KABAR BIREUEN Petinju Bireuen, Fakrurazi kelas 64 Kg memastikan diri masuk final pada Pekan Olahrga Aceh (PORA) ke -13 di Jantho, Aceh Besar,

Fakhrurazi melangkah ke final setelah di pertandingan semi final, Kamis (22/11) sore, berhasil mengalahkan petinju dari Aceh Tengah, Auri dengan angka telak.

Sementara itu, petinju Bireuen lainnya, M Sadikin di kelas 49 Kg, masuk semifinal, setelah pada pertandingan, Rabu (21/11/2018) malam, mengalahkan petinju asal Aceh Timur, Hendra Susanto.

Di partai semifinal, M Sadikin akan bertemu dengan petinju Pidie Jaya, Saladin Algayubi.

Sebelumnya di partai semifinal kelas 52 Kg petinju Bireuen, Edi Wibawa mengalami kekalahan atas petinju tuan rumah, Aceh Besar Fahmi.

Awalnya, pada partai penyisihan, Edi Wibawa menang angka dengan petinju Lhokseumawe, meski ia mengalami cedera di bagian pelipis kiri setelah dibenturkan kepala lawan.

Dua pentinju Bireuen lainnya juga gagal melangkah kepertandingan selanjutnya, di kelas 60 Kg petinju Bireuen, Rahmatillah kalah angka dengan petinju Aeh Utara Halilintar.

Begitu juga di kelas 65 Kg pentinju Bireuen, Wahyudi tidak bisa turun bertanding di PORA Aceh Besar, setelah dinyatakan cedera di tangan oleh tim dokter.

Ketua pelatih tinju Bireuen, Joniful Bahri, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (22/11/2018) malam, kepada Kabar Bireuen mengatakan, meski selama pertandingan atlet tinju kurang dukungan suporter dari kontingen Bireuen sendiri, tapi anak-anak bisa tampil maksimal.

“Alhamdulillah anak-anak bisa tampil maksiaml sehingga, bisa masuk semifinal dan final meski tampa ada target apapun di PORA di Aceh Besar,” kata Ketua pelatih tinju Bireuen ini. (Herman Suesilo).

BAGIKAN