Minggu, 26 April 2026

Yayasan Amal Hubburrahmah Dusun Kommes Bangun Gedung TPQ

KABAR BIREUEN – Keinginan warga Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, untuk memiliki gedung untuk Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) terwujud.

Gedung Taman Pendidikan Al Qur’an tersebut segera dibangun di atas tanah yang sudah diwakafkan oleh Hj Nursiah, warga Sigli, Pidie.

Tanah wakaf tersebut letaknya di lintasan Jalan Bireuen-Takengon KM 1, berdekatan dengan Mushalla Al Ikhlas di Dusun Kommes.

Prosesi Pembangunan gedung Taman Pendidikan Al Qur’an itu diawali dengan peusijuk (tepung tawari) oleh Imum Syik Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Tgk Saifuddin, Selasa (5/9/2023).

Kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh sejumlah warga kehormatan Dusun Kommes, yakni Aulia Sofyan, Ph.D, Dr. H. Muzakkar A.Gani, S.H., M.Si, dan Munawal Hadi S.H MH.

Peletakan batu pertama ini juga dilakukan oleh Zulfikar SE (Zulfikar Apayub), Anggota DPRK Bireuen serta keluarga dari Hj Nursiah yang mewakafkan lahannya.

Ketua Yayasan Amal Hubburrahmah Dusun Kommes, Drs. Bahron Walidin dalam sambutannya mengatakan, lahan yang diwakafkan oleh Hj Nursiah warga Sigli, Pidie, seluas 250 meter persegi.

“Hj Nursiah mewakafkan tanahnya untuk dibangun tempat pengajian atas kerelaan sendiri dan penuh keikhlasan,” jelas Bahron Walidin.

Disebutkan diatas tanah wakaf tersebut kita akan membangun gedung permanen untuk Taman Pendidikan Al Qur’an, seluas 14 meter x 6 meter.

Taman Pendidikan Al Qur’an tersebut diberi nama TPQ Al Ikhlas Komes dan dibawah pengawasan Yayasan Amal Hubburrahmah Dusun Kommes.

“Terima kasih atas keikhlasan Hj Nursiah yang telah mewakafkan lahannya untuk pembangunan gedung Taman Pendidikan Al Qur’an bagi warga Dusun Kommes khususnya dan warga Gampong Bireuen Meunasah Capa umumnya,” ucap Bahron Walidin.

Pada kesempatan itu, Aulia Sofyan, Ph.D mengatakan,  dia merasa bersyukur menjadi warga Dusun Kommes, dimana warganya sangat kompak dan bersatu.

Aulia Sofyan sangat mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan warga dusun kommes yang menjadi mode di gampong gampong lain.

Dijelaskan, wakaf ini memberikan pelajaran bagi semua, salah satu amal yang akan menjadi kawan  nanti di kuburan dan yang akan memasukan ke dalam Surga Jannatun Na’im.

“Kalau kita punya banyak harta tidak perlu kita simpan, seperti ibu Nurhayati Daud yang mewakafkan lahannya untuk membangun mushala dan ibu Hj Nursiah yang juga mewakafkan lahannya untuk membangun gedung TPQ,” katanya.

Selain itu, dia juga mengharapkan Mushalla Al Ikhlas di Dusun Kommes ini untuk segera difungsikan, dan  sudah sepakat untuk segera memfungsikannya.

Pada kesempatan itu, Aulia Sofyan, Ph.D, memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta, untuk pembangunan Mushalla Al Ikhlas yang hingga saat ini hampir rampung dikerjakan.

Bantuan yang sama juga diberikan oleh Munawal Hadi S.H MH, sebesar Rp 5 juta. (Herman Suesilo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...