KABAR BIREUEN, ,Peusangan – Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka di Halaman Kampus Timur Umuslim, Rabu (26/8/2026).
Dalam pembukaan tersebut, Rektor Umuslim Dr. Marwan, M.Pd., menekankan pentingnya mahasiswa tidak sekadar mengejar ijazah, tetapi membangun kompetensi dan karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurut Marwan, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga penguasaan 6C, yakni communication, collaboration, creativity, critical thinking, citizenship, dan character.
“Tidak ada perbedaan antara kampus negeri dan swasta. Yang membedakannya adalah capaian prestasi,” ujar Marwan.
Ia menjelaskan, communication berkaitan dengan kemampuan menyampaikan gagasan sekaligus menjadi pendengar yang baik. Collaboration menekankan kemampuan bekerja sama, sedangkan creativity mendorong mahasiswa berpikir inovatif.
Sementara itu, critical thinking diperlukan untuk menganalisis informasi dan memecahkan masalah. Citizenship berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan, bangsa, dan persoalan global. Adapun character mencakup integritas, disiplin, serta etika kerja.
Marwan juga mengingatkan mahasiswa baru agar menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan tidak menjadikan ijazah sebagai satu-satunya tujuan.
Dalam sambutannya, ia turut mengingatkan sejarah Umuslim sebagai “Kampus Wakaf” yang lahir dari nilai-nilai wakaf masyarakat dan perjuangan para pendahulu sejak sebelum Indonesia merdeka.
Dia menegaskan, Umuslim terus berupaya menunjukkan prestasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Sementara itu, Pembina Yayasan Almuslim Peusangan (YAP), Rusyidi Mukhtar, S.Sos., mengajak mahasiswa baru menjaga nama baik almamater sekaligus menjauhi narkotika.
“Umuslim ini milik wakaf, mari bersama kita jaga dan kembangkan. Dari jiwa-jiwa muda inilah Umuslim akan terus maju. Fokus dalam perkuliahan dan bebas dari narkotika pasti akan sukses,” tegas Rusyidi.
Ia juga mengajak mahasiswa berani mengambil bagian dalam upaya pemberantasan narkoba.
PKKMB Umuslim 2026 berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026. Kepala Bagian Kemahasiswaan Umuslim, Muslihin Ahmad, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut disusun secara terstruktur mulai dari tingkat universitas hingga fakultas.
“Mahasiswa baru kami harapkan mengikuti seluruh rangkaian ini dengan antusias. Kami juga mengimbau panitia di setiap tingkatan untuk mematuhi panduan kementerian, tanpa ada praktik perpeloncoan atau tindakan destruktif lainnya,” kata Muslihin.
Materi PKKMB meliputi pengenalan sistem akademik, pejabat dan fasilitas kampus, penanaman nilai karakter, wawasan kebangsaan, serta pengenalan struktur organisasi kemahasiswaan.
Pembukaan PKKMB turut dihadiri jajaran civitas akademika dan unsur Forkopimda Bireuen.
Di antaranya Ketua Senat Umuslim Ir. T.M. Nur, M.Si., Wakil Rektor I Hakim Muttaqim, B.Soc.Sc., M.Ec.Dev., AFA, Wakil Rektor II Dr. Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata, Wakil Rektor III Dr. drh. Zulfikar, M.Si., Sekretaris YAP Dasril, M.Kom., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K.
Para dekan, panitia pelaksana, dan seluruh mahasiswa baru juga turut mengikuti kegiatan pembukaan tersebut. (Red)










