Pelebaran Saluran Irigasi Mendesak untuk Cegah Ambruknya Jalan Pasar Induk Bireuen

KABAR BIREUEN – Sekira 20 meter di dua titik badan jalan ke Pasar Induk Bireuen ambruk diterjang bencana banjir kiriman Sabtu petang (2/5/2020), Akibat ambruknya separuh badan jalan sepanjang 20 meter, lalu lintas kenderaan roda empat dan roda dua menuju ke pasar induk terancam.

Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh H Ridwan Aziz,SH mengatakan, ambruknya badan jalan ke Pasar Induk Bireuen karena sebagian saluran irigasi dalam wilayah Desa Geulanggang Gampong masih lebarnya dua meter. Sedangkan sebagaian saluran irigasi masuk dalam wilyah Desa Pulo Ara Geudong Teungoh sudah diperlebar enam meter.

Dikatakan, volume arus banjir melalui saluran irigasi sangat tinggi karena tanggul irigasi Waduk Peuraden Kecamatan Juli sudah puluhan tahun jebol diterjang banjir setiap musim hujan Desa Pulo Ara terancam langganan banjir.

Syukur Alhamdulillah setelah Pemkab Bireuen memperlebar enam meter sebagian saluran irigasi banjir tidak meluap lagi merendam SDN 15 Pulo Ara dan rumah-rumah penduduk sekitarnya,” sebutnya.

badan jalan menuju Pasar Induk Bireuen amblas terkikis air

Begitupun, Desa Pulo Ara belum terbebas dari bencana banjir, akibat saluran parit dua sisi badan jalan negara Bireuen – Takengon sepanjang 1,5 km tidak berfungsi banjir bandang dari kecamatan Juli setiap musim hujan masih merendam rumah-rumah penduduk di kawasan jalan Bireuen – Takengon.

Awal Mei 2020 Desa Pulo Ara kembali tertimpa bencana banjir, sebagian ruas jalan masuk ke Pasar Induk Cureh sepanjang 20 meter ambruk diterjang banjir. Penyebab ambruknya badan jalan ke pasar Induk lantaran saluran irigasi yang lebarnya hanya dua meter tak mampu menampung arus banjir dari saluran irigasi diatasnya yang berlebar enam meter, sehingga banjir menerjang badan jalan.

Masyarakat Desa Pulo Ara berharap kepada Dinas terkait sebelum membangun kembali badan jalan yang sudah ambruk diterjang banjir, agar saluran irigasi lebar dua meter masuk dalam wilayah Desa Geulanggang Gampong sepanjang 100 meter lebih diperlebar menjadi enam meter. Kalau saluran irigasi tidak diperlebar sepanjang 100 meter lebih, badan jalan ke Pasar Induk Bireuen akan ambruk seluruhnya diterjang banjir.

Harapan yang paling utama pihak dinas terkait agar saluran parit jalan negara dari Simpang Pulo Ara, Telkom Bireuen hingga ke Alur Titi Rumbia sekira satu kilometer sudah puluhan tahun tidak berfungsi agar difungsikan dengan saluran parit terbuka tidak tertutup agar masyarakat lebih mudah bergotong royong membersihkan sampah yang tersumbat di parit jalan, harap Ridwan Aziz.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Bireuen, Mawardi,ST yang dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (5/5/2020) sudah meninjau ke lokasi ambruknya badan jalan ke Pasar Induk Cureh.

“Tentang rehabilitasi ambruknya badan jalan ke Pasar Induk Bireuen sedang dibahas dengan Bidang Irigasi. Tanpa pelebaran saluran irigasi rehab jalan akan sia-sia, khawatir diterjang banjir lagi,” ujarnya. (H AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Raih Medali Perak, PSSB Bireuen Runner-Up Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen harus puas meraih medali perak setelah keluar sebagai runner-up Piala Soeratin Aceh U-13 2026. Dalam laga final yang...

1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan 6C untuk Bekal Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, ,Peusangan – Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka di...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

KABAR POPULER

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Jejak Kebersamaan Masih Dikenang Wartawan, Kombes (Purn) T Saladin Terharu Dapat Anugerah Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ada momen yang menghangatkan suasana pada Konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Setdakab Bireuen,...