KABAR BIREUEN – Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, MA atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), mengajak masyarakat agar memperbanyak perbuatan-perbuatan yang bisa menjadi energi positif dalam kehidupan ini. Sebab, energi positif itu bisa mendatangkan kebaikan bagi kita semua.
Petuah itu disampaikan TGB dalam ceramahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-3 Majelis Taklim Sirul Mubtadin Kabupaten Bireuen di Lapangan Blang Asan Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Minggu (4/3/2018) pagi.
Dia mencontohkan air zamzam yang khasiatnya luar biasa itu. Kenapa air zamzam paling berkhasiat, karena banyak mengandung energi. Sumur zamzam tersebut berada di tempat yang di atasnya zikrullah itu disebut sepanjang waktu. Orang tawaf di atas sumur zamzam itu ratusan ribu orang. Mereka mengucapkan bacaan-bacaan yang positif setiap saat.
“Dari bacaan-bacaan yang positif dan zikrullah itu, maka khasiat air zamzam tidak tertandingi. Selain tentunya, karena keberkahan dari Allah SWT,” ungkap intelektual muda Islam ini.
Disebutkannya, di dunia ini memang penuh dengan energi. Kalau dalam pandangan kita sebagai umat Islam, kata TGB, ada energi yang baik dan ada juga energi tidak baik. Bagaimana energi baik itu tercipta, kalau amal shaleh juga banyak.
Menurut cucu ulama besar yang juga Pahlawan Nasional (TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid) ini, kata-kata yang baik juga mengandung energi positif. Sedangkan kata-kata yang tidak baik, akan mendatangkan energi yang negatif dan bisa menjadi beban bagi yang mengucapkannya.
Karena itu, menurut alumni Universitas Al Azhar Mesir tersebut, tidak ada cara lain melawan energi yang negatif atau hal-hal yang tidak baik, kecuali dengan perbuatan yang baik.
“Kalau sekarang kita mendengar banyak fitnah-fitnah di media sosial. Berita-berita yang sebagian besarnya tidak benar. Hanya sedikit yang benar. Bagaimana cara kita melawannya? Caranya adalah memperbanyak berita-berita yang baik. Itulah energi positif yang kita berikan kepada bangsa dan masyarakat, agar kita bisa menjadi bangsa dan masyarakat yang baik,” jelas ustadz yang juga menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode ini.
Selain TGB, ceramah tersebut juga diisi oleh Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau Tu Sop (Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb), Tgk. Razali (Ketua Pusat Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin Aceh) dan Abi Maulana Syarifuddin dari Medan.
Tabligh akbar tersebut diikuti ribuan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Bireuen. Mereka mengikutinya dengan penuh hikmat dan tertib, hingga selesai menjelang Shalat Dhuhur. (Suryadi)








