KABAR BIREUEN, Makmur – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Makmur menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun generasi muda yang islami.
Hal itu disampaikan Camat Makmur, Asrial Vahmi, S.STP., M.Tr.I.P., dalam sambutannya saat membuka MTQ ke-38 tingkat Kecamatan Makmur di halaman kantor camat setempat, Jumat (23/10/2026) malam.
“Pelaksanaan MTQ menjadi momentum bagi kita semua. Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita baca ketika ada perlombaan, tetapi harus kita pelajari dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asrial Vahmi.
Dijelaskannya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk menentukan peserta terbaik dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membentuk generasi muda yang berakhlak Islami.
Menurutnya, pembangunan kecamatan tidak cukup hanya berfokus pada sarana dan prasarana, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan iman dan akhlak mulia.

Asrial Vahmi juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menampilkan kemampuan terbaik. Sementara itu, dewan hakim diminta memberikan penilaian secara objektif dan profesional serta menjunjung tinggi integritas.
Dia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia atas kerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ tersebut. Ia berharap seluruh upaya yang dilakukan menjadi amal ibadah.
Ketua panitia MTQ ke-38 Kecamatan Makmur, Tgk. Herizal, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Oktober 2026.
MTQ kali ini diikuti 64 peserta yang berasal dari empat kemukiman, yakni Kemukiman Suka Makmur sebanyak 12 peserta, Suka Maju 18 peserta, Suka Damai 20 peserta, dan Suka Jaya 14 peserta. Selain itu, terdapat delapan orang ofisial yang turut mendampingi peserta.
Tgk. Herizal menjelaskan, penyelenggaraan MTQ yang mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Aceh” ini bertujuan meningkatkan minat masyarakat Kecamatan Makmur dalam membaca Al-Qur’an.

Menurutnya, penilaian perlombaan dilakukan dewan hakim yang berasal dari dalam maupun luar Kecamatan Makmur.
Rangkaian seremoni pembukaan diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh Tgk. Mujibul Ihsan, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Makmur, Tgk. Syukri Alamsyah.
Pembukaan MTQ tersebut turut dihadiri Kapolsek Makmur beserta anggota, Ketua MPU Kecamatan Makmur, para imum mukim, para keuchik, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Faisal Ali)











