KABAR BIREUEN, Bireuen – Tiga siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Bireuen berhasil mengukir prestasi tingkat nasional setelah meraih juara dalam Festival Sekolah Rakyat (FSLR) 2026 pada cabang lomba menulis cerita pendek (cerpen).
Ketiganya berhasil mengungguli peserta dari berbagai Sekolah Rakyat di Indonesia dalam kompetisi yang digelar secara daring beberapa waktu lalu. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan literasi, kreativitas, dan daya imajinasi siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Bireuen.
Adapun ketiga siswa berprestasi itu adalah Rehan Lutfia yang meraih Juara 1 Nasional kategori SMA, Shafiyya Althafunnisa meraih Juara 1 Nasional kategori SD kelas 4–6, serta Hudiana yang memperoleh Juara 3 Nasional kategori SD kelas 1–3.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SRT 1 Bireuen. Tidak hanya membawa pulang gelar juara, keberhasilan mereka juga membuktikan bahwa siswa Sekolah Rakyat memiliki potensi untuk menghasilkan karya berkualitas dan bersaing di tingkat nasional.
Sebagai bentuk apresiasi, ketiga juara tersebut mendapat undangan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 28 Oktober 2026. Mereka juga berkesempatan bertemu dengan Presiden Republik Indonesia.
BACA JUGA: Bupati Mukhlis Hadiri Launching dan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat Tahap II di Beunyot
Kepala SRT 1 Bireuen, Nidia Fitri, yang turut mendampingi para siswa dalam kegiatan tersebut, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian anak didiknya.
Menurut Nidia, prestasi itu tidak terlepas dari semangat siswa dalam belajar, keberanian menuangkan gagasan, serta dukungan dan pendampingan para guru dalam mengembangkan potensi peserta didik.
“Keberhasilan Rehan, Shafiyya, dan Hudiana, dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan berani menunjukkan kemampuan mereka,” harap Nidia.
Apresiasi juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian. Dia menilai, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan memperoleh pendidikan yang baik dapat membuka ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
BACA JUGA: Bupati Bireuen: Program Sekolah Rakyat Perintis di Bireuen Dimulai Tahun Ini
“Ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa anak-anak Sekolah Rakyat mampu menghasilkan karya berkualitas dan bersaing dengan siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Kami sangat bangga atas pencapaian Rehan, Shafiyya, dan Hudiana,” ujar Alfian, Selasa (3/11/2026).
Dijelaskannya, Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menemukan, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Menurut Alfian, setiap anak mempunyai kemampuan dan keistimewaan masing-masing. Karena itu, mereka membutuhkan kesempatan, lingkungan belajar yang mendukung, serta pendampingan yang tepat agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi prestasi.
Dia menegaskan, Dinas Sosial Kabupaten Bireuen berkomitmen mendukung pengembangan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan, membangun karakter, serta mempersiapkan generasi muda yang berdaya saing dan memiliki masa depan lebih baik. (Hermanto)











