KABAR BIREUEN-Pasca banjir pada Minggu malam lalu  (7/10/2018) akibat hujan deras sehingga meluapnya Daerah Air Sungai (DAS) di Leubu, Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen bersama unsur Polri/TNI, Pemeritah Kecamatan setempat, Keuchik dan perangkat gampong, unsur lembaga gampong dan masyarakat, Senin (8/10/2018), melakukan penanganan darurat.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Muhammad Nasir, SP, M.SM kepada Kabar Bireuen, Senin (8/10/2018) mengatakan, penanganan darurat tersebut yaitu melakukan pembersihan dan perbaikan.

Dijelaskan, untuk hari ini, Senin (8/10/2018), pihaknya melakukan penanganan darurat disatu titik yaitu di jembatan Gampong Leubu Mesjid.

Dengan mengunakan satu unit escavator, sebut Muhammad Nasir,  dengan membersihkan sampah yang bertumpukan serta mengangkat kayu dan bambu yang tersangkut di bawah kolom jembatan Gampong Leubu Mesjid.

“Penanganan darurat selanjutnya kita lakukan Selasa (9/10/2018) yaitu pembersihan di lokasi Bendungan irigasi Trienggadeng,” katanya

Kemudian Kamis (10/10/2018)  dituntaskan perbaikan tebing sungai yang longsor atau patah di Gampong Leubu Mee.

“Dengan demikian penangan darurat di Kecamatan Makmur seluruhnya sudah tuntas dikerjakan,” ujar Muhammad Nasir.

Untuk menghindari banjir, Kalak BPBD Bireuen ini berharap kepada warga yang berdomisili di Daerah Aliran Sungai (DAS) Leubu untuk tidak membuang sampah dan potongan kayu serta bambu ke dalam sungai. (Herman Suesilo)