KABAR BIREUEN – Keinginan warga Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, untuk memiliki gedung untuk Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) terwujud.
Gedung Taman Pendidikan Al Qur’an tersebut segera dibangun di atas tanah yang sudah diwakafkan oleh Hj Nursiah, warga Sigli, Pidie.
Tanah wakaf tersebut letaknya di lintasan Jalan Bireuen-Takengon KM 1, berdekatan dengan Mushalla Al Ikhlas di Dusun Kommes.
Prosesi Pembangunan gedung Taman Pendidikan Al Qur’an itu diawali dengan peusijuk (tepung tawari) oleh Imum Syik Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Tgk Saifuddin, Selasa (5/9/2023).
Kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh sejumlah warga kehormatan Dusun Kommes, yakni Aulia Sofyan, Ph.D, Dr. H. Muzakkar A.Gani, S.H., M.Si, dan Munawal Hadi S.H MH.
Peletakan batu pertama ini juga dilakukan oleh Zulfikar SE (Zulfikar Apayub), Anggota DPRK Bireuen serta keluarga dari Hj Nursiah yang mewakafkan lahannya.
Ketua Yayasan Amal Hubburrahmah Dusun Kommes, Drs. Bahron Walidin dalam sambutannya mengatakan, lahan yang diwakafkan oleh Hj Nursiah warga Sigli, Pidie, seluas 250 meter persegi.
“Hj Nursiah mewakafkan tanahnya untuk dibangun tempat pengajian atas kerelaan sendiri dan penuh keikhlasan,” jelas Bahron Walidin.
Disebutkan diatas tanah wakaf tersebut kita akan membangun gedung permanen untuk Taman Pendidikan Al Qur’an, seluas 14 meter x 6 meter.
Taman Pendidikan Al Qur’an tersebut diberi nama TPQ Al Ikhlas Komes dan dibawah pengawasan Yayasan Amal Hubburrahmah Dusun Kommes.
“Terima kasih atas keikhlasan Hj Nursiah yang telah mewakafkan lahannya untuk pembangunan gedung Taman Pendidikan Al Qur’an bagi warga Dusun Kommes khususnya dan warga Gampong Bireuen Meunasah Capa umumnya,” ucap Bahron Walidin.
Pada kesempatan itu, Aulia Sofyan, Ph.D mengatakan, dia merasa bersyukur menjadi warga Dusun Kommes, dimana warganya sangat kompak dan bersatu.
Aulia Sofyan sangat mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan warga dusun kommes yang menjadi mode di gampong gampong lain.
Dijelaskan, wakaf ini memberikan pelajaran bagi semua, salah satu amal yang akan menjadi kawan nanti di kuburan dan yang akan memasukan ke dalam Surga Jannatun Na’im.
“Kalau kita punya banyak harta tidak perlu kita simpan, seperti ibu Nurhayati Daud yang mewakafkan lahannya untuk membangun mushala dan ibu Hj Nursiah yang juga mewakafkan lahannya untuk membangun gedung TPQ,” katanya.
Selain itu, dia juga mengharapkan Mushalla Al Ikhlas di Dusun Kommes ini untuk segera difungsikan, dan sudah sepakat untuk segera memfungsikannya.
Pada kesempatan itu, Aulia Sofyan, Ph.D, memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta, untuk pembangunan Mushalla Al Ikhlas yang hingga saat ini hampir rampung dikerjakan.
Bantuan yang sama juga diberikan oleh Munawal Hadi S.H MH, sebesar Rp 5 juta. (Herman Suesilo)








