KABAR BIREUEN-Pengurus Daerah Muaythai Indonesia (PDMI) Kabupaten Bireuen, memberangkatkan 16 atlet binaannya ke Banda Aceh untuk mengikuti kualifikasi Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA).

Tim Muaythai binaan PDMI Bireuen tersebut, dilepas keberangkatannya oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bireuen, H, Mukhlis, A.Md.,S.H, diwakili Ketua Harian KONI Bireuen, Drs, Murdani di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (25/11/2021) sore.

Turut hadir dalam acara pelepasan itu, antara lain Wakil Sekretaris KONI Bireuen, Sardani S.Pd. Pengurus Pertina Bireuen Joniful Bahri dan para pengurus Muaythai Indonesia Kabupaten Bireuen lainnya.

Dalam kesempatan itu, Drs Murdani, mengatakan, Pra Pora ini merupakan ajang menuju Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIV, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Pidie pada tahun 2022 mendatang.

Diharapkan, para atlet Muaythai Bireuen bisa tampil prima dan maksimal serta menjunjung tinggi sportifitas saat bertanding.

“Selain itu, jaga kekompakan, saling mendukung satu sama lain, ikuti arahan pelatih, jaga kesehatan, dan menjaga nama baik daerah,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Murdani juga menyampaikan salam dari Ketua KONI Bireuen untuk Tim
Muaythai Bireuen yang akan bertolak ke Banda Aceh.

“Beliau memohon maaf kepada PDMI Kabupaten Bireuen beserta atlet binaanya, karena tidak bisa hadir dalam acara pelepas atlet ini, karena beliau saat ini berada di luar daerah,” sebut Murdani.

Namun demikian, dia berpesan kepada atlet Muaythai untuk berjuang semaksimal mungkin dan menjaga kebersamaan serta kekompakan dengan semangat dan spirit yang kuat saat bertanding.

Masyarakat Bireuen dan semua pihak berharap para atlet Muaythai Bireuen meraih kemenangan dan lolos ke Pekan Olahraga Aceh di Pidie tahun 2022.l

Sebelumnya, Ketua PDMI Kabupaten Bireuen, Munazir Nurdin S.Sos, melaporkan, atlet yang diberangkatkan ke Banda Aceh untuk mengikuti Pra-PORA berjumlah 16 orang, terdiri 12 atlet putra dan 4 atlet putri didamping 5 orang official.

Disebutkan, kualifikasi Pra Pekan Olahraga Aceh cabang Muaythai berlangsung selama delapan hari 29/11-6/12/2021, di Gedung Olahraga (GOR) KONI Kota Banda Aceh, diikuti tim peserta dari 17 kanbupaten/kota.

Munazir berpesan kepada para atlet tetap mengatur pola makan agar nantinya berat badan yang dibutuhkan ketika bertanding tidak terlalu bergeser dan menjaga fisik.

Ucapan terimakasih kepada pengurus KONI yang selama ini telah membina cabang olahraga Muaythai yang usianya baru seumur jagung.

Namun demikian, katanya, meski dalam usia seumur jagung, kita patut berbangga hati, karena atlet Muaythai Bireuen atasnama Yukai Prihatin Martin mewakili Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua baru-baru ini.

“Pada pra pora ini, kita harapkan seluruh atlet Muaythai Bireuen lolos ke Pora di Pidie, untuk itu kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Bireuen,” pinta Ketua PDMI Kabupaten Bireuen

Sementara itu Sekretaris Umum Fauzan S.Pd,M.Pd, mengatakan pada Pra PORA ini, atlet Muangthay Bireuen akan turun di beberapa kelas berat badan, yakni Kelas Junior Putra, yaitu M.Muksal Muna 45 Kg, M.Haikal 47 Kg dan Misrul Hadi 51 Kg.

Kemudian Senior putra, Muzakkir 48 Kg. Yukay Prihatin Martin 51 Kg, M.Igfar 54 Kg, Muammar Khadafi 57 Kg, Ismul Azham 60 Kg,  Arifki Angga Agustian 63,5 Kg, Saryulis 65 Kg, Muhammad Nazar Febriansyah 77 Kg dan Riski maulidin 73 Kg.

Kemudian Kelas Junior putri, Aika Jauza Salsabila 43 Kg. Kelas Senior putri, Nadia Maulidar 51 Kg. Mauliza 57 Kg dan Uzia Nayra 63,5 Kg.

Waikru Putra, Yukay Prihatin Martin dan Waikru Putri, Aika Jauza Salsabila. (Herman Suesilo)