Selasa, 5 Mei 2026

FGD Forum Pembauran Kebangsaan Bireuen, Perkokoh Persatuan dan Kesatuan

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Bireuen Tahun 2024.

Kegiatan itu dibuka oleh Pj Bupati Bireuen Jalaluddin, S.H.,M.M diwakili Plt Kepala Kesbangpol Bireuen Mulyadi, S.H.M.M, di Room Meeting Wisma Bireuen Jaya, Rabu (2/10/2024).

Mulyadi membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bireuen, dalam inti arahannya disampaikan, Pembauran Kebangsaan di daerah dimana Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) adalah wadah informasi, komunikasi dan kerja sama antara warga masyarakat yang di arahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

“Penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagi ras, suku, etnis,” ujarnya.

Melalui interaksi sosial untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lanjut Mulyadi, menjelang Pilkada serentak tahun 2024 peran serta Forum Pembauran Kebangsaan sangatlah penting dalam rangka mengantisipasi kerawanan pemilu dan dalam menghadapi segala macam tantangan dengan meredam potensi konflik yang kemungkinan akan terjadi ketika Pilkada.

“Boleh kita berbeda pilihan asal jangan terpecah belah,” sebutnya.

Dengan harapan, tidak meninggalkan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa yang menjadi acuan di dalam pancasila yang dapat mempersatukan  dalam keadaan apapun.

“Mari kita bersatu padu jangan bercerai berai dan semakin memperkokoh semangat dan jiwa kebangsaan kita dalam menghadapi semua persoalan anak bangsa,” tutup Plt Kepala Kesbangpol.

Panitia pelaksana kegiatan Nurhayati, S.E melaporkan, kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan pemahaman tentang pembauran kebangsaan dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan pembauran kebangsaan.

Kemudian, menciptakan kesamaan persepsi, tugas dan tanggung jawab FPK, dalam mewujudkan dan memelihara keharmonisan antar suku, ras, etnis, budaya dan adat istiadat.

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.

Menjaring aspirasi masyarakat dalam pemeliharaan pembauran kebangsaan didaerah.

“Dan sebagai bahan masukan untuk penyusunan kebijakan Pemerintah,” katanya.

Focus Group Discussion Forum Pembauran Kebangsaan diikuti sekira 25 peserta.

“Peserta tersebut terdiri dari Dewan Pembina 12 orang dan 13 orang yang tergabung dalam FPK Kabupaten Bireuen terdiri dari instansi terkait, akademisi, perwakilan ulama, para perwakilan suku dan etnis,” sebut Nurhayati. (Hermanto).

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh Libatkan Mahasiswa dalam Evaluasi Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, bersama para Asisten dan jajaran SKPA terkait, menggelar Focus Group Discussion...

Timbulkan Kecemasan bagi Warga Miskin, Pimpinan DPRK Bireuen Desak Mualem Cabut Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua dan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau Mualem, agar segera...

Aksi Damai Jilid III Kembali Tuntut Hak Korban Banjir dan Transparansi Data, Kalak BPBD...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Koalisi Gerakan Sipil Bireuen kembali menggelar aksi demo di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Senin (4/5/2026). Orator Akhyar Rizki menyebutkan, aksi damai jilid...

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuek dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan perannya sebagai mitra utama masyarakat Aceh dalam perjalanan ibadah haji dengan menggelar seremoni...

Peringatan Hardiknas di Bireuen, Kuatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, melaksanakan upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

KABAR POPULER

Timbulkan Kecemasan bagi Warga Miskin, Pimpinan DPRK Bireuen Desak Mualem Cabut Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua dan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau Mualem, agar segera...

Peringatan Hardiknas di Bireuen, Kuatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, melaksanakan upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Aksi Damai Jilid III Kembali Tuntut Hak Korban Banjir dan Transparansi Data, Kalak BPBD...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Koalisi Gerakan Sipil Bireuen kembali menggelar aksi demo di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Senin (4/5/2026). Orator Akhyar Rizki menyebutkan, aksi damai jilid...

Irigasi Krueng Pase Tak Berfungsi, Petani Aceh Utara Mengadu ke HRD

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara – Harapan petani untuk kembali menggarap sawah yang bertahun-tahun terbengkalai mengemuka dalam pertemuan dengan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...