KABAR BIREUEN – Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH, M Si meresmikan pelaksanaan Shalat Jumat perdana awal Ramadhan 1440 Hijriah Masjid Jamik Al Amin Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Jumat (3/5/2019).
Peresmian pelaksanaan Shalat Jumat perdana awal Ramadhan Masjid Jamik Al Amin ditandai dengan pembukaan selubung nama. Turut disaksikan Camat Kota Juang Drs Jalaluddin, M Si bersama unsur Muspika Kecamatan Kota Juang, para pejabat sipil, TNI/Polri, tokoh Agama serta para perangkat Desa Pulo Ara Geudong Teungoh.
Wakil Bupati Muzakkar A Gani dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih seluruh panitia pembangunan Masjid Jamik Al Amin yang telah berhasil membangunan kembali masjid tertua di Kecamatan Jeumpa Bireuen yang rubuh diguncang Gempa Besar pada tahun 1967.
Dikatakannya, pembangunan Mesjid Jamik Al Amin yang berlokasi dip pusat Kota Juang Bireuen sangat strategis sebagai rumah ibadah untuk warga Desa Pulo Ara Geudong Tengoh, warga Kota Juang dan bagi warga dalam perjalanan Banda Aceh – Medan yang kebetulan lokasi terminal bus bertetangga dengan Mesjid Jamik Al Amin.
Wakil Bupati mengajak segenap kaum muslimin dan muslimat Kota Juang Bireuen dan sekitarnya untuk memakmurkan mesjid rumah Allah mulai Jum’at awal Ramadhan 1440 hijriah sudah dapat melaksanakan shalat Jum’at di Mesjid Jamik Al Amin Desa Pulo Ara Geudong Teungoh.
Keuchiek Pulo Ara Geudong Teungoh H Ridwan Aziz, SH dalam laporannya menyampaikan, Keuchiek Pulo Ara Geudong Teungoh sebelumnya, H Mukhtar Yusuf selaku Ketua Umum Panitia Pembagunan Mesjid tersebut, mulai tahun 2009 menggerakkan pembangunan Masjid Geudong yang diberi nama baru Masjid Al Amin dengan sumber dana swasdaya masyarakat.
Mesjid Al Amin Kota Juang seluas 30 x 20 meter (600 meter bujur sangkar) dibangun berlantai dua di atas lahan seluas 6.478 meter bujur sangkar akan menelan dana sekitar Rp 10 miliar lebih.
Menurut Ridwan Aziz, pembangunan Mesjid Jamik Al Amin bersumber dana swadaya masyarakat Bireuen dan sumbangan para dermawan luar Bireuen. Pembangunan masjid tersebut dilaksanakan secara bertahap dan hingga kini sudah rampung 40 persen .
“Sangat diharapkan uluran tangan para dermawan, pengusaha dalam kota Bireuen maupun maupun luar kota Bireuen untuk menyjmbang sedekah jariah guna mempercepat pembangunan rumah Allah Mesjid Al Amin,” pinta Keuchiek Ridwan Aziz. (HAR Djuli)









