KABAR BIREUEN, Kota Juang – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bireuen, H Mukhlis SH ST mengingatkan kepada Pengurus Cabang (Pengcab) yang sudah habis masa kepengurusannya, agar segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).
Ini demi kelancaran kepengurusan di cabang masing-masing, yang nantinya diharapkan seluruh Cabor dapat memaksimalkan persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2025.
Hal itu dikatakan Mukhlis dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Bireuen dengan Pengurus Cabor, persiapan menyongsong Pra PORA 2025, Kamis (23/5/2024) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Komplek SKB Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.
Mukhlis mengharapkan setiap Cabor harus menyiapkan segala sesuatunya untuk mencapai hasil maksimal.
“Saya berharap seluruh pengurus KONI dan Pengcab di Bireuen dapat bersinergi dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Pra PORA 2025. Sehingga, bisa membawa prestasi yang lebih gemilang untuk Bireuen,” harapnya .
Mukhlis menyebutkan, masa kepengurusannya untuk periode kedua, akan berakhir pada 2026 nanti.
Karena itu, perlu adanya tongkat estafet kepempinan selanjutnya, agar KONI Bireuen bisa lebih baik lagi di masa mendatang.
Dia yakin banyak orang lebih mampu dan membawa harum nama Kabupaten Bireuen.

“Calon ketua KONI Bireuen nantinya haruslah yang peduli olahraga serta memiliki finansial yang memadai. Ini demi mendukung operasional KONI Bireuen dan agar kegiatan KONI tidak terhambat karena ketiadaan dana,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Mukhlis Takabeya tersebut menceritakan bagaimana awal kepemimpinannya dulu, yang baru terpilih sebagai Ketua KONI Bireuen tahun 2018, tapi langsung menghadapi PORA di Aceh Besar.
Dikatakannya, pada PORA 2018 di Aceh Besar itu, Bireuen hanya berada di peringkat ke-18, sehingga mendapatkan banyak kritikan atas hasil yang dicapai tersebut
“Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga baginya dan pengurus KONI, sehingga dirinya berupaya semaksimal mungkin, termasuk dari segi dukungan finansial agar kejadian di PORA Aceh Besar tidak terulang lagi pada PORA 2022 di Pidie,” jelasnya.
Hasilnya, Bireuen berhasil memperbaiki peringkat, masuk sepuluh besar, menempati posisi keenam
Panitia rakor, yang juga Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bireuen Zamzami S.Pd MM melaporkan, hadir pada Rakor tersebut masing- masing dua orang dari setiap pengurus Cabor.
“Dari total 43 Cabor, ada 39 Pengurus Cabor yang menghadiri rakor. Sedangkan jumlah pengurus KONI Bireuen yang hadir cukup memuaskan,” sebutnya.
Dalam Rakor tersebut sejumlah Pengurus Cabor memberikan masukan saran terkait kepelatihan wasit dan bantuan untuk keberangkatannya ke Jakarta.
Tampak hadir dalam Rakor tersebut, Ketua Harian KONI Bireuen, Drs Murdani, Wakil Ketua III Mawardi Ali, S.STP MSi, Wakil Ketua IV, M Usdami, SE, Sekretaris I, Sardani S.Pd, Wakil Bendahara I, Fuadi SE, serta pengurus KONI Bireuen lainnya. (Ihkwati)












