Minggu, 26 April 2026

Wakil Ketua TP PKK Aceh Resmikan dan Launching Rumoh Gizi Gampong di Krueng Simpo

KABAR BIREUEN – Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraah Keluarga (TP PKK) Aceh, Dr Dyah Erti Idawati MT, meresmikan dan melaunching Rumoh Gizi Gampong (RGG) di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Prosesi kegiatan tersebut dipusatkan di halaman balai desa setempat, Selasa (21/10/2019) siang.

Dyah Erti Idawati dalam sambutannya menyebutkan, makanan bergizi yang dimaksud bukanlah makanan mahal. Makanan bergizi itu banyak terdapat dalam sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, susu dan sebagainya.

“Minimnya kepedulian kita terhadap gizi ini merupakan salah satu penyebab tingginya angka stunting, atau anak dengan tubuh lebih rendah dari standar usianya di Aceh,”  sebutnya.

Menurut Dyah, hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 menyebutkan, angka stunting di Aceh mencapai 30,8 persen. Itu berarti, satu dari tiga anak Aceh mengalami gangguan pertumbuhan. Efek stunting ini bukan hanya berpengaruh pada fisik anak, tapi juga kemampuan kerja otaknya.

Dalam Program Aceh Troe, yang merupakan salah satu program proritas Pemerintah Aceh, masalah pemenuhan gizi bagi masyarakat termasuk yang menjadi perhatian.

Untuk itu, sebut Dyah, kampanye makanan sehat perlu kita tingkatkan agar masyarakat peduli tentang kandungan gizi pada setiap makanan yang dikonsumsi. Dalam satu porsi makan, setengah piring harusnya diisi dengan sayur dan buah. Setengahnya lagi diisi dengan sumber protein dan karbohidrat.

“Untuk mendukung suksesnya program ini, kami meminta kader Tim Penggerak PKK Bireuen aktif menjalin kerja sama dengan pengurus desa, guna menggerakkan kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas rumoh gizi ini,” harapnya.

Dia berharap, dengan hadirnya Program Rumoh Gizi ini, masyarakat semakin sadar pentingnya asupan makanan yang mengandung protein tinggi bagi setiap anggota keluarga.

“Kebiasaan makan jangan lagi berorientasi pada ‘enak dan mengenyangkan’, tapi melihat kandungan gizi yang ada di dalamnya. Jika budaya ini dapat kita masyarakatkan, maka impian kita mewujudkan ‘Aceh Hebat dan Aceh Bebas
Stunting Tahun 2020’ tentu akan lebih mudah terwujud,” pesannya.

Harapannya, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa memotivasi semuanya untuk mensukseskan kehadiran Program Rumoh Gizi ini.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah mendukung kehadiran program ini. Semoga sukses dan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...