KABAR BIREUEN, Bireuen – Pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah setempat, menyerahkan beasiswa kepada 1.506 santri berprestasi serta piagam penghargaan kepada 19 ulama dan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam mendukung Bireuen sebagai Kota Santri.
Seusai peringatan HSN tersebut di halaman Meuligoe Bireuen, Selasa pagi, 22 Oktober 2024, Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, S.H., M.M, mewakili Pj Bupati Bireuen yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P, menyerahkan secara simbolis beasiswa untuk santri berprestasi serta piagam penghargaan itu kepada sejumlah ulama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Mulyadi menjelaskan, pemberian beasiswa ini merupakan upaya pemerintah untuk memotivasi para santri agar terus meningkatkan kemampuan mereka. Terutama, dalam hal hafalan Al-Qur’an, kitab kuning, serta pendalaman ilmu agama Islam lainnya.
“Pemerintah berharap agar santri-santri di Bireuen dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan agama Islam, sehingga Bireuen tetap terjaga reputasinya sebagai Kota Santri,” ujar Mulyadi.
BACA JUGA: Seribuan Santri di Bireuen Ikuti Apel Peringatan HSN
Sementara Kadis Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P, menyampaikan, beasiswa yang diberikan pada peringatan HSN kali ini memiliki cakupan yang luas. Total anggaran disalurkan Pemkab Bireuen tahun 2024 ini sebesar Rp1.829.200.000 untuk beasiswa 1.506 santri warga Kabupaten Bireuen yang berprestasi.
Rinciannya, beasiswa itu diberikan kepada 1.100 Santri Miskin Berprestasi dengan total anggaran sebesar Rp1.100.000.000. Kemudian, kepada 213 Santri Hafalan Kitab dan Hadist Berprestasi dengan total anggaran sebesar Rp463.200.000. Berikutnya, untuk 193 Santri Hafidz Al-Qur’an Berprestasi dengan total anggaran Rp266.000.000.
“Beasiswa ini diberikan kepada mereka yang menunjukkan prestasi di berbagai bidang hafalan dan pendalaman kitab, dengan tujuan untuk memberikan dukungan penuh bagi pengembangan pendidikan agama di Kabupaten Bireuen,” jelas Anwar.
Penghargaan kepada Ulama dan Tokoh Masyarakat

Selain penyerahan beasiswa, Pemkab Bireuen juga memberikan penghargaan kepada 19 ulama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam mendukung Bireuen sebagai Kota Santri. Piagam penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Berikut ini 19 ulama dan tokoh masyarakat penerima piagam penghargaan sesuai jabatan masing-masing ketika itu:
- Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si (Bupati Bireuen tahun 2020)
- Dr. Hambali, S.E., M.Pd (Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) tahun 2020)
- Dr. Saifullah, S.Ag., M.Pd (Rektor Institusi Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh tahun 2020)
- Dr. Muntasir Abdul Kadir, M.A (Rektor IAI Al-Aziziyah Samalanga tahun 2020)
- Dr. Marwan, M.Pd (Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen tahun 2020)
- Tgk. H. Muhammad Amin Mahmud atau Abu Tumin (Pimpinan Dayah Almadinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh tahun 2020)
- Abu Syeikh H. Hasanoel Bashry HG atau Abu Mudi (Pimpinan Dayah Ma’had Ulum Diniyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga tahun 2020)
- Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu (Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga tahun 2020)
- Tgk. H. Sofyan Mahdi (Pimpinan Dayah Thauthiatuth Tulab Simpang Mamplam tahun 2020)
- TgK. H. Muhammad Ishak (Pimpinan Dayah YPI Darusa’adah Cot Tarom tahun 2020)
- Tgk. H. Yusuf A. Wahab (Pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb tahun 2020)
- Tgk. Al Ghazali Abdullah (Pimpinan Dayah Darul Ulum Putra Tanoh Mirah tahun 2020)
- Tgk. H. M. Yusuf Ali (Pimpinan Dayah Darusa’adah Cot Puuk Gandapura tahun 2020)
- Tgk. Nazaruddin H. Ismail (Pimpinan Dayah Budi Almukhtari Pante Pisang Peusangan)
- Drs. H. Maiyusri (Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh tahun 2020)
- Usamah El-Madny, S.Ag., M.M (Kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh tahun 2020)
- Ir. H. Nova Iriansyah, M.T (Gubernur Aceh tahun 2020)
- Drs. Muhammad Nasir (Kabid Pembinaan Santri Disdik Dayah Aceh tahun 2020)
- Dr. H. Iqbal, S.Ag., M.Ag (Kakanwil Kemenag Aceh tahun 2020)
Para penerima penghargaan tersebut dianggap berjasa dalam memperkuat fondasi agama dan pendidikan Islam di Bireuen, serta mendukung secara tertulis deklarasi Bireuen sebagai Kota Santri yang diajukan ke Gubernur Aceh pada tahun 2020.
“Dukungan mereka sangat berarti bagi keberhasilan Bireuen menjadi Kota Santri, dan penghargaan ini adalah bentuk rasa terima kasih kami atas kontribusi mereka yang luar biasa,” sebut Anwar.
Majukan Pendidikan Islam di Bireuen

Menurut Anwar, pemberian beasiswa dan penghargaan pada Hari Santri Nasional 2024 ini, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memajukan pendidikan Islam di daerahnya.
Selain sebagai apresiasi bagi para santri berprestasi dan ulama yang berjasa, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong generasi muda lainnya untuk terus belajar dan mendalami ilmu agama.
“Bireuen yang secara resmi dinobatkan sebagai Kota Santri sejak 2020, terus berupaya mempertahankan predikat tersebut melalui program-program yang mendukung pendidikan agama,” ujar Anwar.
Dijelaskannya, beasiswa yang diberikan mencakup berbagai kategori, mulai dari santri miskin berprestasi hingga santri dengan hafalan kitab dan Al-Qur’an.
Harapannya, pemberian beasiswa ini akan semakin memperkuat semangat para santri dalam menuntut ilmu dan melahirkan generasi penerus yang tangguh dalam bidang agama.
Dengan total anggaran Rp1,8 miliar lebih yang disalurkan, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pengembangan potensi santri-santri di Kabupaten Bireuen. Program ini juga menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan Bireuen sebagai pusat pendidikan Islam yang berkelanjutan di Aceh.
“Alhamdulillah, hingga kini Bireuen tetap dinobatkan sebagai Kota Santri. Melalui program ini, kita berharap bisa terus menjaga dan memperkuat identitas tersebut,” ucap pria yang akrab disapa Cek Wan ini. (Hermanto)










