Sabtu, 18 April 2026

Termakan Janji Segera Dibangun Huntap, Pengungsi Salah Sirong Jaya Merasa Telah Dibohongi

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pengungsi korban banjir warga Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, kecewa dan merasa telah dibohongi mantan Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Doli Mardian, SE, MSM (sekarang menjabat Kepala DPMGPKB Bireuen sejak 2 April 2026). Soalnya, dia telah menyampaikan akan segera membawa material untuk dibangun hunian tetap (huntap) agar mereka yang saat itu bertenda di pekarangan Kantor Bupati Bireuen, bersedia pulang ke kampung. Ternyata, setelah mereka pulang, janji itu belum ditepati hingga kini.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah pengungsi asal Salah Sirong Jaya kepada wartawan, saat ikut berdemo bersama para korban banjir lainnya di depan Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen), Senin (6/4/2026).

“Tidak ada dibawa material untuk dibangun huntap di Salah Sirong Jaya, seperti yang dijanjikan,” ujar Mustafa, seorang warga Salah Sirong Jaya.

BACA JUGA: Kalak BPBD Bireuen Sampaikan Mulai Besok Dibawa Material Huntap, Pengungsi Salah Sirong Jaya di Kantor Bupati Bireuen Pulang 

Menurutnya, sesuai kesepakatan bersama aat itu, Sabtu (28/3/2026), Doli telah menjanjikan akan segera mengirim material huntap keesokan harinya (Minggu, 29/3/2026), agar para korban banjir Salah Sirong Jaya yang saat itu mengungsi di pekarangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, bersedia pulang ke kampung.

Nyatanya, janji itu hingga kini belum juga dipenuhi. Tidak ada juga pemberitahuan apa kendalanya, sehingga janji tersebut belum direalisasikan hingga sekarang.

Menurutnya, saat itu bukan hanya material huntap yang dijanjikan, tetapi juga disuruh buka rekening bank agar bisa ditransfer dana bantuan untuk korban banjir. Mereka pun lekas datang ke bank untuk membuka rekening pada Senin (30/3/2026).

Mantan Plt. Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian. (Foto: Dok. Kabar Bireuen)

“Ternyata, hingga kini sudah seminggu belum ada pemberitahuan apa-apa. Semua tidak ada, baik material huntap maupun bantuan uang,” ujar Mustafa, kecewa.

Mustafa mengaku, masih bertahan di bawah tenda darurat di kampungnya. Janji terkait huntap yang segera dibangun untuk mereka, hingga kini mengambang begitu saja dan tak ada kejelasan lagi.

​”Sampai sekarang saya masih tinggal di bawah tenda darurat di kampung” ujarnya pasrah.

Hal sama juga dikemukakan seorang perempuan pengungsi Salah Sirong Jya lainnya yang juga ikut berunjuk rasa hari itu. Dia mengaku, sangat menyesali telah termakan janji manis tersebut, sehingga saat itu mereka bersedia meninggalkan tenda di pekarangan Kantor Bupati Bireuen dan pulang kampung dengan tangan hampa.

BACA JUGA: Tuntutan Belum Dipenuhi, Pengungsi Korban Banjir Kembali Datang dan Tambah Tenda di Pekarangan Kantor Bupati Bireuen 

“Rupanya, kami telah dibohongi. Sekarang kami terpaksa menempati kembali tenda darurat di kampung,” sesal perempuan tersebut.
.
Doli Mardian yang dikonfirmasi Kabar Bireuen terkait hal tersebut usai Aksi Damai Jilid II di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen hari itu, tidak menjelaskan alasannya kenapa belum menepati janji sesuai kesepakatan dengan pengungsi Salah Sirong Jaya.

“Akan kita usahakan dalam minggu depan. Pokoknya, tetap kita perhatikan,” ujar Doli singkat sambil berlalu.

Sementara Kalak BPBD Bireuen yang baru, Ir. Marwan, ST., MT, memastikan, pembangunan huntap terus dikejar agar segera terealisasi.

Kalak BPBD Bireuen, Ir. Marwan, ST., MT. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

​”Pembangunan huntap terus kami maksimalkan. Namun, di Salah Sirong Jaya, akses jalan masih jadi kendala utama karena truk material belum bisa lewat,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Seperti telah diberitakan sebelumnya, sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) pengungsi asal Salah Sirong Jaya yang  mendirikan tenda darurat di halaman Kantor Bupati Bireuen, memutuskan kembali ke desa mereka pada Sabtu (28/3/2026) sore, setelah adanya musyawarah dan kesepakatan akan dipenuhi tuntutan mereka.

Kembalinya para korban banjir tersebut, setelah Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos dan Plt. Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian, menyampaikan kepada pengungsi, akan direalisasikan pembangunan huntap dan pencairan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi yang belum mendapatkannya serta bantuan lain ke rekening penyintas banjir.

BACA JUGA: Pengungsi Korban Banjir Siap Berlebaran di Tenda Kantor Bupati Bireuen

Doli Mardian dalam keterangannya kepada wartawan kala itu, mengatakan, pihaknya telah bermusyawarah dengan para pengungsi terkait permintaan mereka.

Dalam musyawarah itu, kata dia, dirinya menyampaikan kepada pengungsi Salah Sirong Jaya agar mereka membuka rekening bank untuk pencairan DTH bagi yang belum menerimanya.

“Terkait huntap, akan segera dibangun. Minggu (29/3/2026) besok, akan dibawa material untuk membangun rumah. Kalau besok hujan dan jalan tak bisa dilewati truk, kalau perlu dengan helikopter kita bawa materialnya. Begitulah kira-kira,” demikian disampaikan Doli Mardian ketika itu. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Refleksi Sembilan Tahun Kabar Bireuen: Tetap Konsisten Jaga Independensi dan Integritas

0
MEDIA pers bukan sekadar tempat menayangkan informasi. Ia adalah alat kontrol sosial. Media hadir untuk mengawasi kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, dan menjaga akal sehat...