Selasa, 10 Maret 2026

Satuan Pendidikan Terdampak Bencana di Bireuen Kembali Bangkit, Pembelajaran Tatap Muka Telah Berjalan Normal

KABAR BIREUEN, Bireuen – Sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Bireuen berhasil bangkit pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda seluruh kecamatan beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten Bireuen memastikan proses pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah terdampak kini telah kembali berjalan normal setelah dilakukan berbagai langkah pemulihan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, menyampaikan, aktivitas belajar mengajar di sekolah terdampak telah dimulai kembali sejak 5 Januari 2026. Menurutnya, pemerintah daerah bergerak cepat agar proses pendidikan tidak terhenti terlalu lama akibat bencana.

“Proses belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terdampak kini telah kembali dilaksanakan secara tatap muka. Kami melakukan pendataan kerusakan, membersihkan ruang belajar, serta menyiapkan langkah darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan,” ujar Muslim, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, satuan pendidikan yang terdampak bencana terdiri dari 132 unit Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Taman Kanak-kanak (TK), 52 unit Sekolah Dasar (SD), dan 24 unit Sekolah Menengah Pertama (SMP).

BACA JUGA: Pulihkan Mental Guru Terdampak Bencana, Disdikbud Bireuen Gelar Trauma Healing Selama Tiga Hari

Sebagai langkah percepatan pemulihan, Pemkab Bireuen melalui Dinas Pendidikan telah melakukan pembersihan lingkungan sekolah, menyalurkan bantuan perlengkapan belajar, serta melakukan perbaikan ringan pada fasilitas yang rusak.

“Untuk sekolah dengan tingkat kerusakan berat, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan ke meunasah maupun tenda darurat,” jelasnya.

Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, meninjau salah satu sekolah terdampak banjir. (Foto: Dok. Disdikbud Bireuen)

Sementara itu Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, menegaskan, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Ia menekankan pentingnya memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan meski berada dalam situasi darurat.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan masa depannya hanya karena bencana. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan pendidikan tetap berjalan dan fasilitas sekolah segera dipulihkan,” tegas Mukhlis.

BACA JUGA: Pulihkan Trauma Pascabanjir, Disdikbud Bireuen Hadirkan Festival Permainan Rakyat untuk Anak-anak Gampong Kapa dan Pante Lhong

Selain fokus pada pemulihan sarana fisik, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis peserta didik dan tenaga pendidik. Pendampingan trauma healing difasilitasi oleh guru, relawan, dan berbagai pihak terkait guna membantu siswa kembali bersemangat mengikuti proses pembelajaran.

Dalam upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah terdampak, Pemkab Bireuen terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Pemerintah daerah juga telah mengirimkan data Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) sektor pendidikan kepada Pemerintah Provinsi Aceh untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap aktivitas pendidikan dapat pulih sepenuhnya dan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan sosial masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor. (Red)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pj Sekda Bireuen Terkait Bantuan Presiden Rp4 Miliar: Belum Digunakan, Masih Tersimpan di Rekening...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Penjabat (Pj) Sekda Bireuen, Hanafiah S.P., CGCAE, menyebutkan, bantuan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp4 miliar masih disimpan di rekening daerah...

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr. Abdul Mu'ti, MEd meresmikan gedung baru SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Selasa (10/3/2026). Gedung...

Meraih Keberkahan pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Penulis Opini pada beberapa media Cetak dan Online serta Instruktur Pembuatan Produk Hukum yang Dilaksanakan Berbagai Organisasi TULISAN ini saya rangkum dari...

Inovasi Mahasiswa Umuslim, Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana berbasis digital yang mampu mempercepat pengumpulan dan...

BSI Berbagi, 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, pada Sabtu (07/03/2026). Ratusan anak...

KABAR POPULER

Pj Sekda Bireuen Terkait Bantuan Presiden Rp4 Miliar: Belum Digunakan, Masih Tersimpan di Rekening...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Penjabat (Pj) Sekda Bireuen, Hanafiah S.P., CGCAE, menyebutkan, bantuan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp4 miliar masih disimpan di rekening daerah...

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr. Abdul Mu'ti, MEd meresmikan gedung baru SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Selasa (10/3/2026). Gedung...

Meraih Keberkahan pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Penulis Opini pada beberapa media Cetak dan Online serta Instruktur Pembuatan Produk Hukum yang Dilaksanakan Berbagai Organisasi TULISAN ini saya rangkum dari...

Lewat Skema IJD, HRD Terima Usulan Perbaikan Jalan Peunaron Baru–Sri Mulya dari Dewan Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Timur – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD) menerima langsung usulan percepatan perbaikan ruas...

Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Alam di Bireuen Segera Terwujud

0
Oleh: M. Zubair, S.H.M.H ASN Pemkab Bireuen BENCANA banjir bandang dan tanah longsor yang melanda semua kecamatan dalam Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu tidak hanya meninggalkan...