Sabtu, 6 Desember 2025

17 Bunda PAUD Se-Kabupaten Bireuen Dikukuhkan, Fokuskan Pendidikan di Masa Golden Age

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Pj Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bireuen, Vilzati, S.E., M.M, mengukuhkan 17 Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen Tahun 2024.

Acara pengukuhan yang diselenggarakan Bidang PNF PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen tersebut, berlangsung di Aula SPNF-SKB Disdikbud setempat, Minggu pagi, 20 Oktober 2024.

Pengukuhan itu dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor 100.3.3.2/519 Tahun 2024, yang diterbitkan pada 25 September 2024 tentang Penetapan Bunda PAUD Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar secara bersama-sama oleh para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan. Kemudian, dilanjutkan dengan penyematan selempang Bunda PAUD oleh Pj Bunda PAUD Bireuen, Vilzati, kepada Bunda PAUD Kecamatan Peusangan, Rima Nurfani, S.ST.

Simbolisasi pengukuhan dilanjutkan dengan pemasangan pin oleh Ketua Pokja PAUD Bireuen, dr. Syamsidar S.H., Sp.S kepada Bunda PAUD Kecamatan Jeumpa, Fauzah, S.E.

PAUD Sebagai Fondasi Penting Masa Golden Age Anak

Dalam sambutannya, Vilzati menegaskan betapa pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi tumbuh kembang anak. Dia menjelaskan, PAUD merupakan upaya pembinaan yang ditujukan untuk anak sejak lahir hingga usia enam tahun.

Pembinaan tersebut dilakukan melalui rangsangan pendidikan yang bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, serta rohani anak, sehingga mereka siap memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Pendidikan di awal masa pertumbuhan anak sangatlah penting,” ujar Vilzati.

Menurutnya, pada usia dini, otak anak berkembang dengan sangat cepat, sehingga anak mampu menyerap berbagai informasi dari lingkungan sekitarnya, baik itu hal-hal positif maupun negatif. Karena itu, pendidikan di usia dini menjadi fase kritis dalam pembentukan karakter, kebiasaan, serta nilai-nilai yang akan menjadi dasar bagi kehidupan mereka di masa depan.

Pemasangan pin secara simbolis oleh Ketua Pokja PAUD Bireuen, dr, Syamsidar S.H. Sp.S kepada Bunda PAUD Kecamatan Jeumpa, Fauzah, S.E, dalam acara Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Minggu pagi, 20 Oktober 2024. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

“Masa ini disebut sebagai golden age atau masa keemasan, di mana perkembangan fisik, mental, dan spiritual seorang anak mulai terbentuk,” jelas Vilzati.

Dia juga menegaskan, tanggung jawab pendidikan anak usia dini tidak semata-mata dibebankan pada pemerintah dan lembaga PAUD, tetapi juga masyarakat dan orang tua harus ikut serta secara aktif.

Vilzati menyampaikan harapan besarnya kepada para Bunda PAUD Kecamatan yang telah dikukuhkan, agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan komitmen. Dia menekankan, pentingnya peran Bunda PAUD sebagai motor penggerak di wilayah masing-masing, dalam mendukung dan menyukseskan pendidikan anak usia dini.

“Selamat dan sukses kepada Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen yang baru saja dikukuhkan. Mudah-mudahan amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan,” tutup Vilzati yang juga menjabat Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen ini.

17 Bunda PAUD yang Dikukuhkan

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pembinaan PAUD-PNF Disdikbud Bireuen, Jailani, S.Pd., M.Pd, yang mewakili Kadisdikbud Bireuen, Muslim, M.Si, menyampaikan, total ada 17 Bunda PAUD yang dikukuhkan pada hari ini.

“Mereka merupakan Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen,” ujar Jailani yang berharap para Bunda PAUD tersebut dapat berperan aktif dalam memajukan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.

Berikut ini 17 Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen yang dikukuhkan:

  1. Wardiati, A.Md.Keb (Kecamatan Samalanga)
  2. dr. Sri Rizki (Kecamatan Simpang Mamplam)
  3. Poppy, A.Md.Keb (Kecamatan Pandrah)
  4. Dewi Andrayania (Kecamatan Jeunieb)
  5. Shinta Hayati, A.Md.Kep (Kecamatan Peulimbang)
  6. Ida Arini, S.Ked (Kecamatan Peudada)
  7. Fauzah, S.E (Kecamatan Jeumpa)
  8. dr. Hermasari (Kecamatan Kota Juang)
  9. Siti Junaida, A.Md (Kecamatan Juli)
  10. Azrina, A.Md.Keb (Kecamatan Kuala)
  11. Rima Nurfani, S.ST (Kecamatan Peusangan)
  12. Fittriani, A.Md.Keb (Kecamatan Peusangan Selatan)
  13. Fitriani, SKM (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng)
  14. Faridah, S.Sos (Kecamatan Jangka)
  15. Dra Zahara (Kecamatan Kuta Blang)
  16. Nuraina, A.Md.Kep (Kecamatan Makmur)
  17. Asnawiyah, S.Pd (Kecamatan Gandapura)
Pj Bunda PAUD Bireuen, Vilzati, S.E., M.M, Ketua Pokja PAUD Bireuen, dr, Syamsidar S.H. Sp.S, foto bersama usai prosesi Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Bireuen, di Aula SPNF-SKB Disdikbud Bireuen, Minggu pagi, 20 Oktober 2024. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Pembekalan bagi Bunda PAUD 

Setelah prosesi pengukuhan, pada sore harinya dilanjutkan dengan sesi pembekalan bagi para Bunda PAUD. Tiga narasumber yang dihadirkan dalam pembekalan ini, Drs. Saifulah AR dari BAN PAUD Aceh, Dr. Sari Rizki, M.Psi, Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, dan Muhammad Dedi Miswar, S.E dari Pokja PAUD Kabupaten Bireuen.

Mereka memberikan materi terkait strategi dan pengelolaan pendidikan anak usia dini yang efektif serta bagaimana membangun sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam mendukung PAUD.

Menurut Jailani, kegiatan yang dibiayai dengan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Bireuen ini, untuk mendukung operasional Bunda PAUD dan memastikan pelaksanaan program-program PAUD yang berkualitas di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Dengan adanya pengukuhan dan pembekalan ini, diharapkan Bunda PAUD Kecamatan dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan dan menjalankan tugas mereka. Ini demi memastikan setiap anak usia dini di Kabupaten Bireuen mendapatkan pendidikan dan perhatian yang layak di masa golden age mereka. (Hermanto)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Bawa Bantuan ke Kawasan Terisolir, Warga Menangis Sambut HRD di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses antarwilayah di bagian selatan Kabupaten Bireuen lumpuh total pascabanjir dan longsor pekan lalu. Yang paling memprihatinkan, warga di Desa...

Pasca Banjir Bank Aceh Pacu Normalisasi Layanan di Lhokseumawe dan Aceh Timur

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Komitmen Bank Aceh Syariah (BAS) untuk selalu hadir melayani masyarakat, terutama di masa sulit, kembali dibuktikan. Direktur Utama Bank...

Harga Tiket Pesawat di Aceh Mencekik Leher Saat Bencana, HRD Minta Kemenhub Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Saat warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih berjuang menghadapi bencana banjir dan longsor, muncul persoalan baru yang kian...

Sidak Pasar Induk Bireuen, Bupati Mukhlis Minta Pedagang Tidak Mencari Untung Besar di Tengah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama Forkopimda setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Bireuen di Geulanggang Gampong, Kecamatan...

KABAR POPULER

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Listrik Sering Padam di Kota Bireuen, Pelayanan di RSUD dr Fauziah Terancam ‘Lumpuh’

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN di Kota Bireuen Provinsi Aceh berdampak pada layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr...

Sidak Pasar Induk Bireuen, Bupati Mukhlis Minta Pedagang Tidak Mencari Untung Besar di Tengah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama Forkopimda setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Bireuen di Geulanggang Gampong, Kecamatan...

Agar Tidak Menghambat Pelayanan Kesehatan, Nakes Aceh Minta Diprioritaskan Akses BBM Khusus 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sangat mengharapkan agar pemerintah memberikan prioritas akses Bahan Bakar...

Harga Tiket Pesawat di Aceh Mencekik Leher Saat Bencana, HRD Minta Kemenhub Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Saat warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih berjuang menghadapi bencana banjir dan longsor, muncul persoalan baru yang kian...