KABAR BIREUEN, Peusangan – Memperingati Hari Damai Aceh, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen menunjukkan kepedulian kepada keluarga almarhum Sunardi alias Nek Amat, salah seorang anggota Komite Peralihan Aceh (KPA), yang meninggal dunia akibat tumor.
Kepedulian itu diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi sekaligus penyerahan santunan kepada keluarga almarhum di kediamannya, Gampong Karieng, Kecamatan Peusangan, Sabtu (15/8/2026).
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
Almarhum Nek Amat meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita. Santunan yang diserahkan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus menjadi dukungan moril bagi mereka yang ditinggalkan.
Menurut Alfian, peringatan Hari Damai Aceh tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dimaknai melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Perdamaian bukan hanya tentang berhentinya konflik, tetapi tentang bagaimana kita terus menjaga kepedulian, persaudaraan, dan kesejahteraan sesama. Semangat damai harus kita rawat melalui tindakan nyata dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar Alfian.
Ia menambahkan, kepedulian sosial dan silaturahmi merupakan bagian penting dalam menjaga nilai-nilai perdamaian Aceh agar tetap hidup di tengah masyarakat.
Alfian berharap semangat Hari Damai Aceh dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu, memperkuat persaudaraan, serta membangun kepedulian terhadap sesama.
“Kita berharap, semangat damai tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi menjadi nilai yang terus hidup dalam kehidupan masyarakat,” katanya. (Hermanto)












