KABAR BIREUEN – Dalam ceramahnya pada Tabligh Akbar dan halal bihalal di Lapangan Paya Kareung, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu (4/7/2018), Ustad Abdul Somad menyampaikan pentingnya kepemimpinan dan politik dalam Islam.
“Kalau orang Islam tidak peduli pada politik, maka akan dipimpin oleh politisi yang tak peduli kepada Islam. Agama dan politik merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegas Ustad Abdul Somad.
Dikatakan Ustad Somad, sesuai tema Tabligh Akbar kali ini, “Merajut Indahnya Kebersamaan Berpolitik Yang Islami di Kabupaten Bireuen”, maka berbicara politik memang tak dapat dipisahkan dari Islam.
Karena itu, katanya, politik tak dapat dipisahkan dari Islam. Umat Islam tak hanya memperhatikan ibadah semata, sperti shalat, puasa, zakat dan haji saja, namun politik itu juga penting.
“Oleh sebab itu, umat Islam harus memberikan suranya dalam memilih dan menentukan pemimpin. Jangan golput, itu hukumnya haram. Pemimpin yang dipilih juga mempunyai kriteria. Salah satunya, peduli agama dan memperjuangkan Islam,” sebutnya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir di tengah terik matahari itu.
Dikatakan ustad yang akrab disapa UAS itu, sistem politik di Indonesia saat ini dalam memilih pemimpin adalah demokrasi. Dengan cara memberikan hak suara, one man one vote (satu orang, satu suara). Jadi suara terbanyak itulah suara tuhan.
“Karenanya janganlah sampai salah pilih. Jangan memilih calon yang terlibat narkoba, atau memilih karena iming-iming diberi uang. Nantinya pada 2019, lebih kurang 9 bulan lagi, kita akan memilih calon anggota DPR Kabupaten, provinsi, Pusat, DPD serta Presiden. Maka harus menentukan pilihan yang tepat. Perhatikan calon dan dengar sepak terjangnya, lalu shalat istikharah,” jelas dosen di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru itu.
Pada kesempatan itu, UAS juga menjawab sejumlah pertanyaan dari jamaah yang hadir yang dituliskan di secarik kertas dan kemudian dibaca serta dijawab oleh ustad asal Riau itu.
Sebelumnya, panitia penyelenggara kegiatan Tabligh Akbar, H Ruslan M Daud mengucapkan terima kasih kepada Ustad Somad yang telah hadir pada acara tersebut ditengah-tengah kesibukannya.
Tak lupa, mantan Bupati Bireuen itu juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, ulama dan Abu-Abu, pihak-pihak yang membantu terlaksanakan kegiatan Tablig Akbar dan halal bihalal, salah satunya Ustad Fadhil Rahmi.
“Semoga saja Tabligh Akbar yang bertemakan Merajut Indahnya Kebersamaan Berpolitik Yang Islami di Kabupaten Bireuen supaya hal seperti itu berpolitik yang islami bisa terwujud di Bireuen,” kata Ketua DPC Gerindra Bireuen itu. (Ihkwati)










