KABAR BIREUEN, Kota Juang – Sebanyak 450 guru PNS dan sudah bersertifikasi Sekolah Dasar dalam Kabupaten Bireuen, mengikuti seminar literasi yang dilaksanakan Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen.
Seminar tersebut dalam rangka Menjadi Pendidik Kreatif, Inovatif dan Inspiratif dalam Membangun Literasi di kalangan guru jenjang SD Disdikbud Bireuen Tahun 2024.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Disdikbud (Kadisdikbud) Bireuen Muslim, M.Si, dilaksanakan di Aula Wisma Bireuen Jaya, Selasa (24/9/2024) pagi.
Muslim menjelaskan, budaya literasi sangat penting ditingkatkan di sekolah. Keterampilan dasar literasi berupa kemampuan membaca menulis, harus menjadi prioritas utama dalam dunia pendidikan.
Disebutkannya, peran seorang guru sebagai tenaga pendidik sangat penting dalam menerapkan program gerakan literasi di sekolah.
“Guru memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengarahkan atau membentuk perilaku dan akhlak peserta didik menjadi lebih baik,” sebutnya.
Menurut Muslim, gerakan literasi sekolah salah satu langkah awal untuk meningkatkan kualitas mutu peserta didik. Lterasi ini sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya pekerti siswa yang bertujuan agar peserta didik memiliki budaya minat membaca dan menulis.
Selain itu diharapkan juga guru harus kreatif dan inovatif agar apa yang dipelajari menarik minat peserta didik.
“Dengan berbagai macam metode pembelajaran, sehingga membuat peserta didik menarik dan antusias dalam belajar,” sebut Muslim.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdikbud Bireuen, Fauzan, S.Pd., M.M melaporkan, seminar ini diselenggarakan untuk menjawab tantangan dalam memahami, menganalisis, dan mengevaluasi bahan bacaan dan menulis di sekolah.
Disampaikan Fauzan, kurangnya keterampilan literasi dapat menjadi penghalang pencapaian kesuksesan dalam Proses Belajar Mengajar (PBM), baik dalam bentuk penilaian akademik maupun dalam pengembangan pemahaman yang mendalam tentang topik tertentu.
“Seminar ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan,” kata Fauzan.
Tujuannya, membantu guru membangun keterampilan literasi yang kuat, untuk meningkatkan hasil studi dan mencapai kesuksesan, baik kepada diri pribadi guru tersebut maupun kepada siswa sebagai sasarannya.
Seminar Menjadi Pendidik Kreatif, Inovatif dan Inspiratif dalam Membangun Budaya Literasi untuk kalangan guru SD ini, diikuti sebanyak 450 peserta.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber, Kamarullah, S. Ag., M.Pd, dosen tetap non PNS pada PMA UIN Ar-Raniry dan Widyaiswara di Balai Diklat Keagamaan Aceh. (Hermanto)












