Sabtu, 14 Maret 2026

Aceh Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng Sendiri, PT Flora Agung Lirik Investasi Besar

KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh membuka peluang investasi besar-besaran di sektor agribisnis dan industri pengolahan kelapa sawit. Salah satu fokus utamanya adalah rencana pembangunan pabrik minyak goreng oleh PT Flora Agung, menjawab minimnya industri hilir di tengah tingginya produksi sawit di Aceh.

Diskusi terbuka antara Pemerintah Aceh dan PT Flora Agung berlangsung di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Rabu (30/4/2025). Pertemuan ini menjadi momen awal penjajakan kerja sama investasi jangka panjang antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

Asisten I Sekda Aceh, Azwardi, AP, M.Si  yang mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan apresiasi atas ketertarikan PT Flora Agung terhadap sektor strategis Aceh. “Pertemuan ini bagian penting dari strategi kami menjalin kemitraan dengan dunia usaha nasional. Pembangunan Aceh yang inklusif hanya bisa dicapai melalui kolaborasi dengan sektor swasta,” ujarnya.

Potensi Besar, Hilirisasi Jadi Prioritas

Azwardi mengungkapkan, Aceh memiliki areal perkebunan seluas 1,17 juta hektar dengan 22 komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kopi, karet, nilam, dan pala. Produksi Crude Palm Oil (CPO) mencapai lebih dari 808 ribu ton pada 2023 dari 73 pabrik di 12 kabupaten/kota.

Namun, industri hilir sawit di Aceh masih sangat minim. Untuk itu, Pemerintah Aceh telah menyiapkan lahan dan skema pembangunan pabrik mini CPO dan pabrik turunan seperti minyak goreng, khususnya di Nagan Raya dan Subulussalam. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Selain sektor perkebunan, potensi peternakan juga menjadi perhatian. Dengan lahan penggembalaan dan hijauan pakan ternak seluas 8.725 hektar, Aceh membuka peluang investasi pada subsektor unggas modern, penggemukan sapi, sapi perah, pembibitan ruminansia, dan pabrik pakan. Pemerintah telah menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk pusat kesehatan hewan dan ribuan petugas medis veteriner.

Pengembangan kawasan industri juga terus digenjot. KEK dan zona industri di Ladong, Nagan Raya, Langsa, hingga Lhokseumawe difokuskan untuk sektor manufaktur, industri halal, agroindustri, dan logistik. Dukungan infrastruktur seperti Pelabuhan Malahayati, Krueng Geukueh, dan Calang juga dipersiapkan untuk memperlancar rantai distribusi ekspor-impor.

“Kami terbuka terhadap ide dan inisiatif dari dunia usaha. Pemerintah siap memfasilitasi perizinan dan membangun kemitraan lokal,” tambah Azwardi.

Sawit Aceh Harus Diolah di Aceh

Direktur Utama PT Flora Agung, Ivansyah, menyambut positif paparan potensi Aceh. Dia menyebut Aceh sebagai satu-satunya provinsi di Sumatera yang belum memiliki pabrik refinery CPO, meski menjadi produsen sawit. “Ini ironi yang harus kita ubah bersama,” ujarnya.

Ivansyah menyampaikan rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Aceh, dan berharap peletakan batu pertama bisa dilakukan dalam waktu dekat. Ia menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dan perbankan lokal untuk merealisasikan investasi ini, yang nilainya cukup besar.

Menurutnya, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf telah memberikan sinyal dukungan penuh. “Saya sudah bicara langsung dengan Pak Gubernur, dan beliau menjamin proyek ini bisa berjalan. Mudah-mudahan bisa dimulai tahun ini,” ungkapnya.

PT Flora Agung sendiri merupakan mitra distribusi minyak goreng subsidi (Minyakita) dan bekerja sama dengan Bulog dalam program ketahanan pangan nasional. Ivansyah berharap kerja sama strategis dapat diperluas di Aceh, termasuk dalam pengendalian inflasi dan peningkatan produksi pangan lokal.

“Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan, dengan dukungan semua pihak, kita bisa wujudkan cita-cita ini. Potensi Aceh sangat besar, tinggal bagaimana kita menyatukan langkah,” harap pengusaha muda asal Lhokseumawe ini. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Refleksi Delapan Tahun Bertugas di Diskominsa: Langkah Sunyi, Dampak Besar; Delapan Tahun Mengawal Diskominsa...

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominsa Bireuen TERHITUNG sejak pelantikan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen pada tanggal 13 Maret 2018 silam...

Operasi Ketupat Seulawah 2026 Dimulai, Amankan Mudik Idulfitri

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, SIK, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di...

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Program BSPS Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank...

GeRAK Bireuen: Pernyataan Pj Sekda Tidak Sensitif Terhadap Penderitaan Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen mengecam keras pernyataan Penjabat  Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bireuen Hanafiah.yang menyebut pengungsi banjir dapat...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

KABAR POPULER

Perkuat Fungsi Kehumasan, Bupati Tunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Penunjukan tersebut dituangkan dalam...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

Pengungsi Terus Bertambah Tempati Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Kepastian Huntara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –  Pengungsi korban banjir terus bertambah menempati tenda di  halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026) malam. Mereka mendirikan tenda di samping...

Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat...

Belum Ada Kepastian Kapan Dibangun Huntara, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Tolak Dipindahkan ke...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Para korban bencana yang menempati tenda darurat yang dipasang di halaman Kantor Bupati Bireuen, menolak dipindahkan ke rumah yang disediakan...