Perkuat Kapasitas Guru Dayah, Tandaseru Beri Pelatihan di Dayah Babussalam

KABAR BIREUEN, Jeunieb – Pendiri Lembaga Psikologi dan Konsultan Training Tandaseru Indonesia, Lailan F. Saidina, mengajak guru dayah untuk memperkuat perannya sebagai pendidik sekaligus konselor bagi santri di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Hal tersebut disampaikan Lailan dalam Pelatihan Pengembangan Kapasitas Guru Dayah yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (5–6/8/2026) di Dayah Babussalam, Jeunieb, Bireuen.

Menurut Lailan, perkembangan teknologi telah mengubah lingkungan belajar dan kehidupan santri. Saat ini, santri dapat memperoleh informasi dalam jumlah sangat besar melalui internet dan media sosial.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga perlu menjadi pendamping bagi santri. Di tengah informasi yang begitu berlimpah, santri membutuhkan sosok yang dapat membantu mereka memahami, menyaring, dan mengarahkan informasi tersebut agar memberi manfaat bagi kehidupannya,” ujar Lailan.

Ia menjelaskan, menjadi konselor bagi santri tidak berarti guru mengambil alih peran psikolog. Peran tersebut lebih pada kemampuan guru untuk mendengarkan, memahami, memberikan dukungan awal, serta menjadi tempat yang aman bagi santri ketika menghadapi persoalan.

Menurutnya, kedekatan guru dengan santri menjadi modal penting dalam proses tersebut. Guru yang mengenal santrinya akan lebih mudah melihat perubahan perilaku, memahami kesulitan yang sedang dihadapi, dan memberikan pendampingan sebelum persoalan berkembang menjadi lebih serius.

Lailan juga mengajak para guru mengubah cara pandang terhadap keberhasilan pembelajaran. Menurut dia, pendidikan di dayah tidak semestinya hanya berorientasi pada banyaknya materi yang dapat disampaikan kepada santri.

“Fokus mengajar bukan semata-mata mengejar jumlah pengetahuan yang harus tersampaikan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan ilmu itu hidup pada diri santri dan hadir dalam kehidupan mereka,” katanya.

Ia menekankan, ilmu yang dipelajari santri seharusnya tercermin dalam cara berpikir, sikap, karakter, dan perilaku sehari-hari. Karena itu, guru perlu membantu santri menghubungkan apa yang mereka pelajari dengan realitas kehidupan.

Di era digital, posisi guru sebagai pendamping semakin penting karena guru bukan lagi satu-satunya sumber pengetahuan. Santri dapat menemukan berbagai informasi, pandangan, dan nilai dari beragam sumber dalam waktu singkat.

Karena itu, menurut Lailan, tugas guru bukan bersaing dengan internet dalam menyampaikan sebanyak mungkin informasi, melainkan membekali santri dengan kemampuan berpikir kritis, mengambil keputusan, memahami konsekuensi, serta menggunakan pengetahuan di dayah berdasarkan nilai-nilai yang mereka yakini.

Melalui penguatan peran sebagai pendidik dan pendamping, guru diharapkan mampu membantu santri tidak hanya menjadi pribadi yang berpengetahuan, tetapi juga mampu menghidupkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. (Red)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Buka PKM Poltekpel Malahayati di Pidie Jaya, HRD Serukan Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi...

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), mendorong masyarakat pesisir memperkuat pengetahuan...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Kawal Pembenahan Stasiun Bogor, HRD Tegaskan Keselamatan Penumpang Harus Diprioritaskan

0
KABAR BIREUEN, Bogor – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), menegaskan akan mengawal pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian agar...

Kapolres Bireuen Buka Pelatihan Kehumasan, Tekankan Personel Miliki Kemampuan Komunikasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab, Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengadakan Pelatihan...

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak dua pejabat utama (PJU) dan lima kapolres resmi mengemban amanah baru setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab)...

KABAR POPULER

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Jaksa Masuk Dayah, Santri Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Bireuen Dibekali Literasi Hukum dan Keuangan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ratusan santri dan santriwati Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia Bireuen mendapat pembekalan tentang hukum dan literasi keuangan perbankan syariah. Edukasi...