KABAR BIREUEN, Bireuen – Pj Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP melantik tiga pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Pelantikan itu berlangsung di ruang Sekda Bireuen, Jumat sore (6/3/2026).
Tiga pejabat yang dilantik, Azmi, SKom MM, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) sebagai Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA).
Lalu, Mursyidin, SSos MSos, Kasubbag Protokol pada Bagian Prokopim menggantikan posisi Azmi. Sementara posisi yang ditinggalkan Mursyidin diisi Abi Maulana, SSTP MH.
Hadir pada acara pelantikan itu, Asisten Administrasi Pembangunan, Mawardi, SSTP MSi, Plt Kepala BKPSDM, Drs. Fachrizal.
Pj. Sekda Kabupaten Bireuen, Hanafiah SP dalam sambutan dan arahannya, menyebut mutasi di instansi pemerintahan merupakan hal biasa untuk penyegaran organisasi.
“Mutasi hal biasa untuk penyegaran dan sesuai kebutuhan organisasi dan peningkatan karir pegawai. Jadi mutasi atau rotasi itu tidak perlu dikhawatirkan,” katanya.

Disebutkan Hanafiah, di instansi pemerintah tidak mengenal yang namanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ‘kering dan basah’.
“Tidak ada istilah OPD basah dan kering di instansi pemerintah itu. Kalau OPD yang dibentuk tidak berfungsi mungkin akan dihapus OPD itu. Yang membuat basah dan kering di OPD adalah inovasi dari pejabat itu sendiri,” ujarnya.
Mursyidin SSos MSos yang dilantik sebagai Kabag Prokopim Setdakab Bireuen adalah sosok berpengalaman di bidang kehumasan dan keprotokoleran.
Sementara Azmi, telah menduduki jabatan Kabag Prokopim Setdakab Bireuen lima tahun dan tiga tahun posisi Kasubbag pada SKPK yang sama.
“Saya delapan tahun sudah di Prokopim. Lima tahun sebagai Kabag dan tiga tahun jabatan Kasubbag,” kata Azmi kepada Kabar Bireuen usai dilantik. (Rizanur)












