Senin, 27 April 2026

Warga Gampong Geudong Geudong Keluhkan Jalan Rusak

KABAR BIREUEN- Sejumlah warga Gampong Geudong-Geudong Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, keluhkan jalan Pang Ben di Dusun Geudong Sagoe bertahun-tahun rusak dan tidak dibangun baru.

Pasalnya, jalan itu, merupakan salah satu akses utama yang selalu dilintasi ratusan warga, baik warga gampong setempat maupun warga dari gampong lain,  menuju ke perkantoran, pusat kota, dan ke sekolah-sekolah.

KH (39), salah satu warga gampong setempat yang selalu melintasi jalan tersebut kepada Kabar Bireuen, Minggu (5/5/2019) mengatakan, bahwa sudah bertahun tahun jalan tersebut rusak hingga kini jalan tersebut belum mendapatkan perbaikan oleh pemerintah gampong.

Jalan yang memiliki panjang bekisar 180 meter dan lebar 3 meter itu, sudah sangat lama dibiarkan mengalami kerusakan parah. Padahal jalan tersebut akses penting bagi masyarakat.

Dia juga menyesalkan, saat pemerintah gampong melakukan musrembang, jalan tersebut selalu di prioritaskan untuk membangun baru. Namun, kenyataannya sampai sekarang tidak ada realisasinya.

“Kondisinya kini dibiarkan belubang dan beraspal tanah dan bebatuan,” ujarnya.

Hal senada dikeluhkan warga lainnya MN(53), kerusakan jalan di gampong nya itu, sangat parah. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah gampong segera memperbaikinya, meski diperbaiki secara bertahap, jika dibiarkan, kondisi jalan akan terus mengalami kerusakan yang lebih parah.

“Saya juga heran, banyak perangkat gampong dan unsur lembaga gampong yang melewati jalan ini, masa tidak mengetahui kondisi jalan ini yang sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Keuchik  Geudong-Geudong, Syahrul Ramadhan, saat dihubungi Kabar Bireuen via telepon seluler. Minggu (5/5) siang, membenarkan jalan tersebut di prioritaskan dalam musrembang desa untuk dibangun baru.

Namun disebabkan anggaran untuk membangun jalan tersebut tidak mencukupi, maka pelaksanaannya kita tunda, dan anggaran yang ada kita kerjakan sarana dan prasarana di tempat lain yang juga diprioritaskan pada musrembang desa,

Namun demikian. Kata Syahrul Ramadhan, Jalan tersebut tetap menjadi prioritas utama, kita banggun tahun depan.

Pantauan Kabar Bireuen,  jalan terlihat berlubang yang mengangga, bahkan nyaris tidak terlihat lagi jalan yang beraspal.

Data yang diperoleh, terakhir jalan tersebut dibangun pada tahun 2010 sumber anggaran berasal dari  PNPM. (Herman Suesilo).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

99 Calon Ketua DPC PKB Se-Aceh Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Banda Aceh,...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 99 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...