KABAR BIREUEN, Surakarta – Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen memperluas jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) dengan 11 perguruan tinggi pengelola Program Studi Pendidikan Jasmani di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Komunikasi Pengelola Program Studi Pendidikan Jasmani Indonesia (FKPPS) yang digelar di Aula Hotel Lorin, Surakarta, pada 30 Juli hingga 4 Agustus 2026.
UNIKI mengirimkan dua delegasi, yakni Wakil Dekan FKIP Rahmi, M.Pd., dan Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI, Masyitah, M.Pd.
Rahmi mengatakan, selain mengikuti rangkaian Rakernas, pihaknya juga memanfaatkan forum tersebut untuk membangun komunikasi dan memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Pendidikan Jasmani.
“Melalui forum ini kami memperkuat sinergi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan jasmani,” ujarnya.
Rakernas FKPPS diikuti para pengelola Program Studi Pendidikan Jasmani dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Selama kegiatan, peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok kerja sesuai bidang pembahasan.

Rahmi bergabung dalam kelompok yang membahas penyamaan persepsi terhadap instrumen borang akreditasi 3.0 sekaligus penandatanganan MoA. Sementara Masyitah mengikuti kelompok kerja yang membahas pengembangan kurikulum Program Studi Pendidikan Jasmani berbasis Outcome Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan Kurikulum Nasional.
Menurut Rahmi, hasil Rakernas diharapkan dapat diimplementasikan di lingkungan FKIP UNIKI untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan jasmani.
Secara terpisah, Dekan FKIP UNIKI, Dr. Drs. M. Taufiq, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan FKIP UNIKI dalam Rakernas FKPPS menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.
BACA JUGA: Setelah ke Thailand, UNIKI Kembali Kirim Dosen dan Mahasiswa Ikuti Benchmarking di Malaysia
Ia menilai pembahasan mengenai kurikulum nasional pendidikan jasmani dan penyamaan persepsi terhadap instrumen akreditasi 3.0 akan menjadi bekal penting bagi pengembangan Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI ke depan.
“Kami berharap seluruh hasil pembahasan Rakernas dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan jasmani,” katanya.
Adapun perguruan tinggi yang menandatangani MoA dan IA dengan Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI meliputi Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UPI Bandung, PJKR Universitas Sebelas Maret, Penjaskesrek Universitas Musamus Merauke, PJKR STIP Citra Bakti Flores, Nusa Tenggara Timur, PJKR Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi, PJKR Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali, Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Hamzanwadi Lombok, Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Jambi, Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Jenderal Soedirman, PJKR Universitas Negeri Jakarta, serta Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura (Untan). (Red)











