Termakan Janji Segera Dibangun Huntap, Pengungsi Salah Sirong Jaya Merasa Telah Dibohongi

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pengungsi korban banjir warga Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, kecewa dan merasa telah dibohongi mantan Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Doli Mardian, SE, MSM (sekarang menjabat Kepala DPMGPKB Bireuen sejak 2 April 2026). Soalnya, dia telah menyampaikan akan segera membawa material untuk dibangun hunian tetap (huntap) agar mereka yang saat itu bertenda di pekarangan Kantor Bupati Bireuen, bersedia pulang ke kampung. Ternyata, setelah mereka pulang, janji itu belum ditepati hingga kini.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah pengungsi asal Salah Sirong Jaya kepada wartawan, saat ikut berdemo bersama para korban banjir lainnya di depan Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen), Senin (6/4/2026).

“Tidak ada dibawa material untuk dibangun huntap di Salah Sirong Jaya, seperti yang dijanjikan,” ujar Mustafa, seorang warga Salah Sirong Jaya.

BACA JUGA: Kalak BPBD Bireuen Sampaikan Mulai Besok Dibawa Material Huntap, Pengungsi Salah Sirong Jaya di Kantor Bupati Bireuen Pulang 

Menurutnya, sesuai kesepakatan bersama aat itu, Sabtu (28/3/2026), Doli telah menjanjikan akan segera mengirim material huntap keesokan harinya (Minggu, 29/3/2026), agar para korban banjir Salah Sirong Jaya yang saat itu mengungsi di pekarangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, bersedia pulang ke kampung.

Nyatanya, janji itu hingga kini belum juga dipenuhi. Tidak ada juga pemberitahuan apa kendalanya, sehingga janji tersebut belum direalisasikan hingga sekarang.

Menurutnya, saat itu bukan hanya material huntap yang dijanjikan, tetapi juga disuruh buka rekening bank agar bisa ditransfer dana bantuan untuk korban banjir. Mereka pun lekas datang ke bank untuk membuka rekening pada Senin (30/3/2026).

Mantan Plt. Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

“Ternyata, hingga kini sudah seminggu belum ada pemberitahuan apa-apa. Semua tidak ada, baik material huntap maupun bantuan uang,” ujar Mustafa, kecewa.

Mustafa mengaku, masih bertahan di bawah tenda darurat di kampungnya. Janji terkait huntap yang segera dibangun untuk mereka, hingga kini mengambang begitu saja dan tak ada kejelasan lagi.

​”Sampai sekarang saya masih tinggal di bawah tenda darurat di kampung” ujarnya pasrah.

Hal sama juga dikemukakan seorang perempuan pengungsi Salah Sirong Jya lainnya yang juga ikut berunjuk rasa hari itu. Dia mengaku, sangat menyesali telah termakan janji manis tersebut, sehingga saat itu mereka bersedia meninggalkan tenda di pekarangan Kantor Bupati Bireuen dan pulang kampung dengan tangan hampa.

BACA JUGA: Tuntutan Belum Dipenuhi, Pengungsi Korban Banjir Kembali Datang dan Tambah Tenda di Pekarangan Kantor Bupati Bireuen 

“Rupanya, kami telah dibohongi. Sekarang kami terpaksa menempati kembali tenda darurat di kampung,” sesal perempuan tersebut.
.
Doli Mardian yang dikonfirmasi Kabar Bireuen terkait hal tersebut usai Aksi Damai Jilid II di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen hari itu, tidak menjelaskan alasannya kenapa belum menepati janji sesuai kesepakatan dengan pengungsi Salah Sirong Jaya.

“Akan kita usahakan dalam minggu depan. Pokoknya, tetap kita perhatikan,” ujar Doli singkat sambil berlalu.

Sementara Kalak BPBD Bireuen yang baru, Ir. Marwan, ST., MT, memastikan, pembangunan huntap terus dikejar agar segera terealisasi.

Kalak BPBD Bireuen, Ir. Marwan, ST., MT. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

​”Pembangunan huntap terus kami maksimalkan. Namun, di Salah Sirong Jaya, akses jalan masih jadi kendala utama karena truk material belum bisa lewat,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Seperti telah diberitakan sebelumnya, sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) pengungsi asal Salah Sirong Jaya yang  mendirikan tenda darurat di halaman Kantor Bupati Bireuen, memutuskan kembali ke desa mereka pada Sabtu (28/3/2026) sore, setelah adanya musyawarah dan kesepakatan akan dipenuhi tuntutan mereka.

Kembalinya para korban banjir tersebut, setelah Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos dan Plt. Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian, menyampaikan kepada pengungsi, akan direalisasikan pembangunan huntap dan pencairan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi yang belum mendapatkannya serta bantuan lain ke rekening penyintas banjir.

BACA JUGA: Pengungsi Korban Banjir Siap Berlebaran di Tenda Kantor Bupati Bireuen

Doli Mardian dalam keterangannya kepada wartawan kala itu, mengatakan, pihaknya telah bermusyawarah dengan para pengungsi terkait permintaan mereka.

Dalam musyawarah itu, kata dia, dirinya menyampaikan kepada pengungsi Salah Sirong Jaya agar mereka membuka rekening bank untuk pencairan DTH bagi yang belum menerimanya.

“Terkait huntap, akan segera dibangun. Minggu (29/3/2026) besok, akan dibawa material untuk membangun rumah. Kalau besok hujan dan jalan tak bisa dilewati truk, kalau perlu dengan helikopter kita bawa materialnya. Begitulah kira-kira,” demikian disampaikan Doli Mardian ketika itu. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola Antar-Gampong di Gandapura, Ketua DPC PPP Bireuen Edi Saputra...

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ribuan warga memadati Lapangan Bola Kaki Gampong Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Minggu (16/8/2026), untuk menyaksikan laga final dan...

Pawai Obor Tandai Upacara Taptu Jelang Peringatan HUT ke-81 RI di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, menggelar Upacara Taptu (penetapan waktu). Peserta dilepas Bupati...

Pulihkan Semangat Anak Pascabencana, Himpunan Mahasiswa Prodi Hukum UNIKI Gelar Festival Permainan Tradisional di...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Permainan tradisional tak sekadar menjadi ajang perlombaan bagi anak-anak di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Festival permainan tradisional...

Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa— Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin upacara ziarah nasional di makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf dan istrinya Letda (Purn)...

Lepas Tim PSSB U-13 ke Piala Soeratin, Bupati Mukhlis Pesan Jaga Sportivitas, Akhlak, dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., berpesan kepada para pemain PSSB U-13 agar tidak hanya mengejar prestasi saat berlaga di Piala...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir, H, Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026, di Aula Lama Setdakab...

215 Personel Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh Amankan Expo Hari Damai Aceh ‎

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka memperingati Hari...

Peringati Hari Damai Aceh, Dinsos Bireuen Santuni Keluarga Almarhum Nek Amat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Memperingati Hari Damai Aceh, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen menunjukkan kepedulian kepada keluarga almarhum Sunardi alias Nek Amat, salah seorang...

Calon Paskibraka Bireuen Gladi Bersih Upacara HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 melakukan gladi bersih...

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kembali Kondusif

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh— Polda Aceh memastikan situasi setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda...