Dia berharap, dengan pembersihan yang terus dilakukan, seluruh sekolah yang terdampak dapat siap digunakan tepat waktu sehingga proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru dapat berjalan lancar.
Aksi sosial TNI ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat setempat. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI, mengingat keterbatasan tenaga dan waktu menjelang dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar. (Rel)










