KABAR BIREUEN, Bireuen– Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta telah menyalurkan bantuan kepada korban sejak awal bencana banjir dan longsor melanda Aceh akhir November 2025 senilai lebih kurang Rp2,5 miliar.
Bantuan yang disalurkan itu berupa sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai hingga peralatan shalat. TIM juga membangun sumur bor dan memberikan panel surya di sejumlah titik.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM), Jakarta, Ir. H Muslim Armas kepada wartawan, Selasa (17/2/2026) sore, didampingi Koordinator Kerjasama Antar Lembaga Satgas TIM Peduli Bencana Aceh-Sumatera, Halim Thomas, putra Bireuen Krtua Alumni 91 SMPN 1 Bireuen.
Disebutkannya, pada awal-awal bencana banjir yang melanda Aceh, pihaknya menyalurkan bantuan sembako kepada korban di Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie Pidie Jaya, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

“Bantuan itu disalurkan dengan melibatkan Satgas TMI, relawan dan berkat bantuan dari tim rescue dan off roader untuk menembus daerah-daerah terisolir.
Selanjutnya, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh membantu obat-obatan, lalu ada bantuan pakaian layak pakai, juga pakaian dalam. Ada juga diserahkan bantuan kelambu untuk pengungsi korban banjir.
“Menjelang Ramadhan, kita menyalurkan bantuan berupa peralatan shalat, yaitu mukena, sarung sajadah dan Alquran,” ungkap Muslim.
Sementara terkait bantuan rumah untuk kotban banjir, pihaknya masih menunggu regulasi dari pemerintah agar bisa memanfaatkan kayu yang terbawa banjir.
“Untuk sementara, kita baru bangun satu rumah di Aceh Tamiang,” sebutnya. (Ihkwati)










