Sabtu, 6 Desember 2025

Forkomabir: Cara Berpikir Suhaimi Hamid Merugikan Daerah

KABAR BIREUEN – Pernyataan seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen yang mempermasalahkan anggaran untuk pembangunan Stadion Paya Kareung sebesar Rp10 miliar dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), menuai tanggapan dari Forum Komunikasi Pemuda Mahasiswa Bireuen (Forkomabir) Wilayah DKI Jakarta.

Ketua Forkomabir, Agussalim, dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu, 27 Juli 2022, mengaku, sangat menyayangkan pernyataan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid, di media massa, terkait anggaran untuk pembangunan stadion tersebut. Padahal yang bersangkutan adalah pimpinan dewan.

“Dia terlibat dalam proses pembahasan anggaran. Apalagi mengingat sidang paripurna pengesahan APBK Bireuen tahun anggaran 2022, dipimpin oleh Suhaimi dan beliau yang mengetuk palunya,” ungkap Agussalim.

Menurut Agsal, begitu sapaan akrab Agussalim, seharusnya dewan berpikir secara visioner untuk kemajuan Bireuen ke depan. Bukan malah melemparkan hal-hal yang kontraproduktif dan membingungkan publik.

Menyangkut rencana pengalihan anggaran yang bersumber dari DOKA untuk pembangunan Stadion Paya Kareung sebesar Rp10 miliar, sebut Agsal, harus dipertimbangkan dulu seperti apa mekanisme dan tahapan yang ingin dijalankan.

“Berhubung, sampai saat ini Rancangan Qanun (Ranqanun) pertanggungjawaban APBK TA 2021 yang telah diserahkan oleh eksekutif jauh-jauh hari kepada DPRK, masih belum juga mereka selesaikan,” sebut Aqsal.

Secara aturan, menurut dia, apabila Ranqanun pertanggungjawaban APBK TA 2021 belum menjadi qanun, otomatis Perubahan APBK TA 2022 pun tidak bisa dilakukan, ditambah lagi dengan limit waktu yang tersisa. Memangnya seperti apa tahapan perencanaan, pembahasan serta realisasinya yang ingin dilakukan?

“Apakah pihak DPRK Bireuen sudah mempertimbangkan hal ini? Atau ini memang hanya spekulasi dan panggung Suhaimi Hamid saja untuk terlihat hebat di mata publik. Jangan-jangan, saudara Suhaimi sendiri yang tidak memahami proses dan alur penganggarannya,” tanya Aqsal.

Dijelaskannya, kalaupun langkah pengalihan itu dilakukan dan dipaksakan oleh pihak DPRK dan kemudian tidak siap sampai akhir tahun, sejauh mana tanggung jawab DPRK jika anggaran tersebut tidak terealisasi? Jika dana itu menjadi Silpa, otomatis penerimaan DOKA untuk Kabupaten Bireuen tahun 2023 yang besarannya Rp32 miliar, akan dikurangi Rp10 miliar dari dana Silpa tahun ini.

“Hal itu akan sangat merugikan daerah. Seyogyanya dewan berpikir secara rasional. Jangan mengedepankan tendensi-tendensi dan kepentingan politik pribadi,” tegas aktivis HMI ini.

Forkomabir juga mempertanyakan apa maksud dari seorang anggota dewan yang notabene Wakil Ketua II DPRK Bireuen, mempermasalahkan dana untuk pembangunan stadion Paya Kareung. Apa tujuan sebenarnya?

Karena itu, Agsal meragukan dan menyangsikan integritas, kapabilitas DPRK Bireuen menyangkut penganggaran, khususnya kepada Suhaimi. Dalam hal ini, statemennya sangat membingungkan publik.

Forkomabir meminta kepada pemerintah untuk segera merealisasikan kegiatan tersebut. Terlepas jadi atau tidak Bireuen sebagai salah satu tuan rumah PON 2024. Sebab, stadion dibutuhkan permanen oleh masyarakat Bireuen, bukan untuk menyambut perhelatan PON saja.

Agsal mengharapkan, siapapun yang akan memimpin Kabupaten Bireuen nantinya, harus bisa menghadirkan stadion yang representatif untuk rakyat Bireuen.

“Bireuen saat ini membutuhkan stadion yang layak. Banyak bibit-bibit olahragawan dan atlet di tengah-tengah masyarakat Bireuen, khususnya dunia sepak bola,” ujar Aqsal. (Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Demi Percepat Mobilisasi Bantuan Banjir, HRD Minta Menteri PU Buka Tol Ruas Seulimum-Padang Tiji...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Banjir besar yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh sejak 26 November 2025 terus menimbulkan dampak serius pada konektivitas antarwilayah. Sejumlah...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

KABAR POPULER

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Listrik Sering Padam di Kota Bireuen, Pelayanan di RSUD dr Fauziah Terancam ‘Lumpuh’

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN di Kota Bireuen Provinsi Aceh berdampak pada layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr...

Staf Khusus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Rusak Akibat Banjir di Bireuen, Serahkan Bantuan Rp300 Juta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, PhD, meninjau sekolah-sekolah yang rusak dan...

Demi Percepat Mobilisasi Bantuan Banjir, HRD Minta Menteri PU Buka Tol Ruas Seulimum-Padang Tiji...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Banjir besar yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh sejak 26 November 2025 terus menimbulkan dampak serius pada konektivitas antarwilayah. Sejumlah...