PB Himabir: Program Cetak Sawah Baru, Kebijakan Strategis yang Bermanfaat bagi Petani Bireuen

KABAR BIREUEN,Banda Aceh—Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB Himabir) Banda Aceh menilai polemik yang berkembang terkait pelaksanaan Program Cetak Sawah Baru (CSB) di Kabupaten Bireuen harus disikapi secara objektif, proporsional, serta berlandaskan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sekretaris Bidang Humas PB Himabir Banda Aceh, Muhammad Ziaulhaq, kepada media Kamis (6/8/2026) menegaskan, Program Cetak Sawah Baru merupakan kebijakan strategis yang memiliki orientasi langsung terhadap kepentingan masyarakat, khususnya para petani.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memperluas lahan pertanian produktif, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, membuka peluang ekonomi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Program Cetak Sawah Baru merupakan program yang baik dan memiliki manfaat strategis bagi masyarakat. Oleh karena itu, program ini harus dikawal agar dapat berjalan secara optimal, bukan justru dilemahkan oleh opini yang belum didukung oleh fakta, data, maupun hasil pemeriksaan dari lembaga yang berwenang,” tegas Muhammad Ziaulhaq.

BACA JUGA:Dinilai Sangat Bermanfaat, Petani di Bireuen Harap Kementan Lanjutkan Program Cetak Sawah Rakyat

Ia menilai Kabupaten Bireuen memiliki potensi pertanian yang besar.

Karena itu, upaya memperluas dan mengembangkan lahan sawah produktif perlu dipandang sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan sektor pertanian.

Program Cetak Sawah Baru, lanjutnya, dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, memperkuat perekonomian masyarakat desa, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para petani.

“Ketika kebutuhan pangan terus meningkat dan lahan pertanian menghadapi berbagai tantangan, program pengembangan sawah harus dilihat sebagai bentuk investasi pembangunan jangka panjang. Program ini memiliki nilai strategis, bukan hanya bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi masyarakat,” sebutnya.

BACA JUGA:Melalui Mekanisme Tender, Kementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 Hektar di Bireuen

Ziaul juga mengingatkan agar polemik yang berkembang tidak mengalihkan perhatian publik dari tujuan utama Program Cetak Sawah Baru, yaitu memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kritik dan pengawasan tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya memastikan program berjalan secara transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, setiap penilaian terhadap pelaksanaan program harus disampaikan secara berimbang dan didasarkan pada informasi yang valid.

“Jangan sampai polemik yang berkembang justru mengaburkan tujuan utama Program Cetak Sawah Baru. Yang harus menjadi perhatian bersama adalah bagaimana program ini dapat dilaksanakan secara maksimal, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat Kabupaten Bireuen,” pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tanggapi Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Sampaikan Data Riil Bantuan Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Munculnya video wawancara Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah orang yang mengaku korban banjir di Bireuen, telah menimbulkan kehebohan secara luas. Menanggapi hal...

Wapres Gibran Pastikan, Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Layanan Dasar di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memastikan, pemerintah akan terus mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh pascabencana. Dalam kunjungannya...

MIN 12 Bireuen Juara Liga Bola Kaki Mini ke-3 Jenjang MI se- Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Kuala - Perhelatan Liga Bola Kaki Mini atau Mini Soccer ke- 3 Jenjang  tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se- Kabupaten Bireuen Tahun 2026 resmi...

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi SDN 7 Jangka, Kepala Sekolah Harap Bantuan Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025, mendapat perhatian langsung...

Tinjau Pembangunan Jembatan Kuta Blang, Wapres Senang Lihat Progres Pekerjaan Hampir Rampung

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan apresiasinya terhadap percepatan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang di Kecamatan Kuta...

KABAR POPULER

Maling Beraksi di MIN 50 Bireuen, Gondol Tiga Laptop dan Empat Ponsel

0
KABAR BIREUEN, Juli - Aksi pencurian terjadi di ruang dewan guru MIN 50 Bireuen yang berada di Desa Juli Cot Meurak, Kecamatan Juli, Kabupaten...

Dinilai Sangat Bermanfaat, Petani di Bireuen Harap Kementan Lanjutkan Program Cetak Sawah Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sejumlah petani di Kabupaten Bireuen berharap Kementerian Pertanian Republik Indonesia tetap melanjutkan proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang sedang dikerjakan...

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi SDN 7 Jangka, Kepala Sekolah Harap Bantuan Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025, mendapat perhatian langsung...

MIN 12 Bireuen Juara Liga Bola Kaki Mini ke-3 Jenjang MI se- Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Kuala - Perhelatan Liga Bola Kaki Mini atau Mini Soccer ke- 3 Jenjang  tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se- Kabupaten Bireuen Tahun 2026 resmi...

Tinjau Pembangunan Jembatan Kuta Blang, Wapres Senang Lihat Progres Pekerjaan Hampir Rampung

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan apresiasinya terhadap percepatan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang di Kecamatan Kuta...