KABAR BIREUEN, Bireuen – Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen memasuki babak baru, setelah Ustadz HM Fadhil Rahmi Lc, MAg atau yang akrab disapa Syech Fadhil, resmi ditunjuk sebagai pimpinan lembaga pendidikan tersebut.
Sosok yang dikenal sebagai mantan senator Aceh sekaligus tokoh pemerhati pendidikan itu, diharapkan membawa penguatan karakter generasi melalui sistem pendidikan pesantren.
Penunjukan Syech Fadhil diputuskan dalam rapat Pembina Yayasan Az Zahra Bireuen yang digelar di Medan, Sabtu (31/1/2026). Dalam rapat tersebut, pimpinan yayasan sepakat menetapkan Syech Fadhil sebagai pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen, efektif mulai 3 Februari 2026.
Pembina Yayasan Az Zahra diketuai Haji Subarni A Gani, pengusaha sukses asal Aceh. Selain itu, terdapat dua anggota pembina lainnya, yakni Prof. Hasballah Thaib, MA dan Syech Fadhil.
Syech Fadhil menyampaikan, jabatan tersebut merupakan amanah besar yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar Pesantren Modern Al Zahrah dapat terus berkembang dan melahirkan generasi berkualitas.
“Ini amanah yang memerlukan dukungan dari berbagai kalangan, terutama para pembina, dewan guru, santri dan wali santri, alumni, serta masyarakat Aceh,” ujar Syech Fadhil, Rabu (4/2/2026) malam.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan para alim ulama serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat peran lembaga pendidikan pesantren.
BACA JUGA: Peringati Maulid Nabi, Rumoh Qur’an Khadijah Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Menurutnya, dayah atau lembaga pendidikan Islam sejak dahulu menjadi pusat peradaban masyarakat Aceh. Karena itu, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan.
“Sejak dulu, dayah atau lembaga pendidikan merupakan pusat peradaban Aceh. Jika ingin membuat Aceh lebih baik, maka karakter generasi harus dibentuk sejak dari bangku pendidikan, salah satunya melalui Al Zahrah di Bireuen,” katanya.
Pesantren Modern Al Zahrah merupakan salah satu pondok pesantren ternama di Kabupaten Bireuen yang berdiri sejak 1997. Lembaga ini telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di berbagai perguruan tinggi terkemuka di dalam maupun luar negeri.
Syech Fadhil sendiri dikenal luas sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan pendidikan. Selain pernah menjabat sebagai senator Aceh, ia juga aktif menjadi orang tua asuh bagi puluhan anak di Aceh.
Ia juga mantan Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh dan salah satu pelopor pengiriman ribuan pelajar Aceh untuk menempuh pendidikan di Timur Tengah. Atas dedikasinya tersebut, Syech Fadhil pernah menerima penghargaan sebagai Tokoh Fasilitator Pendidikan ke Timur Tengah. (Red)












