KABAR BIREUEN– Penggalangan dana yang dilakukan oleh Grup Aneuk Rantau Acheh Malaysia (GARAM) untuk membantu Dayah Bustanul Huda, Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur yang terbakar beberapa waktu lalu, diperpanjang sampai 25 November 2017.
Seharusnya menurut rencana semula, penyaluran dana hasil penggalangan yang dilakukan hampir satu bulan itu dilaksanakan pada 16 November 2017 lalu, namun jadwalnya dirubah dan penggalangan dana diperpanjang.
Hal itu dikatakan pengurus GARAM, Samsuddin atau akrab disapa Sam Diego kepada Kabar Bireuen, Minggu (19/11/2017) yang menyebutkan,dia bersama pengurus GARAM Sah Putra Sah, Muhd Nabil dan Tetamu Senja menyepakati untuk merubah jadwal penyaluran dana karena saat ini Tgk Haji Muhammad Ali, Pimpinan Dayah Bustanul Huda sedang mengajar pengajian di negeri jiran Malaysia.
“Saya sudah menghubungi salah satu teungku Dayah Bustanul Huda, katanya abu akan pulang ke tanah air pada 22 November 2017,” sebutnya.
Disebutkan Sam Diego, dia perlu meluruskan kepada semua pihak supaya tidak terjadi sebarang fitnah karena penggalangan dana dalam dunia maya yang mereka lakukan. Pengurus GARAM tetap berkomitmen saling terbuka dalam hal penggalangan dan npenyaluran dana bantuan atau sedekah dari rekan-rekan semua.
Karena itulah, kata Sam Diego, penggalangan dana tersebut diperpanjang sampai 25 November 2017. Hingga saat ini sedekah yang sudah dikumpulkan sebanyak Rp17. 506.000.
“Jadwalnya, kami rencanakan penyaluran dana untuk Dayah Bustanul Huda pada Minggu (26/11/2017). Harapan kami sebelum kami serahkan sumbangan ada tambahan derma dari saudara-saudara yang lain,” harapnya. (Ihkwati)









