KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bersama pengurus KNPI Bireuen dan mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh membersihkan lumpur di SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Selasa (13/1/2026).
Aksi pembersihan lumpur banjir bandang akhir November 2025 pada fasilitas pendidikan itu melibatkan puluhan relawan.
Syahrul Rizal, Koordinator Relawan PMI Bireuen kepada wartawan mengatakan, untuk membersihkan lumpur setebal 20 cm itu dilakukan secara manual.
BACA JUGA: Didampingi Edi Obama, Murdani Yusuf Salurkan Bantuan PMI Pusat untuk Korban Banjir di Bireuen
“Kami hanya mengerahkan mobil tangki air, mesin pompa dan semprot, jet cleaner, baki, serokan, kereta sorong dan sapu. Tidak ada alat berat,” ungkap Syahrul yang merupakan relawan senior PMI Kabupaten Bireuen.
Menurutnya, sebagian ruang kelas belajar SDN 11 Kuta Blang sudah dapat digunakan untuk aktifitas belajar mengajar.
“Sebagian ruangan belajar sudah dibersihkan pihak sekolah dan sudah difungsikan untuk aktifitas belajar mengajar,” ujarnya.
BACA JUGA: PMI Bireuen Dipercaya Salurkan Bantuan Pemerintah untuk Korban Banjir di Lima Gampong
Kadis P dan K Apresiasi Relawan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Bireuen, Dr Muslim, MSi apresiasi relawan yang ikut menyumbang tenaga dan pikiran untuk pendidikan.
“Terima kasih untuk para relawan yang telah membantu membersihkan fasilitas pendidikan. Kita harapkan aktifitas belajar mengajar dapat normal segera,” ucapnya.
Ditanya jumlah sekolah di jajarannya yang belum dibersihkan dari lumpur banjir, menurut Muslim, hanya SDN 11 Kuta Blang.
“Alhamdulillah rata-rata sekolah, baik PAUD, SD dan SMP sudah bersih dari lumpur,” pungkasnya. (Rizanur)











