KABAR BIREUEN – Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraah Keluarga (TP PKK) Aceh, Dr Dyah Erti Idawati MT, meresmikan dan melaunching Rumoh Gizi Gampong (RGG) di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Prosesi kegiatan tersebut dipusatkan di halaman balai desa setempat, Selasa (21/10/2019) siang.

Dyah Erti Idawati dalam sambutannya menyebutkan, makanan bergizi yang dimaksud bukanlah makanan mahal. Makanan bergizi itu banyak terdapat dalam sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, susu dan sebagainya.

“Minimnya kepedulian kita terhadap gizi ini merupakan salah satu penyebab tingginya angka stunting, atau anak dengan tubuh lebih rendah dari standar usianya di Aceh,”  sebutnya.

Menurut Dyah, hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 menyebutkan, angka stunting di Aceh mencapai 30,8 persen. Itu berarti, satu dari tiga anak Aceh mengalami gangguan pertumbuhan. Efek stunting ini bukan hanya berpengaruh pada fisik anak, tapi juga kemampuan kerja otaknya.

Dalam Program Aceh Troe, yang merupakan salah satu program proritas Pemerintah Aceh, masalah pemenuhan gizi bagi masyarakat termasuk yang menjadi perhatian.

Untuk itu, sebut Dyah, kampanye makanan sehat perlu kita tingkatkan agar masyarakat peduli tentang kandungan gizi pada setiap makanan yang dikonsumsi. Dalam satu porsi makan, setengah piring harusnya diisi dengan sayur dan buah. Setengahnya lagi diisi dengan sumber protein dan karbohidrat.

“Untuk mendukung suksesnya program ini, kami meminta kader Tim Penggerak PKK Bireuen aktif menjalin kerja sama dengan pengurus desa, guna menggerakkan kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas rumoh gizi ini,” harapnya.

Dia berharap, dengan hadirnya Program Rumoh Gizi ini, masyarakat semakin sadar pentingnya asupan makanan yang mengandung protein tinggi bagi setiap anggota keluarga.

“Kebiasaan makan jangan lagi berorientasi pada ‘enak dan mengenyangkan’, tapi melihat kandungan gizi yang ada di dalamnya. Jika budaya ini dapat kita masyarakatkan, maka impian kita mewujudkan ‘Aceh Hebat dan Aceh Bebas
Stunting Tahun 2020’ tentu akan lebih mudah terwujud,” pesannya.

Harapannya, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa memotivasi semuanya untuk mensukseskan kehadiran Program Rumoh Gizi ini.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah mendukung kehadiran program ini. Semoga sukses dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya. (Ihkwati)

BAGIKAN