Minggu, 21 Juni 2026

FGD Forum Pembauran Kebangsaan Bireuen, Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Bireuen Tahun 2024.

Kegiatan itu dibuka oleh Pj Bupati Bireuen Jalaluddin, S.H.,M.M diwakili Plt Kepala Kesbangpol Bireuen Mulyadi, S.H.M.M, di Room Meeting Wisma Bireuen Jaya, Rabu (2/10/2024).

Mulyadi membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bireuen, dalam inti arahannya disampaikan, Pembauran Kebangsaan di daerah dimana Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) adalah wadah informasi, komunikasi dan kerja sama antara warga masyarakat yang di arahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

“Penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagi ras, suku, etnis,” ujarnya.

Melalui interaksi sosial untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lanjut Mulyadi, menjelang Pilkada serentak tahun 2024 peran serta Forum Pembauran Kebangsaan sangatlah penting dalam rangka mengantisipasi kerawanan pemilu dan dalam menghadapi segala macam tantangan dengan meredam potensi konflik yang kemungkinan akan terjadi ketika Pilkada.

“Boleh kita berbeda pilihan asal jangan terpecah belah,” sebutnya.

Dengan harapan, tidak meninggalkan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa yang menjadi acuan di dalam pancasila yang dapat mempersatukan  dalam keadaan apapun.

“Mari kita bersatu padu jangan bercerai berai dan semakin memperkokoh semangat dan jiwa kebangsaan kita dalam menghadapi semua persoalan anak bangsa,” tutup Plt Kepala Kesbangpol.

Panitia pelaksana kegiatan Nurhayati, S.E melaporkan, kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan pemahaman tentang pembauran kebangsaan dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan pembauran kebangsaan.

Kemudian, menciptakan kesamaan persepsi, tugas dan tanggung jawab FPK, dalam mewujudkan dan memelihara keharmonisan antar suku, ras, etnis, budaya dan adat istiadat.

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.

Menjaring aspirasi masyarakat dalam pemeliharaan pembauran kebangsaan didaerah.

“Dan sebagai bahan masukan untuk penyusunan kebijakan Pemerintah,” katanya.

Focus Group Discussion Forum Pembauran Kebangsaan diikuti sekira 25 peserta.

“Peserta tersebut terdiri dari Dewan Pembina 12 orang dan 13 orang yang tergabung dalam FPK Kabupaten Bireuen terdiri dari instansi terkait, akademisi, perwakilan ulama, para perwakilan suku dan etnis,” sebut Nurhayati. (Hermanto).

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

666 Lulusan Umuslim Diwisuda, Bupati Bireuen Harap Jadi Agen Perubahan bagi Daerah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 666 lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister Universitas Almuslim (Umuslim) resmi diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XL...

Fluktuasi Harga Pangan Pokok di Indonesia dan Dampaknya terhadap Petani Kecil

0
Oleh: Adiyat Mathar Mahasiswa Fakultas Saints dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta PANGAN pokok merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Berbagai komoditas seperti...

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Meski Hujan, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Mapolda Aceh untuk menghadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 yang dirangkai dengan Kajian Islami bersama...

Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja

0
KABAR BIREUEN,Bekasi—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sepakat menjalin kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Undang Rektor, Kementerian PU Mulai Bahas Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rencana pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen memasuki tahap penting. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana...

Wabup Bireuen: Sekolah Harus Jadi Laboratorium Hidup untuk Mencetak Petani Modern

0
KABAR BIREUEN, Juli – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, mengatakan, sekolah harus menjadi laboratorium hidup yang mampu melahirkan generasi petani modern...

Polda Aceh Amankan Lima Pelaku Pemerasan dan Pungli di Kawasan Wisata Lamreh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh berhasil mengungkap kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar (pungli) yang terjadi di...

666 Lulusan Umuslim Diwisuda, Bupati Bireuen Harap Jadi Agen Perubahan bagi Daerah

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 666 lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Magister Universitas Almuslim (Umuslim) resmi diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XL...