Senin, 4 Mei 2026

Buka Lokakarya 7 Festival Panen Karya, Pj Bupati Bireuen: Tidak Ada Kemajuan Tanpa Pendidikan Berkualitas

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, S.H., M.M, mengatakan, pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam memajukan daerah. Tidak ada kemajuan tanpa pendidikan yang berkualitas.

Namun, pendidikan berkualitas tidak bisa tercipta tanpa guru yang berdedikasi dan profesional. Karena itu, Guru Penggerak memiliki peran sentral sebagai teladan dalam menggerakkan seluruh komunitas pendidikan menuju arah yang lebih baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Pj Bupati Jalaluddin dalam sumbutannya saat membuka Lokakarya 7 Festival Panen Karya Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11 Tahun 2024 yang dilaksanakan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh, di lapangan komplek SPNF-SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Kamis (5/12/2024).

“Gelar karya ini adalah bukti nyata bahwa kita sedang menuju ke arah itu,” kata Jalaluddin.

Disebutkannya, acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi atas hasil kerja keras, tetapi juga ruang untuk berbagi praktik terbaik, inovasi, dan inspirasi antar pendidik. Apa yang ditampilkan hari ini adalah cerminan dari kerja keras, semangat, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa.

Jalaluddin mengingatkan, keberhasilan program pendidikan ini membutuhkan sinergi yang kuat antara semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, para kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

“Tidak ada keberhasilan tanpa kolaborasi, dan tidak ada kolaborasi tanpa rasa saling percaya dan komitmen,” ujarnya

Menurut Jalaluddin, di tengah dinamika dan tantangan pendidikan saat ini, kita  dihadapkan pada tuntutan untuk terus beradaptasi. Teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial menuntut kita untuk lebih kreatif, inovatif, dan responsif.

Karena itu, dia mengajak, untuk menjadikan pendidikan di Bireuen sebagai model pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman. Namun, tetap menjaga nilai-nilai lokal dan budaya kita yang luhur.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua,” ucap Jalaluddin.

Program Pendidikan Guru Penggerak

Perwakilan BGP Provinsi Aceh, Novita Fani, M.Pd, menyampaikan, melalui surat Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan tanggal 10 Juni 2024, ditetapkan Calon Guru Penggerak Angkatan 11 Reguler Provinsi Aceh berjumlah 1.559 peserta.

“Adapun peserta yang bertahan mengikuti pendidikan sampai lokakarya 7 hari ini berjumlah 1.544 peserta,” ungkapnya.

Disebutkan Novita Fani, Program Pendidikan Guru Penggerak mulai Angkatan 1 hingga 9 Provinsi Aceh, telah berhasil melahirkan 3.202 Guru Penggerak. Jika ditambah dengan angkatan 10 yang baru saja pada 4 Desember lalu ditutup secara serentak di seluruh Indonesia, maka di Provinsi Aceh sudah memiliki 3.724 Guru Penggerak.

“Selanjutnya adalah giliran bapak/ibu di sini yang Insya Allah tinggal menunggu hari untuk dapat menanggalkan status Calon Guru Penggerak menjadi Guru Penggerak,” ujar Novita.

Diharapkan kepada unsur pemangku kepentingan daerah agar  dapat mengangkat para Guru Penggerak menjadi kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Dengan begitu, mereka dapat mengimplementasikan apa yang telah dipelajari selama ini, dapat menggerakkan ekosistem pendidikan di sekolah.

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim, M.Si, saat menyampaikan laporan pelaksanaan Lokakarya 7 Festival Panen Karya Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11 Tahun 2024 di Kabupaten Bireuen. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Stand Pameran

Kepala Disdikbud Bireuen, Muslim, M.Si, menyampaikan, peserta Lokakarya 7 Festival Panen Karya Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11 Tahun 2024 ini, terdiri para guru penggerak berjumlah 90 orang dan pendamping sebanyak 18 orang pengajar praktik yang sudah mendampingi selama enam bulan berjalan.

Disebutkannya, Program Pendidikan Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak di Kabupaten Bireuen untuk satuan PAUD berjumlah 13 sekolah, jenjang SD 10 sekolah dan jenjang SMP 6 sekolah.

“Pada kegiatan hari ini, terdapat sembilan stand pameran yang dikelola oleh Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak di Kabupaten Bireuen,” jelas Muslim.

Menurut dia, stand-stand pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi dan praktik yang telah dilakukan, sebagai wujud nyata kontribusi mereka dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Diharapkannya, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh komunitas pendidikan di Kabupaten Bireuen, untuk terus berkarya dan berinovasi.

“Semoga acara ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih baik dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter,” harap Muslim. (Hermanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Irigasi Krueng Pase Tak Berfungsi, Petani Aceh Utara Mengadu ke HRD

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara – Harapan petani untuk kembali menggarap sawah yang bertahun-tahun terbengkalai mengemuka dalam pertemuan dengan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi...

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

KABAR POPULER

Dedikasinya untuk Pendidikan, Dokter Athaillah A Latief Dianugerahi Penghargaan Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen, dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG, dianugerahi penghargaan...

Kadis PKP Bireuen: Tim Provinsi Sedang Verifikasi Ulang Data Nelayan Korban Banjir dan Kerusakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh saat ini tengah melakukan verifikasi ulang terhadap data nelayan korban banjir di...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Curangi Takaran Minyak Goreng, Tiga Pelaku Penipu Asal Lampung Ditangkap

0
KABAR BIREUEN-Jajaran Polsek Kota Juang Polres Bireuen dan dengan bantuan warga berhasil meringkus tiga anggota komplotan penipuan takaran minyak goreng curah. Pelaku penipuan modus bermain...