Selasa, 10 Maret 2026

Cegah Banjir, Pemkab Bireuen Gotong Royong Normalisasi Krueng Jeunieb

KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama masyarakat bergotong royong menormalisasi Krueng Jeunieb yang melintasi Gampong Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Jumat (5/5/2017). Normalisasi sungai tersebut, untuk mencegah banjir yang kerap melanda kawasan itu.

Bupati Bireuen, H. Ruslan M. Daud, terjun langsung memimpin gotong royong tersebut. Ikut serta juga sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan para PNS di lingkungan Pemkab Bireuen serta masyarakat setempat.

Satu unit alat berat becho dikerahkan untuk mengeruk dasar sungai yang dangkal dan juga memperlebar sungai yang sudah menyempit. Selain itu, ada rumpun bambu yang harus dimusnahkan, karena tumbuh dengan subur di dalam sungai. Akibatnya, menghalangi arus sungai dan menyebabkan air meluap ke pemukiman penduduk Meunasah Keutapang dan sekitarnya.

“Yang perlu kita normalisasi sungai ini sekitar lima kilometer. Selama ini, masyarakat Meunasah Keutapang dan sekitarnya sering dilanda banjir, akibat meluapnya air Krueng Jeunieb ini yang sudah dangkal dan lebarnya menyempit,” jelas Bupati Ruslan M. Daud kepada Kabar Bireuen di lokasi gotong royong tadi pagi, Jumat (5/5/2017).

Menurut Ruslan, kalau Krueng Jeunieb sudah selesai dinormalisasi, masyarakat di kawasan tersebut akan bebas banjir. Begitu juga di kawasan Keudee Jeunieb yang sering meluap air sungai tersebut, akan teratasi dari banjir.

Sementara M. Nur Umar, Mukim Batee Cut Lem, kecamatan setempat, menyambut baik dan berterima kasih atas upaya Pemkab Bireuen menormalisasi Krueng Jeunieb melalui program gotong royong. Sebab, selama ini Krueng Jeunieb di kawasan tersebut belum pernah dinormalisasi.

“Akibat seringnya meluap air sungai ini, tanaman dan hewan peliharaan penduduk setyempat, banyak yang mati. Tentu, ini sangat merugikan masyarakat. Dengan telah dinormalisasinya sungai tersebut, kita harapkan kawasan ini tidak dilanda banir lagi,” ungkap pria yang akrap disapa Mukim Matnu ini.

Hal yang sama juga dikemukakan Waled Walidi, salah seorang tokoh agama setempat. Dia merupakan pimpinan sebuah dayah yang letaknya di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) tersebut.

“Selama ini kalau air sungai ini meluap, selalu melanda dayah kami dan pemukiman penduduk lainnya. Makanya, kami sangat mengharapkan normalisasi sungai ini sampai tuntas, sehingga kami terbebas dari banjir,” pinta Waled Walidi pada Bupati Ruslan.

Bupati Ruslan pun memastikan, normalisasi sungai tersebut akan dikerjakan hingga tuntas. Hal tersebut, seiring dengan tekad dan upaya pihaknya untuk membebaskan masyarakat Kabupaten Bireuen dari bencana banjir, melalui program gotong goyong yang kini telah dilanjutkan kembali. Setelah sempat ditunda pelaksanaannya beberapa bulan, karena saat itu sedang masa Pilkada. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pj Sekda Bireuen Terkait Bantuan Presiden Rp4 Miliar: Belum Digunakan, Masih Tersimpan di Rekening...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Penjabat (Pj) Sekda Bireuen, Hanafiah S.P., CGCAE, menyebutkan bantuan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp4 Miliar masih disimpan di rekening daerah dan...

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr. Abdul Mu'ti, MEd meresmikan gedung baru SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Selasa (10/3/2026). Gedung...

Meraih Keberkahan pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Penulis Opini pada beberapa media Cetak dan Online serta Instruktur Pembuatan Produk Hukum yang Dilaksanakan Berbagai Organisasi TULISAN ini saya rangkum dari...

Inovasi Mahasiswa Umuslim, Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana berbasis digital yang mampu mempercepat pengumpulan dan...

BSI Berbagi, 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, pada Sabtu (07/03/2026). Ratusan anak...

KABAR POPULER

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr. Abdul Mu'ti, MEd meresmikan gedung baru SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Selasa (10/3/2026). Gedung...

Lewat Skema IJD, HRD Terima Usulan Perbaikan Jalan Peunaron Baru–Sri Mulya dari Dewan Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Timur – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD) menerima langsung usulan percepatan perbaikan ruas...

Meraih Keberkahan pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Penulis Opini pada beberapa media Cetak dan Online serta Instruktur Pembuatan Produk Hukum yang Dilaksanakan Berbagai Organisasi TULISAN ini saya rangkum dari...

Pj Sekda Bireuen Terkait Bantuan Presiden Rp4 Miliar: Belum Digunakan, Masih Tersimpan di Rekening...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Penjabat (Pj) Sekda Bireuen, Hanafiah S.P., CGCAE, menyebutkan bantuan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp4 Miliar masih disimpan di rekening daerah dan...

Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Alam di Bireuen Segera Terwujud

0
Oleh: M. Zubair, S.H.M.H ASN Pemkab Bireuen BENCANA banjir bandang dan tanah longsor yang melanda semua kecamatan dalam Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu tidak hanya meninggalkan...