BSI Regional Aceh Komit Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat Aceh

KABAR BIREUEN – Beberapa waktu lalu, PT Bank Syariah Indonesia (PT BSI) mengumumkan capaian zakat perusahaan tahun 2021 senilai Rp122,5 miliar. Sesuai ketentuan yang berlaku, zakat tersebut telah disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta. Zakat tersebut berasal dari pendapatan BSI selama 2021.

Kepala Kantor BSI Regional Aceh, Wisnu Sunandar, menyampaikan kepada media, Jumat (15/04/2022), hal tersebut merupakan keunikan Bank Syariah yang berbeda dengan Bank Konvensional.

Wisnu menjelaskan, di Bank Syariah terdapat tripple benefit, yaitu: Kepada Negara BSI membayar pajak, kepada pemegang saham BSI membayarkan deviden, dan kepada ummat BSI menunaikan zakat.

“Pasar BSI di Aceh, kita akan kelola secara baik, tentunya dengan tujuan memberikan pelayanan keuangan terbaik bagi masyarakat Aceh,” sebut Wisnu.

Diterangkan Wisnu, BSI merupakan hasil gabungan dari tiga bank syariah milik Himbara (merger dari BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri).

Khusus di Aceh, ada situasi pemberlakuan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. Karena memenuhi regulasi yang ada di Aceh, induk perusahaan BSI mengambil keputusan mentransformasi bisnisnya ke anak perusahaan yang bersifat syariah. Selanjutnya dilakukan merger.

Sejauh ini, kata Wisnu, BSI Regional Aceh telah berusaha melakukan hal terbaik untuk berkontribusi bagi peningkatan ekonomi rakyat Aceh. Hal ini terbukti dari penghargaan “Serambi Award” yang diterima BSI Regional Aceh beberapa waktu lalu pada Kategori Bank Nasional Peduli UMKM.

“Walaupun kita sedang merger dan sedang melakukan penyatuan sistem, tapi alhamdulillah, pada tahun 2021 lalu BSI Regional Aceh berhasil menyalurkan Pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar Rp 1,61 trilyun dari target Rp 1,4 trilyun. Untuk tahun 2022 ini targetnya menjadi Rp 2,4 trilyun, bertambah Rp 1 trilyun dari tahun sebelumnya. Produk KUR itu sangat dinanti oleh UMKM yang ada di Aceh,” jelasnya panjang lebar.

“Hingga triwulan pertama tahun ini (per Maret 2022), BSI Regional Aceh telah menyalurkan pembiayaan KUR sebesar Rp 695 milyar. Jadi masih on the track untuk kita kejar,” tambahnya lagi.

Selain capain di atas, tahun 2021 lalu BSI juga menyalurkan Bansos, program milik pemerintah. Hal ini, terang Wisnu, sangat membantu sebagian rakyat Aceh yang membutuhkan dan yang mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19.

Wisnu juga menyampaikan, soal syarat pengajuan dan limitasi pembiayaan yang diajukan masyarakat ke BSI.

“Pesannya begini, pelaku usaha tidak perlu khawatir. Berapa pun kebutuhannya selama tidak melampaui batas maksimum pemberian pembiayaan dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan, itu bisa diakomodir, dan itu berlaku secara umum di semua bank,” demikian Wisnu Sunandar. (Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

RSUD dr Fauziah Bireuen Terima 628 Kunjungan Pasien Cuci Darah Perbulan 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, perbulan menerima 628 kunjungan pasien cuci darah (hemodialisis) rutin. Hal itu disampaikan Direktur...

Tiga Siswa SRT 1 Bireuen Berprestasi di Festival Sekolah Rakyat 2026, Dua Raih Juara...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tiga siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Bireuen berhasil mengukir prestasi tingkat nasional setelah meraih juara dalam Festival Sekolah Rakyat...

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Wabup Razuardi Buka Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Bireuen melaksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata...

KABAR POPULER

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...