Selasa, 5 Mei 2026

Danrem Lilawangsa Kerahkan Personel TNI, Evakuasi Korban Sekeluarga Tertimbun Longsor di Aceh Tengah

KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Pasca curah hujan tinggi, banjir dan tanah longsor melanda Desa Rampung Ara, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (9/10/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga tergenang air dan tertimbun lumpur. Jalan menuju ke pusat kota Takengon, lumpuh total. Tidak dapat dilalui, akibat tertimbun tanah dan material longsor.

Menerima informasi tersebut, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran menginstruksikan personel TNI Kodim 0106 Aceh Tengah, untuk membantu warga yang terdampak bencana, termasuk mengevakuasinya jika ada korban.

“Informasi yang diterima dari Dandim Aceh Tengah, bencana menelan korban empat warga. Namun, saat ini sudah ditemukan dan dievakuasi. Kita mengerahkan personel TNI gabungan bersama intansi yang ada di Aceh Tengah, untuk membantu pembersihan puing-puing pasca bencana banjir dan tanah longsor,” ujar Danrem, Rabu (9/10/2024).

Danrem Ali Imran mengatakan, sulitnya lokasi, pencarian korban sempat terhenti akibat tertimbun longsor tanah tebal disertai material kayu. Karena itu, pencarian korban dilanjutkan setelah shalat subuh dan dibantu dua alat berat.

“Pencarian sempat terhenti, korban timbunan longsor tanah padat, menyebabkan sulitnya pencarian oleh personil gabungan dari Polsek dan Koramil 10/Celala, BPBD dan Tim SAR Aceh Tengah, dibantu masyarakat setempat. Namun, korban dapat ditemukan setelah dibantu dua unit alat berat Exavator dan Whelloader BPBD Aceh Tengah,” sebut Danrem.

Alat berat dikerahkan untuk mencari korban sekeluarga terdampak tanah longsor Desa Rampung Ara, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (9/10/2024). (Foto: Kodim 0106/Ateng)

Dijelaskannya, penemuan korban tanah longsor tersebut dalam waktu yang berbeda. Sekitar pukul 07.30 WIB, berhasil ditemukan dua korban yang telah meninggal, yakni Caysar Sofian (ayah) berusia 29 tahun dan Sofia Putri (anak) berusia 11 tahun.

Sedangkan dua lagi korban meninggal yakni Putri Ananda (ibu) berusia 28 tahun dan Gibran (anak) berusia empat tahun, ditemukan sekitar pada pukul 08.44 WIB,

“Keempat korban langsung dievakuasi ke RSUD Datu Beru Takengon untuk dilakukan pemulasaran, ujar Danrem.

Sejumlah rumah warga terdampak longsor tersebut, yakni milik Caysar Sofian (29) rusak berat, Sastra (30) rusak berat, Ziman (43) rusak ringan dan Sabri (34) rusak berat. Keempat mereka merupakan warga Desa Rampung Ara, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah.

Sedangkan di Desa Sepakat, Kecamatan Celala, air dan lumpur melanda tiga rumah warga milik Rasidin, Juraidah, dan Said. Kemudian, di Desa Arul Gading, Kecamatan Celala, tanah longsor menutupi badan jalan. Begitu juga di Desa Paya Kolak, Kecamatan Celala, tanah longsor menutupi badan jalan. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh Libatkan Mahasiswa dalam Evaluasi Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, bersama para Asisten dan jajaran SKPA terkait, menggelar Focus Group Discussion...

Timbulkan Kecemasan bagi Warga Miskin, Pimpinan DPRK Bireuen Desak Mualem Cabut Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua dan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau Mualem, agar segera...

Aksi Damai Jilid III Kembali Tuntut Hak Korban Banjir dan Transparansi Data, Kalak BPBD...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Koalisi Gerakan Sipil Bireuen kembali menggelar aksi demo di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Senin (4/5/2026). Orator Akhyar Rizki menyebutkan, aksi damai jilid...

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuek dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan perannya sebagai mitra utama masyarakat Aceh dalam perjalanan ibadah haji dengan menggelar seremoni...

Peringatan Hardiknas di Bireuen, Kuatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, melaksanakan upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

KABAR POPULER

Timbulkan Kecemasan bagi Warga Miskin, Pimpinan DPRK Bireuen Desak Mualem Cabut Pergub JKA

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua dan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau Mualem, agar segera...

Peringatan Hardiknas di Bireuen, Kuatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, melaksanakan upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Aksi Damai Jilid III Kembali Tuntut Hak Korban Banjir dan Transparansi Data, Kalak BPBD...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Koalisi Gerakan Sipil Bireuen kembali menggelar aksi demo di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Senin (4/5/2026). Orator Akhyar Rizki menyebutkan, aksi damai jilid...

Irigasi Krueng Pase Tak Berfungsi, Petani Aceh Utara Mengadu ke HRD

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara – Harapan petani untuk kembali menggarap sawah yang bertahun-tahun terbengkalai mengemuka dalam pertemuan dengan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...