Rabu, 20 Mei 2026

Gunakan Perahu Rakitan Seadanya, PMI Gandapura Evakuasi Warga Korban Banjir

KABAR BIREUEN, Gandapura –  Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Gandapura terpaksa merakit perahu darurat dari drum untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir, setelah speed boat yang mereka miliki tidak bisa digunakan karena lantainya dicuri dua bulan lalu.

Kondisi tersebut menjadi sorotan di tengah upaya penyelamatan di kawasan yang mengalami banjir besar pada Rabu (10/12/2025).

Ketua PMI Gandapura, Nurdin bin Dagang, mengatakan, seharusnya PMI memiliki perahu karet yang mampu menjangkau seluruh desa terdampak. Namun, hilangnya lantai speed boat memaksa relawan mencari solusi cepat.

“Padahal kalau ada boat karet, semua desa bisa kami lalui,” ujar Nurdin yang akrab disapa Apadin ini.

Untuk tetap bergerak, para anggota PMI merakit perahu menggunakan drum sebagai pelampung dan papan kayu sebagai lantai. Perahu darurat ini kemudian digunakan menembus derasnya arus untuk menyelamatkan warga yang masih terjebak banjir.

Banjir di Gandapura menelan dua korban jiwa. Janidah (45), warga Gampong Teupin Siron, terseret arus saat mencoba menyelamatkan diri. Sementara Zikri, warga Samuti Krueng, ditemukan meninggal di sebuah gubuk tambak.

Anggota PMI Gandapura sedang mengevakuasi korban mrninggal, Janidah, di Gampong Teupin Siron untuk dibawa ke Puskesmas Gandapura. (Foto: Dok. PMI Gandapura)

Selain itu, longsor terjadi di tepi sungai kawasan Teupin Siron–Blang Guron. Sekitar 50 hektare sawah tertimbun tanah setinggi satu meter.

Nurdin melaporkan, lima rumah rusak di Gampong Ceubo dan dua rumah hilang, serta satu rumah hilang di Teupin Siron. Ketinggian air di Ceubo mencapai tiga meter dan menenggelamkan 100 ekor kambing siap jual, masing-masing bernilai sekitar Rp2,5 juta.

Total 27 gampong di tiga kemukiman terdampak banjir besar tersebut: Gandapura Timur (11 gampong), Gandapura Barat (13 gampong), dan Gandapura Buket Rata (3 gampong).

“Bumi dan air milik negara, ketika banjir urusan sendiri,” kata Apadin dengan nada getir

Gampong Keude Lapang menjadi salah satu wilayah yang mulai menyalurkan bantuan masa panik berupa beras, minyak goreng, dan telur. Sementara di Gampong Samuti Makmur, yang memiliki 360 kepala keluarga, bantuan diberikan sejak hari pertama.

Anggota PMI Gandapura saat membagikan sembako ke warga. (Foto: Dok. PMI Gandapura)

“Tambak seluas 170 hektare gagal panen, kerugian belasan juta rupiah. Di dalamnya berisi udang dan bandeng,” jelas Keuchik Mahdi Cobra.

Warga Samuti sempat mengungsi ke meunasah, namun ketika air terus naik, mereka diarahkan ke Masjid Baitul Makmur. Hingga kini, sekitar 20 warga masih bermalam di masjid dan meunasah karena rumah mereka belum layak ditinggali.

Kepala MIN 6 Bireuen, Maryani S.Ag, mengatakan madrasah yang berada di Samuti Makmur itu terendam banjir setinggi 1,2 meter. Seluruh dokumen penting basah, sementara lumpur setebal hampir 40 cm memenuhi ruang kelas.

“Untuk menghilangkan lumpur, guru membersihkan satu per satu kelas agar lebih mudah dikerjakan,” ucap Maryani.

Ia menambahkan, sepanjang 60 meter pagar belakang sekolah roboh akibat banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. (Faisal Ali) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

11 Atlet Kempo Bireuen Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebanyak 11 atlet Kempo Bireuen sukses lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut setelah 11...

Warga Berharap Bupati Bireuen Alokasikan Anggaran untuk Peningkatan Jalan Akses ke Lapangan Paya Kareung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, Warga Kabupaten Bireuen, khususnya peminat olahraga, mengharapkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan akses ke lapangan...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

PW APRI Aceh dan Humas Kemenag Aceh Gelar Webinar Penulisan Berita Online

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memperkuat peran penghulu di bidang literasi, terutama penulisan berita di website organisasi, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia...

KABAR POPULER

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Lokasinya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 11 kecamatan. Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya...

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Al-Farlaky Jadi Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa 2017

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh melalui Kabid Humas ,Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, SIK, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan...