Rabu, 15 April 2026

Etika Komunikasi Politik Dalam Ranah Kota Santri

Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen

KOTA santri merupakan lingkungan yang berbasis nilai-nilai Islam dengan pondok pesantren (dayah) sebagai pusat pendidikan agama dan moral.

Dalam konteks komunikasi politik, kota santri memiliki pendekatan yang khas karena berlandaskan pada ajaran Islam, adab dan kearifan lokal.

Berikut beberapa aspek penting yang coba dirangkum dari berbagai sumber murni untuk bahan edukasi terkait “Etika Komunikasi Politik Dalam Ranah Kota Santri”, mudah-mudahan jadi model untuk Kabupaten Bireuen serta menghindari ghibah di bulan suci Ramadhan ini.

1. Kejujuran dan Transparansi

Komunikasi politik yang sesuai dengan Kota Santri harus didasarkan pada kejujuran sebagaimana ajaran Islam yang menekankan kejujuran sebagai bagian dari akhlak mulia. Transparansi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat harus menjadi prioritas untuk menghindari fitnah dan hoaks.

2. Santun dan Beradab

Komunikasi politik dalam ranah kota santri harus mencerminkan nilai-nilai kesantunan dan kelembutan sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan sunnah. Hindari ujaran kebencian, fitnah dan provokasi yang dapat memecah belah umat.

3. Musyawarah dan Konsensus

Dalam tradisi kota santri, setiap keputusan politik sebaiknya diambil melalui musyawarah dengan prinsip syura (berkonsultasi). Komunikasi politik selalu mengedepankan kepentingan umat daripada kepentingan individu atau kelompok tertentu.

4. Menjaga Ukhuwah Islamiyah

Etika komunikasi politik harus memperkuat persatuan umat Islam dan menghindari perpecahan.

Politik yang berbasis kota santri harus mengutamakan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) tanpa mengabaikan keberagaman yang ada. Kolaborasi lintas partai dan antara eksekutif dan legislatif menjadi sangat penting untuk keharmonisan pembangun masa depan.

5. Mengutamakan Kemaslahatan Umat

Komunikasi politik harus diarahkan untuk kepentingan umat, bukan sekadar ambisi kekuasaan kepentingan segelintir kelompok.

Dalam perspektif kota santri, pemimpin dan politisi harus menjadi pelayan umat yang siap mengemban amanah dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab.

6. Menjauhi Politik Praktik Kotor (Money Politics dan Hoaks)

Politik uang dan penyebaran berita bohong bertentangan dengan ajaran Islam dan tradisi dayah sebagai pondasi kota santri.

Komunikasi politik harus berdasarkan dalil dan fakta, bukan manipulasi informasi untuk keuntungan kelompok tertentu.

7. Menghormati Perbedaan Pendapat

Dalam Islam, perbedaan adalah rahmat. Oleh karena itu, dalam komunikasi politik, perbedaan pendapat harus disikapi dengan bijaksana dan tetap dalam bingkai persaudaraan.

Sikap toleran dan saling menghormati sangat ditekankan dalam komunikasi politik kota santri.

Dengan mengedepankan etika komunikasi politik yang berbasis nilai-nilai Islam dan tradisi dayah, kota santri dapat menjadi model komunikasi politik yang santun, beradab, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Jikapun belum mampu melaksanakan sesuai harapan, Islam menganjurkan “Falyakul Khairan au liyasmut” (katakan yang baik atau diam) itu jauh lebih baik. [*]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Fakultas Teknik Umuslim Siapkan Mahasiswa KIP Jadi Duta Kampus

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar coffee morning yang mempertemukan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan jajaran pimpinan...

Usai Kebakaran Aspol Lamteumen Kembali Dibangun, Kapolda Aceh Sebut Bagian dari Pemenuhan Hak Dasar...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak...

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

KABAR POPULER

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Fakultas Teknik Umuslim Siapkan Mahasiswa KIP Jadi Duta Kampus

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar coffee morning yang mempertemukan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan jajaran pimpinan...

Usai Kebakaran Aspol Lamteumen Kembali Dibangun, Kapolda Aceh Sebut Bagian dari Pemenuhan Hak Dasar...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak...