Profil Naufal Raziq, Bocah 15 Tahun Penemu Listrik dari Pohon Kedondong

KABAR BIREUEN – Namanya Naufal Raziq. Tinggi badannya sekitar 150 centimeter (cm), suaranya masih belum berat, umurnya 15 tahun. Hobinya membaca buku. Idolanya adalah BJ Habibie dan Thomas Alfa Edison. Sejak 2 tahun lalu alias saat umurnya masih 13 tahun, Naufal sudah berhasil membuat listrik dari pohon kedondong pagar.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengundang murid kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa ini ke kantornya pada Jumat (19/5/2017). Jonan ingin temuan Naufal dikembangkan lebih lanjut dan dipakai untuk menerangi desa-desa tak berlistrik di seluruh Indonesia.

Jamaliah, Guru Fisika MTS Negeri 1 Langsa, menuturkan, Naufal anak yang rajin, baik, dan berprestasi di sekolah.

“Di sekolah dia anak yang baik, rajin, tidak ada masalah di sekolah. Patuh pada guru dan orang tua,” kata Jamaliah, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Meski masih duduk di bangku MTs (setingkat SMP), Naufal sudah bisa memberi penjelasan dengan runtut seperti orang dewasa. Ia menuturkan, ide membuat listrik dari pohon kedondong berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar.

Dari pelajaran IPA, Naufal mengetahui ternyata buah-buahan seperti mangga, belimbing, asam jawa bisa menghasilkan listrik.

“Awalnya dari pelajaran IPA di sekolah. Jadi dijelaskan bahwa buah-buahan seperti mangga, kentang itu dapat menghasilkan energi listrik dengan cara sederhana,” ucap Naufal.

Caranya sederhana saja, tinggal memasukkan lempeng tembaga dan logam ke dalam buah, maka akan ada tenaga listrik yang dihasilkan. Waktu SD, Naufal mencoba memasukkan tembaga dan logam ke kentang untuk membuat listrik.

“Waktu SD saya membuat dari kentang, dimasukkan lempeng tembaga dan logam, dia menimbulkan suatu tegangan. Dari situ Naufal terinsipirasi menemukan dari buah kedondong pagar,” ujarnya.

Arus listrik muncul karena ada kandungan asam di dalam buah. Dari situ, tercetus ide di kepala Naufal untuk mencoba memproduksi listrik dari pohon yang mengandung asam.

Selama 3 tahun, Naufal melakukan percobaan ke berbagai pohon, mulai dari pohon mangga, belimbing, sampai akhirnya pohon kedondong.

“Jadi terpikir oleh Naufal, di buah kan ada asam, tentu saja pohon mengandung asam. Tapi belum tahu pohon apa. Saya coba ke mangga, asam jawa, belimbing, dan lain-lain. Sekitar 3 tahun,” tukasnya.

Kini temuannya telah berhasil menerangi puluhan rumah di Desa Tampur Paloh, Langsa, Aceh. Saat bertemu Naufal, Jonan berharap listrik dari pohon kedondong bisa dipakai juga untuk menerangi desa-desa lain yang belum berlistrik. (detik.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR Beri Pendampingan Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Percepatan pembangunan infrastruktur permanen menjadi fokus utama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera dalam mengawal pemulihan di Aceh,...

Tundukkan Persada 1-0, Juang FC Melaju ke Perempat Final Piala Soeratin U-17 Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Juang FC Bireuen memastikan langkah ke babak perempat final Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 dengan status...

Tiga Keuchik Definitif di Jeumpa Dilantik, Camat Ingatkan Kelola Dana Desa Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos.,M.M., atas nama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah tiga keuchik definitif periode...

Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23 Persen Sektor Usaha Berkelanjutan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan...

Mengapa Kecerdasan Buatan Tidak Boleh Memvisualisasikan Sang Nabi?

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen DI TENGAH kemajuan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini mampu merekonstruksi wajah manusia hingga...

KABAR POPULER

Tiga Keuchik Definitif di Jeumpa Dilantik, Camat Ingatkan Kelola Dana Desa Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos.,M.M., atas nama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah tiga keuchik definitif periode...

Dokumen Lelang sedang Disiapkan, Pemkab Bireuen Segera Bangun Jembatan Matang Bangka Jeunieb

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memastikan pembangunan kembali Jembatan Matang Bangka di Kecamatan Jeunieb akan segera dimulai. Saat ini, Dinas Pekerjaan...

Bursa Ketua DPD, Demokrat Bireuen: Sayuti Abubakar Pilihan Tepat untuk Demokrat Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bireuen, Zulfikar Apayub, menyatakan dukungan penuh kepada Dr. Sayuti Abubakar untuk maju sebagai calon Ketua DPD...

Tundukkan Persada 1-0, Juang FC Melaju ke Perempat Final Piala Soeratin U-17 Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Juang FC Bireuen memastikan langkah ke babak perempat final Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 dengan status...

Mengapa Kecerdasan Buatan Tidak Boleh Memvisualisasikan Sang Nabi?

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen DI TENGAH kemajuan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini mampu merekonstruksi wajah manusia hingga...