Kamis, 25 Juni 2026

Profil Naufal Raziq, Bocah 15 Tahun Penemu Listrik dari Pohon Kedondong

KABAR BIREUEN – Namanya Naufal Raziq. Tinggi badannya sekitar 150 centimeter (cm), suaranya masih belum berat, umurnya 15 tahun. Hobinya membaca buku. Idolanya adalah BJ Habibie dan Thomas Alfa Edison. Sejak 2 tahun lalu alias saat umurnya masih 13 tahun, Naufal sudah berhasil membuat listrik dari pohon kedondong pagar.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengundang murid kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langsa ini ke kantornya pada Jumat (19/5/2017). Jonan ingin temuan Naufal dikembangkan lebih lanjut dan dipakai untuk menerangi desa-desa tak berlistrik di seluruh Indonesia.

Jamaliah, Guru Fisika MTS Negeri 1 Langsa, menuturkan, Naufal anak yang rajin, baik, dan berprestasi di sekolah.

“Di sekolah dia anak yang baik, rajin, tidak ada masalah di sekolah. Patuh pada guru dan orang tua,” kata Jamaliah, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Meski masih duduk di bangku MTs (setingkat SMP), Naufal sudah bisa memberi penjelasan dengan runtut seperti orang dewasa. Ia menuturkan, ide membuat listrik dari pohon kedondong berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar.

Dari pelajaran IPA, Naufal mengetahui ternyata buah-buahan seperti mangga, belimbing, asam jawa bisa menghasilkan listrik.

“Awalnya dari pelajaran IPA di sekolah. Jadi dijelaskan bahwa buah-buahan seperti mangga, kentang itu dapat menghasilkan energi listrik dengan cara sederhana,” ucap Naufal.

Caranya sederhana saja, tinggal memasukkan lempeng tembaga dan logam ke dalam buah, maka akan ada tenaga listrik yang dihasilkan. Waktu SD, Naufal mencoba memasukkan tembaga dan logam ke kentang untuk membuat listrik.

“Waktu SD saya membuat dari kentang, dimasukkan lempeng tembaga dan logam, dia menimbulkan suatu tegangan. Dari situ Naufal terinsipirasi menemukan dari buah kedondong pagar,” ujarnya.

Arus listrik muncul karena ada kandungan asam di dalam buah. Dari situ, tercetus ide di kepala Naufal untuk mencoba memproduksi listrik dari pohon yang mengandung asam.

Selama 3 tahun, Naufal melakukan percobaan ke berbagai pohon, mulai dari pohon mangga, belimbing, sampai akhirnya pohon kedondong.

“Jadi terpikir oleh Naufal, di buah kan ada asam, tentu saja pohon mengandung asam. Tapi belum tahu pohon apa. Saya coba ke mangga, asam jawa, belimbing, dan lain-lain. Sekitar 3 tahun,” tukasnya.

Kini temuannya telah berhasil menerangi puluhan rumah di Desa Tampur Paloh, Langsa, Aceh. Saat bertemu Naufal, Jonan berharap listrik dari pohon kedondong bisa dipakai juga untuk menerangi desa-desa lain yang belum berlistrik. (detik.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp267 Juta, Anak Pekerja Meninggal Dapat Beasiswa...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Berbekal Dukungan Dermawan Lokal, PSSB Bireuen U-12 Siap Berlaga di Piala Presiden Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim PSSB Bireuen U-12 mendapat suntikan dukungan menjelang tampil pada Turnamen Sepak Bola Piala Presiden Regional Aceh yang digelar Asosiasi...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...