KABAR BIREUEN – Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bireuen menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Rabu (25/10/2023) pagi.
Hadir dalam Muskab itu antara lain Pengurus PDBI Aceh, Asep Rahmat Maulana, Ketua KONI Bireuen, H Mukhlis S.H, dalam hal ini diwakili Ketua Harian Drs. Murdani.
Kemudian, Ketua dan Pengurus PDBI Bireuen Periode 2019-2023, sejumlah ketua/pengurus PDBI sekolah dan sanggar dalam Kabupaten Bireuen dan undangan lainnya.
Pada Musyawarah PDBI Kabupaten Bireuen itu menghasilkan kesepakatan, Zamzami, S.Pd terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bireuen.
Zamzami yang juga sebagai Sekum KONI Bireuen terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDBI Kabupaten Bireuen untuk masa bakti 2023 – 2027.
Zamzami merupakan satu-satunya calon ketua terpilih menggantikan Ketua PDBI Kabupaten Bireuen sebelumnya, Drs. Muhammad Nasir, M.Pd.
Pada kesempatan itu, Ketua Harian KONI Bireuen, Murdani, menyampaikan sambutan Ketua KONI Bireuen H Muhklis S.H.
Dalam inti sambutanya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muskab dan sesuai aturan dan AD/ART PDBI.
Kepada ketua terpilih untuk segera menyusun pengurus dan usulkan ke Pengprov PDBI Aceh rekom KONI.
Dikatakan, PDBI merupakan salah satu cabang olahraga dibawah KONI Bireuen, juga sangat berperan dalam menjaga dan meningkatkan prestasi atlet.
Untuk itu PDBI Bireuen diharapkan untuk melakukan pembinaan terhadap Drum Band termasuk Drum Band yang ada di sekolah-sekolah.
Kemudian melakukan tahapan-tahapan persiapan atlet untuk Drum Band untuk mengikuti
PORA XV 2026 Aceh Jaya, dan mengikat para atlet kita agar tidak membela kabupaten lain.
“Kita harapkan ketua terpilih dapat bekerjasama dengan pengurus untuk memajukan PDBI Kabupaten Kabupaten Bireuen,” harapnya.
Atas nama KONI Bireuen mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ketua sebelumnya, Muhammad Nasir, beserta pengurus yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya.
Dimana dibawah kepimpinan beliau beserta pengurusnya telah melakukan beberapa terobosan untuk kemajuan PDBI di Bireuen. Di antaranya, berhasil dengan baik dan sukses Bireuen menjadi tuan rumah Pra Pora XIV.
Pada Pra Pora ke XIV lalu, di Bireuen hanya PDBI satu-satunya cabor yang berani menerima tantangan sebagai tuan rumah, meskipun pengurus cabor lain ada juga tawaran untuk menjadi tuan rumah, namun tidak diterima dikarenakan masa itu terkendala dengan anggaran dan Covid-19.
Kemudian, meraih prestasi di tingkat Provinsi dengan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV Tahun 2023 di Pidie.
Sementara itu, Ketua PDBI terpilih Zamzami S.Pd dalam sambutan perdananya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban tugas dan amanah sebagai Ketua Umum PDBI Kabupaten Bireuen Periode 2023-2027.
Menurutnya, salah satu tugas besar selaku ketua baru adalah melakukan berbagai persiapan sejak dini untuk meraih medali di berbagai even dan meraih medali sebanyak-banyaknya di PORA XV tahun 2026 nanti di Kabupaten Aceh Jaya.
Untuk itu dirinya mohon dukungan serta bimbingan dari semua pihak agar PDBI Bireuen bisa meraih prestasi terbaik.
“Kami harapkan dukungan stakeholder untuk memajukan olahraga drum band di Kabupaten Bireuen yang kita cintai ini,” pinta Zamzami.
Sebelumnya, Ketua PDBI Bireuen periode 2019-2023, Drs Muhammad Nasir, M.Pd, mengatakan, selaku ketua PDBI Bireuen periode 2019-2023 mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan semua pihak yang telah sama-sama bekerja dan bekerja sama mensukseskan program-program PDBI Bireuen selama kepengurusan tersebut.
Dengan keterbatasan dan kemampuan bersama, Insya Alah telah dapat melalui program-program PDBI tersebut dengan baik walaupun masih banyak kekurangannya.
Dalam perjalanan waktu, kepengurusan PDBI periode 2019-2023 tentunya dia sebagai Ketua Umum masih banyak kekurangan.
Terutama dalam menjalin komunikasi, koordinasi dengan semua pihak serta mungkin ada janji-janji yang belum terpenuhi saat menjadi Ketua PDBI, Muhammad Nasir memohon maaf sebesar-besarnya atas keterbatasan yang dimiliki.
“Semoga semua pihak ikhlas untuk memaafkan saya atas kekurangan dan keterbatasan yang saya miliki, saat menjadi ketua PDBI Kabupaten Bireuen,” pinta Muhammad Nasir. (Herman Suesilo)













