Rabu, 1 Juli 2026

Nyatakan Bukan Pelanggaran di Kotak Penalti, Keputusan Wasit Diprotes Pemain Bireuen FC

KABAR BIREUEN-Dalam sepakbola, wasit adalah salah satu dari setumpuk masalah, salah satunya ketika Bireuen FC menghadapi Persimura di liga 3 PSSI Reguler Aceh Pol B, yang berlangsung  di Stadion Cot Gapu Bireuen, Selasa (25/7/2017).

Keputusan wasit yang kontroversial membuat para pemain dan official  Bireuen FC  saat itu berang. Bahkan penonton pun merasa kesal dan secara spontan menyoraki wasit  dengan kata-kata tidak pantas terhadap sang pengadil, atas keputusan kontroversialnya.

Peristiwa itu terjadi pada menit ke-83 babak kedua, saat itu para pemain Bireuen FC sedang menyerang di pertahanan area kotak pinalti Persimura, salah satu pemain dari Persimura melakukan pelanggaran terhadap pemain Bireuen FC, hingga terjatuh di area tersebut.

Namun sang pengadil Bakhtiar dari Asprov PSSI Aceh, memberi aba-aba pertanda bukan suatu pelanggaran dan pertandingan terus dilanjutkan.

Sementara para pemain dari Bireuen FC tidak menerima dengan keputusan wasit, mereka menganggap itu merupukan suatu pelanggaran dan harus diberikan tendangan pinalti, karena pelanggaran terjadi dalam kotak pinalti.

Merasa dirugikan dengan keputusan wasit, para pemain dari Bireuen FC spontan melakukan protes dan mengejar sang pengadil, aksi saling dorong pun tak terhindarkan.

Akibatnya, suasana di tengah lapanganpun menjadi kacau, nyaris terjadi pemukulan terhadap wasit.

Melihat suasana sudah tidak terkendali lagi, para Panpel dan Assisten wasit berlari ke tengah lapangan untuk menenangkan para pemain yang sedang emosi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Peristiwa ini baru reda saat official dari Bireuen FC, masuk ke dalam lapangan menenangkan para pemainnya, sehingga pertandingan pun dapat dilanjutkanm

Namun wasit tetap dengan keputusannya, tidak terjadi pelanggaran sehingga Persimura terhindar dari hukuman pinalti.

Selang dua menit kemudian, Ketegangan kembali terjadi, kali ini wasit meniupkan peluit pelanggaran yang dilakukan pemain Persimura di daerah pertahanannya, sehingga menguntungkan Bireuen FC. Keputusan ini diprotes keras pemain Persimura.

Setelah tenang, pertandingan kemudian dilanjutkan, sampai berakhirnya laga, kedua tim berbagi skor 0-0.

Abdullah Hamid salah satu penonton warga Kutablang kepada Kabar Bireuen mengatakan, untuk menjaga hal-hal yang tidak kita harapkan, sebaiknya di pertandingan selanjutnya, Bakhtiar, wasit dari Asprov PSSI Aceh ini, jangan memimpin pertandingan lagi.

Menurut penonton lainnya, Jamaluddin Abdullah, warga Kecamatan Juli, wasit memiliki peran yang tak kalah penting dengan pemain di lapangan, mereka harus memimpin pertandingan dengan baik,

Siapapun wasit yang memimpin pertandingan diharapkan bisa bertindak adil,  agar tidak ada yang dirugikan bagi kedua tim.

“Wasit juga harus fair play, lebih jeli dan tegas, supaya pertandingan berjalan lancar,” pungkasnya. (Herman Suesilo)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor Usaha Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...